Investigasi Harmonic 41188837

Oleh: Secondfield
2007
Sumber: Scribd.com

Investigasi Harmonic 41188837

Ini adalah sebuah laporan yang menjelaskan temuan dan spekulasi awal yang dihasilkan dari penyelidikan terus-menerus pada tahun 2007 di Wellington / bagian atas South Island, Selandia Baru. Obyek penyelidikannya adalah HARMONIC 41188837, garis lintang yang memiliki hubungan harmonic dengan persamaan (unified equation) Bruce Cathie. Petunjuk ini disajikan dalam publikasi terakhirnya, “The Harmonic Conquest of Space”, tahun 1997. Salinan epilognya diperlihatkan di bawah ini.

Epilog

Buku ini ditulis terutama ditujukan bagi para peneliti serius yang ingin menyelidiki rahasia-rahasia struktur harmonic (harmonic structure) alam semesta. Saya menyadari bahwa informasi yang disajikan ini hanya ibarat langkah terhuyung-huyung menuju pemahaman konsep matematika harmonic (harmonic mathematics), tapi saya cukup yakin bahwa angka-angka yang ditunjukkan sangat akurat dan bahwa banyak proyek saintifik sedang berjalan di berbagai negara di seluruh dunia yang memanfaatkan pengetahuan rahasia ini.

Saya sendiri telah menemukan sejumlah struktur yang sesuai dengan konsep harmonic (harmonic concepts). Penempatan geometris (geometric positioning) dan hubungannya dengan tempat lain kadang-kadang membangkitkan pemikiran bahwa aktivitas yang lebih rahasia lainnya sedang berlangsung di area-area tertentu.

Semua informasi ini (yang tak diterbitkan) telah saya simpan dan tanam dalam tempat penyimpanan yang aman, dan saya juga telah mengirimkan salinannya kepada otoritas-otoritas yang lebih tinggi.

Beberapa transmitter (pemancar) dan pembangkit listrik masuk dalam kategori ini. Beberapa bukti harmonic yang menarik adalah pemindahan busur sebesar 509,11688 menit dan 208,635617 derajat di antara instalasi-instalasi, dan berbagai garis lintang dan garis bujur yang memancarkan resonansi (gema/gaung) harmonic tertentu—salah satunya adalah garis lintang 41,188837 derajat. Petunjuk mengenai hubungan harmonic ini dapat ditemukan dalam unified table dan unified equation yang diperagakan. Unified equation telah diuji dan disimpulkan kebenarannya.

Miliaran dolar telah dihabiskan dalam aktivitas rahasia tersebut—dan itu adalah uang kita. Kita mempunyai hak untuk mengetahui siapa yang mengendalikan proyek-proyek rahasia tersebut dan apa tujuan akhirnya.

Saya telah menyatakan sebelumnya dalam tulisan-tulisan saya, bahwa kita sedang dibohongi, dan bukti-bukti yang terungkap semakin memperkuat pernyataan ini. Dulu, ribuan buku saya dimusnahkan tanpa penjelasan, dan karya saya benar-benar dipaksa keluar dari pasaran. Beberapa tahun lalu saya diberitahu oleh seorang agen intelijen bahwa karya saya akan diberangus, dan “mereka”, siapapun itu, telah hampir berhasil.

Hampir—tapi tidak sepenuhnya.

Direkomendasikan kepada pembaca laporan ini untuk memiliki landasan kuat dalam teori/riset dan karya Capt Bruce Cathie, yang pertama kali mengangkat adanya ‘jaringan’ ini.

Beberapa hubungan menyangkut area ini yang sudah ketahuan adalah:

  • Laporan saksi mata yang detil mengenai UAP (Unidentified Aerial Phenomenon/Fenomena Udara tak Dikenal) yang terjadi di sekitar area ini.
  • Lokasi kemungkinan adanya situs arkeologi purbakala terletak di dekat harmonic ini.
  • Berbagai perusahaan yang bersifat sangat teknis berlokasi di (atau di sekitar) harmonic ini.
  • Gambaran historis aktivitas-aktivitas ganjil di area ini.
  • Kemungkinan jendela interdimensi artifisial dan power tap (keran listrik—penj) berkaitan dengan riset jaringan harmonic (harmonic grid research) milik Bruce Cathie.
  • Dalil mengenai mengapa asap pesawat (aircraft contrail) yang persisten (lama bertahan di langit—penj) sering terlihat di sekitar area ini.
  • Kemungkinan instalasi bawah tanah.

