Misteri Kematian Gubernur Cherep Spiridovich

(Sumber: Muhammad Isa Dawud, “Dajjal Akan Muncul Dari Segitiga Bermuda” (diterjemahkan oleh Drs. Tarmana Ahmad Qosim), Bandung: Pustaka Hidayah, Cet. VI, November 1997, hal. 19-24)

Kemudian dari Swedia saya menyentuh benang-benang lainnya, selain yang pernah saya sentuh sebelumnya. Sementara itu, di Jerman benang-benang itu saling bersambung. Benang-benang itu semakin menjadi kuat di Prancis. Pada puncaknya, semua benang itu diikatkan dan dihubungkan ke sebuah benteng menakutkan yang puncak bangunannya mendekat atau, dengan kata lain, mengisyaratkan ke arah Amerika Serikat. Hal itu untuk menguatkan isyarat bahwa otak dan akal pengatur hal tersebut berasal dari sana!!

Di Swedia agung itu, yang dikenal oleh dunia Islam, khususnya di kota Uppsala yang menyihir dan menakjubkan, di kota Umea, dan kota Lund, dari berbagai dialog dengan para pakar dan sebagian wartawan ulung, semakin kuatlah keyakinan saya bahwa buku The Hidden Hand karangan Gubernur Cherep Spiridovich dari Skandinavia itu belum disebarluaskan secara utuh dan sempurna, termasuk edisi bahasa Inggrisnya. Ternyata, Cherep Spiridovich adalah seorang yang mempunyai naluri halus dan akhlak mulia. Banyak orang telah mengetahui hal itu dari agen rahasia yang pernah menguasai dunia. Tetapi, karena sikap pengecut para wartawan Amerika, ketidakberanian mereka, dan karena tiadanya nasionalisme mereka kepada negerinya, atau karena mereka takut terbunuh, tampaknya Cherep terpaksa mempersingkat karangan bukunya. Meskipun demikian, mereka membunuhnya dan tidak memberi belas kasihan kepadanya. Salah seorang pemikir Swedia dari kota Vaxjo menegaskan bahwa Cherep Spiridovich menjadi korban pembunuhan komplotan Yahudi, karena ia dinilai tahu melebihi apa yang semestinya diketahui (ihwal orang-orang Yahudi). Ia juga pernah meraih penghargaan bergengsi atas koleksi berbagai manuskrip, yakni manuskrip-manuskrip yang pernah ditulis ribuan tahun lalu tentang masa depan dunia. Semuanya menghilang secara misterius dan telah ditemukan oleh sebagian orang yang dekat kepada Tuhan. Jadi, manuskrip-manuskrip itu hilang begitu saja tanpa jejak yang jelas, persis seperti kematian Cherep sendiri yang misterius itu.

Saya teringat sanjungan yang diberikan kepadanya oleh seorang wartawan Inggris yang pernah mendapatkan keuntungan besar dengan bukunya yang berjudul The Secret World Government. Disebabkan kehebatannya, setiap orang pun yang melihat buku itu pasti tertarik untuk membelinya. Pada sampulnya ia menulis, “Bacalah buku ini! Akan tampak dalam pandangan Anda bahwa dunia telah berubah.” Ia pun menulis, “Buku ini memuat penjelasan mengenai seratus peristiwa historis misterius.” Seakan-akan ia—sang penyiar dan wartawan itu—mengajak nalurinya untuk menambah popularitas gubernur Skandinavia itu sebagai ganti dari sikapnya yang tidak menyebarluaskan berbagai realitas yang diperolehnya secara sempurna.

Di antara yang dikatakan oleh wartawan tersebut mengenai gubernur Skandinavia itu adalah, “Ia adalah Cherep Spiridovich, keturunan keluarga mulia dari Skandinavia. Sementara itu, kakeknya—yang tertinggi—adalah gubernur Rurik yang pernah diundang oleh orang-orang dahulu pada tahun 862 M ke Novgorod. Ia telah merintis suatu keluarga pemerintahan yang kemudian dinamai Rusia. Cherep Spiridovich adalah seorang pemimpin yang mempunyai karakter baik, seperti rasa cemburu batiniah yang tajam sebagai produk dari tradisi orang-orang Skandinavia yang telah mewariskannya. Selain itu, ia juga mempunyai metode pengajaran dan pendidikan khas dan cara hidup yang dijalaninya. Cherep juga mempunyai keistimewaan dalam menyusun karangan. Ia memiliki kemampuan menghafal yang luar biasa. Itulah satu hal yang memudahkannya untuk mengumpulkan banyak informasi berkenaan dengan berbagai objek. Semua faktor itu membantunya dalam memahami segala tuntutan zaman yang sedang berjalan untuk dijadikan bekal dalam menangkap isyarat masa depan dan mengungkapkannya.”

