Lyndon LaRouche

(Sumber: Dr. Muhammad Abbaas, “Bukan… Tapi Perang terhadap Islam” (diterjemahkan oleh Ibnu Bukhori), Solo: Wacana Ilmiah Press, Cet. I, April 2004, hal. 46-48)

Ia seorang calon presiden dari Partai Demokrat Amerika Serikat untuk pemilu tahun 2004. Ia dianggap sebagai salah seorang tokoh politik terbesar di Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa motif di balik dikobarkannya apa yang disebut sebagai “Perang terhadap Terorisme” berpangkal pada krisis ekonomi hebat yang gejala-gejalanya terlihat di Amerika Serikat, Amerika Utara, dan Eropa Barat. Karena itu, perlu diciptakan alasan untuk mengobarkan perang yang kelak bisa menggerakkan ekonomi Amerika dan memainkan peran penting dalam menyelamatkan banyak perusahaan senjata. LaRouche mengatakan dalam sebuah pidato yang disampaikannya di Washington pada tanggal 24-7-2001, yakni 48 hari sebelum terjadinya serangan ke New York dan Washington: “Kita sedang menghadapi krisis ekonomi. Amerika Serikat sesungguhnya telah dikelola secara buruk sejak era Carter, pemerintahan kita sedang berada di tepi jurang kebangkrutan. Regulasi di bidang transportasi, sumber daya, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur kita dalam keadaan rusak. 80% rakyat Amerika berpendapatan rendah. Keadaan mereka saat ini jauh lebih buruk dibandingkan keadaan mereka pada tahun 1977. Selagi IMF, kebijakan politik kita, Wall Street, dan Sistem Proteksi Federal, masih mendominasi kita, maka jangan ada seorang pun yang berharap adanya perbaikan. Bila keadaan berlanjut seperti ini, maka Presiden Bush akan terpaksa melepas jabatannya sebagai presiden sebelum akhir masa jabatannya. Sesungguhnya, kehancuran itu tidak datang secara tiba-tiba di depan mata, akan tetapi kebijakan-kebijakan yang keliru akan berlanjut, sehingga akhirnya terjadilah krisis.”

Lebih lanjut, ia mengatakan: “Dalam kondisi dan masa-masa seperti ini, pada umumnya akan dikobarkan Perang Dunia. Dulu Inggris pernah mengobarkan Perang Dunia Pertama guna mencegah terjadinya perubahan-perubahan semacam ini di Asia. Maka, pertama-tama mereka mengobarkan api perang di Balkan, kemudian di seluruh dunia. Dulu, Jerman juga mengobarkan Perang Dunia Kedua dengan motif yang sama. Dan sekarang, kekuatan-kekuatan yang ada di dalam negeri Amerika Serikat dan Inggris ingin mengobarkan Perang Dunia, untuk menghambat perubahan-perubahan baru yang sekarang berlangsung di Asia.”

Sepekan sesudah terjadinya serangan, ia menyatakan dalam wawancara radio, sebagai berikut:

“Aksi 11 September merupakan aksi kamikaze yang direkayasa pada masa terjadinya krisis ekonomi dan keuangan di sejumlah negara. Aksi ini tidak akan pernah dilakukan oleh kekuatan manapun di luar Amerika Serikat. Bisa jadi ada beberapa personil dari negara lain yang dimanfaatkan dalam aksi ini, akan tetapi pelaksana aksi ini sesungguhya mewakili kekuatan-kekuatan yang ada di dalam negeri Amerika Serikat. Tujuan aksi ini adalah terjadinya revolusi birokrasi di dalam negeri Amerika dan menyeret Amerika ke dalam perang. Kekuatan-kekuatan ini sudah siap untuk melakukan aksi-aksi lain untuk mencapai tujuannya. Mereka akan membakar emosi massa agar menyeret dan mendorong pemerintah berperang. Kita harus menghentikan ini. Kalian jangan percaya kepada berita-berita yang disiarkan oleh channel CNN, FOX TV, atau channel-channel serupa lainnya. Mempercayai siaran channel-channel ini untuk menyeret negara ke dalam perang berarti sama saja Anda telah menjadi alat untuk mewujudkan tujuan-tujuan mereka yang telah melakukan aksi ini. Kita jangan berpikir untuk melakukan intervensi di Afghanistan. Kita harus menghentikan Israel sampai pada batasnya, karena Israel telah menjadi bahaya bagi Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. Kita harus mulai membangun perdamaian di Timur Tengah, karena ketegangan yang terjadi di kawasan ini merupakan bagian dari skenario perang yang telah direncanakan di Asia.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s