Karangan ini diajukan sebagai riset intuitif yang sangat dasar, sehingga masih diperlukan banyak karya dan penyelidikan menyeluruh. Hal ini masih terus dilakukan dan penemuan-penemuan yang didapat akan segera disampaikan jika terungkap. Pembaca dianjurkan untuk menyampaikan semua komentar ke second.field[at]gmail.com.

“Manusia menghampiri pengetahuan seperti menghampiri peperangan. Mata terbuka lebar, dengan rasa takut, dengan perhatian, dan dengan keyakinan penuh.” — Carlos Castaneda

Penampakan

Halaman berikut memuat serangkaian penampakan UAP yang diselidiki oleh penulis. Ini berasal dari arsip resmi kelompok UFOCUS NZ di mana penulis menjadi anggotanya.

Penampakan I

Klasifikasi: NL, Tipe I d, Tipe III b, c, Tipe V a
Waktu: Minggu, 21 Mei 2006
Jam: 05.00 06.30 pagi
Lokasi: Rimutaka Ranges, Waiarapa, North Island, Selandia Baru
Durasi: kurang-lebih 1 jam
Deskripsi: Penampakan ini terjadi ketika seorang saksi mata
dan rekannya sedang mengadakan perjalanan menuju Danau Waiarapa pada Minggu pagi sekali untuk menembak itik. Saksi pelapor ini telah lebih dari 30 kali mengadakan perburuan dan berjalan-jalan di Rimutaka Ranges (Area Berburu Rimutaka). Mereka berjalan melalui Upper Hutt, bagian atas Rimutaka Ranges, dan kemudian melintasi Featherstone memasuki area Martinborough. Tujuan akhir mereka adalah ‘maimai’ (tempat perlindungan yang telah disamarkan untuk menembak itik) yang terletak dekat Kahutara, Danau Waiarapa.

Saat itu pagi-pagi sekali; cuacanya sangat bagus, tanpa angin ataupun bulan.

Para saksi mata itu pertama-tama melihat cahaya aneh antara pukul 05.00 dan 05.30, ketika sedang naik mobil melintasi Kaitoke, utara Upper Hutt, untuk mencapai Rimutaka Ranges. Saat itu di atas perbukitan di depan mereka; muncul sebuah cahaya biru/ungu terang berukuran besar, yang berubah menjadi kuning dan kemudian putih. Cahaya tersebut awalnya terlihat berbentuk oval, tapi kemudian bentuknya menjadi terdistorsi atau tidak jelas. Ketika mereka mendekati perbukitan tersebut, cahaya itu bergerak dan tiba-tiba muncul sangat dekat dengan mereka, pada satu tahap hampir di atas mereka, sebelum kembali ke posisi awalnya pada kira-kira 30-35 derajat di atas area berburu itu. Mereka memperhatikan bahwa tidak ada suara yang menyertai cahaya tersebut ketika mendekati mereka. Para saksi mata ini melukiskan cahaya tersebut memiliki warna-warni lembut yang terlihat berpijar (memancarkan cahaya—penj). Mereka menggambarkan ukuran cahaya tersebut ‘besar’.

Cahaya tersebut terus terlihat selama kira-kira 20-25 menit berikutnya hingga mereka menjelajahi area itu dan menuruni sisi lain menuju Featherstone. Pada tahap ini mereka kehilangan pandangan terhadap cahaya itu karena terlalu dekat dengan garis persimpangan bukit (lihat Peta 1). Mereka meneruskan perjalanan sambil membicarakan hal yang telah mereka lihat. (Saksi pelapor juga pernah melihat cahaya aneh serupa di Pantai Barat Pulau Selatan beberapa tahun silam).