Banyak orang Swedia mengatakan dengan terang-terangan kepada saya bahwa kematian Cherep disebabkan ia pernah mengatakan dengan terang-terangan, baik dalam berbagai konferensi maupun dalam berbagai tulisannya, bahwa dunia harus banyak memperhatikan berbagai perkumpulan rahasia yang diadakan oleh orang-orang Yahudi dan hendaklah orang-orang yang mempunyai jiwa ikhlas dan tulus berusaha menumpas perkumpulan itu sesudah nanti ditemukan. Selain itu, pemecahan berbagai problema kehidupan di dunia—di berbagai penjuru bumi—dilakukan dengan menumpas dan membunuh mereka yang mengaku sebagai kaum Yahudi sebelum mengangkat seseorang di antara mereka menjadi penguasa yang berpengaruh di dunia. Jika hal itu terjadi, maka penduduk dunia akan berubah menjadi hamba-hamba sahaya dan pelayan bagi kepentingan segelintir manusia dari kalangan mereka. Hanya Allah swt saja, katanya, yang lebih mengetahui apa yang tersembunyi di dalam hati orang-orang Yahudi berupa kedengkian dan dendam kesumat pada setiap orang non-Yahudi.

Surat kabar The New York Times menurunkan laporan ihwal kematian gubernur yang mulia, Cherep Spiridovich, pada edisi 23 Oktober 1926, dengan judul besar, “Kematian Gubernur yang mulia, Cherep Spiridovich, di sebuah kamar di Hotel Staten Ayland disebabkan oleh racun gas sehari sebelum diadakannya konferensi tokoh-tokoh terkemuka.”

Ada juga yang mengatakan, “Telah meninggal kemarin disebabkan oleh racun gas, Yang Mulia Cherep Spiridovich, yang sangat berambisi untuk menyatukan berjuta-juta orang yang tersebar di berbagai penjuru dunia, dan itu terjadi di kamarnya di hotel Bareet Manor. Kematiannya terjadi sehari sebelum konferensi yang sudah dipersiapkan beberapa tahun sebelumnya. Pemilik hotel Bareet Manor, tuan Haryeet Poolee, sebetulnya telah mencoba mengetuk pintu kamar gubernur yang mulia, Cherep Spiridovich, tetapi tidak ada jawaban. Dan setelah ia mencium bau gas, ia segera memberitahu polisi yang kemudian mendobrak pintu kamar tersebut. Setelah diteliti, disepakati oleh Dr. George B. Maurice, asisten dokter ahli pemerintah, dan Dr. William Bateet, bahwa kematian Cherep merupakan ketentuan Tuhan sebagaimana biasanya. Tuan Cherep adalah seorang sarjana yang banyak menghabiskan waktunya untuk melancong ke berbagai negara, khususnya Eropa dan Amerika dengan harapan memenuhi harapan yang sudah lama diidam-idamkannya sendiri, yakni menyatukan dua juta tokoh dalam satu wadah organisasi.

Orang-orang cerdik pandai di Jerman, dan sebelum itu juga di Prancis, meyakinkan saya bahwa terjadinya berbagai kejahatan dunia sangat ditentukan oleh para tokoh atau pemimpin dunia yang misterius, yang memimpin berbagai agen rahasia pula. Semua perkumpulan itu bermuara pada satu perkumpulan besar yang dikuasai dan dikendalikan oleh seorang “Dukun Terbesar”. Namun, tak seorang pun di antara kami mengetahu siapa sebenarnya orang yang dimaksudkan itu.

Dan, ada satu keluarga Jerman yang menyatakan dengan terang-terangan kepada saya bahwa banyak tempat tinggal, baik legal maupun legal, dan bangunan bawah tanah serta barang-barang yang dipendam terdapat di Swedia, Jerman, Amerika, Mesir, Yaman, Palestina, Maroko dan Vatikan, yang menunjukkan dengan jelas apa yang sedang terjadi pada masa sekarang ini dan masa mendatang. Di antara yang dikatakan keluarga Jerman itu kepada saya, sesuai dengan pengalaman dan pandangannya, adalah, “Sesungguhnya kalian, wahai umat Islam, mengemban tanggung jawab besar untuk menyelamatkan dunia dari kejahatan seorang Dajjal kaliber dunia yang paling besar. Ia akan muncul ke dunia dengan mengendarai pesawat terbang yang kecepatannya tidak dapat ditandingi oleh kendaraan atau pesawat buatan manusia. Ia akan berhasil dibunuh oleh seorang pemuda eksentrik dari negeri Arab. Yang lebih ganjil dan aneh lagi adalah apa yang akan dilakukannya.”

5 thoughts on “Misteri Kematian Gubernur Cherep Spiridovich

  1. @elyta

    mungkin tuh buku dajjal yang bawa. smile

    @Rumi

    Menurutku, dajjal betul-betul merupakan sosok makhluk nyata bukan simbol atau makna semata. Kan ada haditsnya bahwa sosok dajjal menyerupai seseorang. wallahu a’lam

  2. saya juga memiliki buku itu, namun anehnya saja tidak ingat pernah membeli buku itu, atau meminjamnya dari mana. hanya saja buku itu sedang saya baca untuk kesekian kalinya… sampai ke blog ini karena saya ingin mencari lebih tentang Gubernur Cherep tersebut…

    Dajjal adalah mahluk hidup (manusia yang ditangguhkan kematiannya oleh ALLAH, seperti Nabi Khidir AS, Nabi Isa AS)
    wallahualam!

  3. saya juga ada buku dajjal. saya bingung, kata ayah itu buku punya mama, tapi kata mama itu buku punya ayah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s