Setelah sampai di maimai, yang terletak di ujung timurlaut Danau Waiarapa, mereka sibuk bersiap-siap untuk acara penembakan pagi hari itu. Setelah duduk di maimai, para saksi mata menghadap ke arah baratdaya sambil mengawasi danau, menunggu itik-itik muncul! Matahari belum terbit.

Sesaat setelah pukul 06.00, mereka melihat sebuah pancaran cahaya di balik sebuah bukit yang jauhnya sekitar 12 km dari mereka (hanya perkiraan). (Bukit itu bernama Maunganui; lihat Peta 2). Di dekat bukit tersebut terdapat sebuah dataran tinggi yang rata sepanjang Western Lake Road. Mereka menyaksikan seluruh area ini—dan juga bukit-bukit di sekelilingnya—terang seperti di siang hari, dan mereka melihat sebuah cahaya memancar di atas Maunganui. Bentangan cahaya cemerlang ini bertahan selama kira-kira 10 menit sebelum tiba-tiba padam, dan membuat area tersebut kembali setengah gelap sebelum matahari akhirnya terbit. Area tersebut berpopulasi sedikit, dengan hanya sedikit tanah pertanian di sana. Para saksi mata dibuat heran oleh pemandangan aneh tersebut.

Gambar 1. Peta area penampakan.
Gambar 1. Peta area penampakan.

Pada saat penampakan ini, penyelidik (saya sendiri) sama sekali tidak mengetahui kedekatan lokasi penampakan dengan harmonic 41188837. Sampai kemudian saya menemukan signifikansi hal ini dan mulai melakukan studi lebih detil terhadap area di sekelilingnya. Sambil menanti kontak kembali dengan para saksi mata itu, saya memiliki kecurigaan bahwa sebenarnya penampakan itu 34 km lebih jauh di utara. Para saksi mata harus dihubungi kembali untuk memastikan lokasi persis ‘lembah terang’ itu. Hal ini akan menjadi lebih jelas jika kita masuk lebih jauh ke dalam penyelidikan.

Gambar 2
Gambar 2. Hasil zoom peta area penampakan di atas.

Salinan asli grid Bruce ditunjukkan di bawah. Perhatikan betapa dekatnya jaringan harmonic tersebut dengan area penampakan tadi. Ia hampir tepat melintasi area yang sedang kita selidiki (Danau Waiarapa). Secara umum, menurut teori Bruce, garis-garis ini adalah bagian dari jaringan elektromagnetik/geomagnetic-ley/tipe energi skalar untuk dipergunakan pada pesawat/wujud (cahaya) tadi. Jaringan ini sebelumnya dianggap hanya dibuat-buat, tapi mungkin tidak sepenuhnya demikian. Tampaknya jaringan ini telah diubah dan dipelihara selama periode yang sangat panjang. Tolong luangkan waktu Anda untuk mempelajari buku-buku Capt. Cathie guna memahami pemikiran di balik riset saya ini. Tanpa pemahaman yang baik atas riset dan penemuannya, usulan yang disajikan di sini akan tampak tidak berdasar.

Gambar 3. Grid Bruce Cathie.
Gambar 3. Grid Bruce Cathie.

Penampakan II
Klasifikasi: NL, Tipe III a, b, c, e
Waktu: Selasa, 1 Agustus 2006
Jam: 20.50 malam
Lokasi: Maungaraki, Lower Hutt, North Island, Selandia Baru
Deskripsi: Seorang saksi mata sedang berdiri di atas tangga belakang rumahnya, ketika melihat sebuah sorotan cahaya membentang di atas sebuah bukit yang jauhnya sekitar 12 km dari rumahnya (yang menghadap ke arah utara di atas perbukitan yang tertutup semak-belukar). Tiba-tiba sorotan itu menghilang dan kemudian sebuah cahaya kuning cerah berukuran besar muncul dan melayang-layang di atas bukit tersebut, kira-kira 300-400 kaki di atas puncak bukit. Saksi mata menyaksikannya secara singkat dan kemudian memanggil saksi mata lainnya dari dalam rumah untuk merekam cahaya itu (merekam dengan kamera digital). Setelah 30 detik atau lebih, cahaya itu mulai bergerak-gerak di atas bukit, dan seringkali mengubah arah. Dua cahaya lain mulai menyorot dan ketiganya kemudian membentuk segitiga di langit, dua cahaya berwarna putih/kuning cerah dan yang satu berwarna orange. Ketiga cahaya itu menyala dan padam secara acak, meskipun semuanya bergerak serempak atau dalam satu formasi. Para saksi mata percaya bahwa cahaya-cahaya itu sebenarnya hanya satu objek, bukan sebuah kelompok dengan tiga objek. Mereka menganggap penampakan tiba-tiba yang pertama dan ‘perilaku’ cahaya/objek tersebut sangat aneh. Rekaman video memperlihatkan tipe gerakan ‘falling leaf’ (daun jatuh) atau ‘swaying’ (melenggok-lenggok), dengan perubahan arah secara tiba-tiba, diikuti oleh rotasi ketiga cahaya terang itu dalam formasi segitiga, melakukan satu putaran angular (siku-siku) (bukan membelok seperti pesawat), dalam posisi blunt-end-forward, ketika mereka mulai berangkat. Konfigurasi cahaya itu terlihat pada sebuah objek besar dan rata, kemungkinan berbentuk segitiga. Penampakan ini berlangsung sekitar 2 menit dan berhenti ketika cahaya-cahaya tersebut “padam seperti lampu yang padam”. Air Traffic Control (ATC/Pengawas Lalu Lintas Udara) telah menetapkan bahwa itu bukan pesawat terbang. Kemungkinan bahwa itu adalah helikopter polisi telah dikesampingkan saat ATC melihat rekaman, karena konfigurasi cahaya itu tidak menyerupai konfigurasi cahaya helikopter. Video rekaman keseluruhan penampakan itu memperlihatkan 9 dari 15 karakteristik utama penampakan pesawat ‘black triangle’ (segitiga hitam), penampakan yang sedang meningkat di seluruh dunia. Pada saat penampakan tadi, banyak laporan mengenai cahaya-cahaya aneh di seluruh langit malam di selatan North Island.

Kasus ini masih sedang diselidiki dan diteliti.

Sambil berjalannya penyelidikan kasus ini, dan sambil menunggu munculnya saksi mata lain, saya memutuskan untuk memeriksa lingkungan elektromagnetik dekat tempat terjadinya penampakan. Walaupun secara fisik tidak kentara, sejak 1947 (tahun terjadinya penampakan UFO secara massal) planet kita telah benar-benar menjadi landak elektromagnetik (electromagnetic hedgehog) yang memiliki rangkaian jaringan tak terlihat, sangat kompleks, dan dikendalikan dengan teknologi, di sekeliling lingkungan fisik kita. Menarik untuk disimak bahwa penggunaan massal peralatan radar berfrekuensi tinggi/berdaya tinggi dimulai sekitar tahun 1947. Planet kita sebelumnya belum pernah melihat peralatan frekuensi tinggi bermegawatt
sedemikian tinggi yang diarahkan secara fokus kepada eter. Berdasarkan firasat pribadi dan mengikuti petunjuk Bruce Cathie, saya memutuskan untuk memfokuskan
riset awal saya ke arah ini.

Gambar 4. Susunan cahaya yang membentuk segitiga di atas bukit Bellmont Agustus 2006.
Gambar 4. Susunan cahaya yang membentuk segitiga di atas bukit Bellmont Agustus 2006.
Gambar 5. Bukit Bellmont.
Gambar 5. Bukit Bellmont.
Gambar 6. Bukit Bellmont dan lokasi repeater. Objek yang terlihat oleh saksi mata bergerak di atas dan di sekitar puncak bukit tersebut.
Gambar 6. Bukit Bellmont dan lokasi repeater. Objek yang terlihat oleh saksi mata bergerak di atas dan di sekitar puncak bukit tersebut.

Satu-satunya peralatan RF (radio frequency) di dekat area penampakan itu adalah sebuah repeater radio amatir yang terletak di puncak bukit Bellmont. Alat ini diurus oleh kelompok Wellington VHF. Angka operasionalnya adalah sebagai berikut:

  • Amateur 2m repeater. 147,100Mhz in, 147,700Mhz out
  • Amateur 70cm repeater. 434,875Mhz in, 439,875Mhz out
  • Amateur TV repeater. 431,250Mhz in, 615,250Mhz out

Ada kemungkinan menara amatir yang beroperasi pada 32cm (925,2750Mhz) dan 5cm (5760Mhz) juga terletak di sana. Tempat tersebut mengambil daya dari jalur utama DC
500kv yang melintasi Cook Strait menuju bukit Haywards. Trafo 15kw digunakan guna menurunkan voltase untuk kebutuhan listrik peralatan. Jalur utama DC 500kv ini di
dalamnya bisa menciptakan bidang statik yang sangat besar. Menarik untuk dicatat bahwa frekuensi 430Mhz-450Mhz juga diulas dalam literatur-literatur UFO/MKUltra
(karangan Preston Nichols, Wilhelm Reich, Nick Begich, dan Tom Rifat). Cerita yang menyatakan bahwa radiosonde[1] eterik bekerja sesuai prinsip Reich dan beroperasi pada frekuensi-frekuensi ini muncul selama tahun 50-an. Frekuensi 435Mhz telah dikaitkan dengan penampakan UFO, Preston Nichols menyebutkan informasi ini berasal dari riset Dr. Wilhelm Reich. Frekuensi ini juga diakui oleh beberapa kalangan sebagai pusat/kedudukan kesadaran (seat of consciousness) kita. Proyek MKUltra, berupa eksperimen modifikasi perilaku secara luas (Dr. Rose Adey, CIA), dijalankan dengan menggunakan spektrum ini. Menurut beberapa pihak, ini adalah frekuensi dasar ‘realitas’ kita. Menarik pula untuk dicatat bahwa serangkaian satelit yang disebut ‘satelit eksplorasi bumi’ beroperasi pada frekuensi 432Mhz-438MHz. Jika ini dikalikan dengan 2,88 (harmonic dua kali kecepatan cahaya, di mana ‘grid’ Capt Cathie juga terpasang pada angka tersebut), maka 1244Mhz-1261Mhz menjadi jelas terlihat. Spektrum ini lagi-lagi dialokasikan untuk ‘satelit eksplorasi bumi’ dan ‘satelit riset antariksa’. Band (frekuensi) ini terbentang mulai dari 1215Mhz sampai 1427Mhz. Setelah dikonversi ke frekuensi ‘waktu jaringan’ (grid time), band radio amatir berikut menunjukkan kesamaan dengan keliling harmonic semua atom. Menarik untuk dicatat bahwa band 2m (144Mhz), band 70cm (432Mhz), dan band 23cm (1296Mhz), semuanya merupakan pengalian dengan 3. Setelah dikonversi ke ‘grid time’ Bruce Cathie (8/9 waktu normal), korelasi berikut menjadi jelas terlihat:

144000000 hertz / 9 x 8 / 1 = 128000000 grid hertz
384000000 hertz / 9 x 8 / 1 = 384000000 grid hertz
1296000000 hertz / 9 x 8 / 1 = 1152000000 grid hertz
Angka 1152 dapat segera dikenali sebagai keliling harmonic semua struktur atom.

Pembaca dianjurkan untuk mempelajari buku-buku Bruce Cathie dan menggali semua hubungan harmonic. Saya berulangkali membaca buku-buku Bruce dan selalu berhasil
membuka sejumlah pemahaman baru mengenai struktur ‘realitas’ kita. Bukunya yang berjudul “The Bridge to Infinity” memberi saya pengetahuan hebat mengenai sifat ‘jaringan’ (networking) dimensi (untuk istilah yang lebih baik ;).

Cymatic

Ilmu ‘Cymatic’[2] menjelaskan mengenai suara yang mempengaruhi materi fisik melalui interaksi getaran-getaran akustik untuk menghasilkan bentuk geometris pada pasir atau air. Para matematikawan mempelajari pola-pola yang ditemukan melalui interseksi/perpotongan 2 kurva gelombang suara, dan dari susunan kisi-kisi/geometris kompleks ini dihasilkan ‘pola-pola interferensi/gangguan’ yang timbul dari waveform-waveform[3] yang bertubrukan. Ini disebut kurva-kurva Bowditch/Lissajous. Pola-pola itu berasal dari frekuensi-frekuensi (atau osilasi/getaran per detik), yang seluruhnya memiliki rasio jumlah yang sederhana satu sama lain. Rasio-rasio ini sendiri sangat penting artinya, dan John Michell, kosmolog internasional, mengidentifikasi ‘harmonic 1152’ sebagai ‘jari keabadian yang bergerak’-nya Plato.

Penunjukkan bilangan Plato di sini adalah yang paling tepat karena banyak kurva Bowditch/Lissajous yang timbul seperti ‘poligon’ (gambar bersegi banyak) langsung dikaitkan dengan ‘lima solid[4] reguler Plato’, termasuk pentagon (segilima) dan heksagon (segienam), yang kini dapat ditemukan dalam struktur helical (berbentuk heliks—penj) DNA (lihat: ikhtisar Crooked Soley-nya John). Pada frekuensi tertentu, efek anti-gravitasi teramati dalam partikel-partikel yang sedang mengalami pengaruh cymatic.

Tubrukan waveform yang memanfaatkan frekuensi sangat tinggi menghasilkan bentuk-bentuk geometris dalam 3 (4?) dimensi yang tidak dapat dilihat oleh kita! Lagi-lagi, menarik untuk dicatat bahwa era ufology modern dimulai pada tahun 1947 ketika tersebarnya proliferasi/pengembangan radar berdaya tinggi dan berfrekuensi tinggi di seluruh dunia (400Mhz-450Mhz!).

Dalam bukunya, “Harmonic 695”, Bruce Cathie menceritakan penemuan instalasi-instalasi antena yang memiliki hubungan geometris yang signifikan dengan teori grid UFO miliknya. Banyak dari antena ini yang dimiliki oleh operator radio amatir pada masa itu, dan ditemukan begitu saja. Mungkin frekuensi yang dialokasikan kepada komunitas radio amatir itu menjalankan fungsi ganda bagi ‘orang dalam yang mengetahuinya’. Walaupun demikian, untuk lebih adil, dahulu rumah-rumah
memang membangun peralatan radio yang membutuhkan osilator kristal yang dipasang pada frekuensi tertentu, selain juga dipancarkan (atau digetarkan) pada perkalian frekuensi dasar. Ini disebut ‘harmonic’, dan pada frekuensi dasar tertentu, osilator kristal juga menciptakan ‘harmonic-harmonic’ yang merupakan harmonic terkuat pada perkalian ganjil (3, 5, 7) frekuensi dasar. Bahkan harmonic-harmonic genap (2, 4, 6) berada sekitar 6db di bawah perkalian ganjil. Ini menjadi ¼ daya efektif harmonic genap. Ada petunjuk di sini. Akan sedikit mempermudah pembuatan osilator untuk band-band radio amatir jika band tersebut berada pada perkalian ganjil frekuensi dasar. Sehingga menjadi mudah untuk mengisolasi harmonic melalui pelemahan dan penguatan harmonic tersebut ke level yang diinginkan. RF adalah satu bentuk energi yang pada masa kini memiliki banyak kegunaan. Sebelum elektronik menjadi kata yang populer, istilah untuk radio dan alat elektronik adalah ‘applied physics’ (ilmu fisika terapan).

Kemungkinan adanya jaringan radio dan satelit terrestrial yang sedang dibangun dengan kemampuan operasional paralel adalah tidak mustahil. Radio dan satelit
tersebut bisa jadi untuk keperluan eksperimen dimensi dengan memanfaatkan frekuensi-frekuensi kunci untuk memanipulasi materi, ruang, dan waktu.

Gambar 7. Contoh pola geometris pada air yang disinari oleh sinar laser yang dihasilkan melalui Cymatic.
Gambar 7. Contoh pola geometris pada air yang disinari oleh sinar laser yang dihasilkan melalui Cymatic.

Kedua penampakan yang terjadi pada tahun 2006 di atas (Penampakan I dan II) sangat dekat dengan Harmonic 41188837. Peta yang diperlihatkan pada Gambar 6
menunjukkan hubungan ini dan juga Pulau Arapawa, yang juga akan dibicarakan lebih jauh nanti.

Signifikansi Harmonic 41188837

Harmonic 41188837 adalah sebuah garis lintang yang dinyatakan dalam derajat (41,188837). Ini dikonversikan menjadi derajat, menit, dan detik busur: 41° 11’ 19,8132”. Jika bekerja dengan matematika Harmonic, titik dan nol desimal diabaikan. Area-area tertentu di garis lintang dan garis bujur telah diketahui memiliki hubungan (corelation) langsung dengan gravitasi, massa struktur atom, kecepatan cahaya, dan semua timbal-baliknya. Sebagaimana dinyatakan sebelumnya, pembaca dianjurkan memiliki pemahaman yang dalam mengenai pekerjaan yang dilakukan oleh Bruce Cathie agar mampu mempelajari pemikiran ini, jika tidak, Anda tidak akan mengerti.

Harmonic 41188837 memiliki hubungan langsung dengan timbal-balik kecepatan cahaya.

Gambar 8. Harmonic 41188837, Selandia Baru.
Gambar 8. Harmonic 41188837, Selandia Baru.

Instalasi Teknis yang Dasosiasikan dengan Harmonic 41188837

Instalasi teknis sering secara mencolok diasosiasikan dengan harmonic/lokasi geometris. Buku-buku Bruce memberikan contoh atas hal ini. Berkaitan dengan harmonic istimewa ini, menarik untuk dicatat bahwa studio Broadcast dan TV Avalon berdiri kurang dari 100 meter dari garis harmonic ini. Studio tersebut dapat terlihat dari jarak bermil-mil dan menghadap ke pinggiran kota di sekelilingnya yang merupakan wilayah tempat tinggal. Avalon juga berdiri tepat di tengah-tengah persegi grid. Tak jauh dari bangunan ini terdapat departemen nuklir dan ilmu geologi, dan organisasi hitech lainnya.

Gambar 9.
Gambar 9.

Lokasi Kemungkinan Adanya Situs Arkeologi Purbakala yang Terletak Sepanjang Harmonic 41188837

Pada awal penyelidikan saya, sambil mempelajari rendering Google Earth pada garis Harmonic tersebut, saya secara kebetulan menemukan sebuah area yang sangat dekat dengan penampakan UFO di Waiarapa yang dengan jelas tampak memiliki formasi-formasi geometris yang tersembunyi di perbukitan. Setelah memeriksa daerah sekitarnya dengan teliti, saya tidak menemukan ciri-ciri serupa. Barangkali hal ini hanya akibat dari imajinasi berlebihan saya, tapi saya tetap memasukkannya dalam dokumen ini untuk menjadi perhatian kalau-kalau pembaca hendak memeriksanya sendiri. Tolong perhatikan peta-peta di bawah secara seksama. Terdapat kabar mengenai situs piramida-piramida yang belakangan ini ditemukan di Bosnia, yang pada satu taraf telah lama terkubur dalam perjalanan sejarah. Baru-baru ini sebuah penggalian telah dimulai. Ada juga keterangan yang terungkap dari berbagai bangunan kuno yang ditemukan tersebar di seluruh penjuru dunia, walaupun media mainstream dan tokoh-tokoh arkeologi tradisional enggan mengakui penemuan-penemuan ini karena tidak ingin mengacaukan ‘gerobak apel’ sejarah ortodoks. Di sini saya tidak mengklaim telah menemukan banyak hal, tapi gunakanlah ini sebagai suatu contoh dalam menjaga persepsi dan pikiran kita tetap terbuka kepada kemungkinan penemuan baru.

Item A, B, dan C pada gambar di bawah, mungkin memerlukan penyelidikan yang lebih dekat. Mereka terlihat seperti lubang bundar atau bidang naik yang jaraknya sama.
Masing-masing terlihat memiliki lingkaran konsentris di sekeliling bagian luarnya. barangkali ini merupakan bekas dari penghuni Eropa awal atau tempat tinggal Maori sebelumnya. Sekilas mereka tampak seperti buatan manusia. Semak pepohonan yang membentuk segitiga siku-siku sempurna adalah satu hal yang juga menarik. Mungkinkah ini merupakan isyarat halus dari orang-orang yang memiliki pemahaman penuh atas area tersebut? Fitur utama di perbukitan ini adalah pemandangan yang terlihat seperti piramida segitiga. Icosoles[5] 90° membentuk muka depan (terdekat dengan danau). Panjang sisi muka kira-kira 300 meter. Secara kasar bisa terlihat garis tipis di punggung fitur tersebut sehingga seseorang akan mengira bahwa ini memang sebuah piramida segitiga. Pemotretan dan penyelidikan lebih jauh atas area ini masih harus dilakukan.

Gambar 10. Fitur-fitur di Waiarapa dan kedekatannya dengan Harmonic 41188837.
Gambar 10. Fitur-fitur di Waiarapa dan kedekatannya dengan Harmonic 41188837.
Gambar 11. Danau Waiarapa dan fitur aneh.
Gambar 11. Danau Waiarapa dan fitur aneh.

Area lain yang dilaporkan memiliki aktivitas UFO terdapat di Waikato barat. Penampakan di sekitar sini, berupa pesawat tipe tubular (berbentuk tabung/pipa) bersayap pendek dan tebal, terlihat dua kali dalam beberapa tahun terpisah. Yang menarik menurut saya adalah bentuk bukitnya yang sedikit simetris, barangkali itu adalah gundukan tanah yang sangat kuno atau bangunan tersembunyi. Gambar di bawah memperlihatkan area tersebut dan di latar belakangnya terdapat sebuah bukit. Saya harus mengunjungi area tersebut untuk melihatnya sendiri.

37° 48’ 32” S / 175° 02’ 10” T

Gambar 12. Waikato barat.
Gambar 12. Waikato barat.
Gambar 13.
Gambar 13.

Fenomena Udara Aneh yang Terlihat di Sekitar Kita

Beberapa tahun belakangan sering terjadi fenomena aneh pada langit kita, yang biasa disebut sebagai ‘chemtrail’. Chemtrail telah menyebabkan banyak kegemparan dan perhatian dari kalangan media alternatif (non-mainstream) dan kelompok pemerhati lingkungan. Pada dasarnya, ini adalah contrail persisten yang ditinggalkan oleh pesawat pada ketinggian tinggi selama penerbangan. Dahulu contrail persisten bukanlah fenomena umum, dan sekarang telah banyak peringatan dikemukakan seiring meningkatnya penampakan trail (jejak) ini. Beberapa teori menyatakan bahwa trail itu adalah racun yang disebarkan untuk memperlemah sistem kekebalan penduduk, atau suatu operasi modifikasi cuaca, atau eksperimen elektromagnetik, atau manipulasi atmosfer. Amerika Serikat dibanjiri dengan fenomena ini, dan orang-orang yang memperhatikan jangkauan dan dampaknya tidak mungkin terus-menerus bersikap ambivalen atas fenomena ini untuk waktu yang lama. Banyak teori dan spekulasi mengenai sifat fenomena ini, tapi dalam beberapa hal, sifat aneh dan inkonsisten dari fenomena ini dan gangguan langit yang dikaitkan dengannya mungkin juga mengarah kepada pertimbangan adanya teknologi yang lebih esoterik. Mungkin ada banyak maksud pada trail ini, satu hal yang sangat diyakini oleh para pemerhati langit adalah bahwa trail ini memiliki efek amat besar terhadap atmosfer dan lingkungan kita.

Sepanjang sejarah ufology, formasi awan aneh atau trail telah menjadi tema yang berulangkali muncul dan layak diselidiki lebih dalam. Sebenarnya banyak orang mulai memandang langit kita sebagai organisme hidup dan bernafas yang diisi dengan makhluk-makhluk misterius yang hampir tidak terlihat oleh indera kita yang terbatas.

Ketika seseorang mengamati langit untuk waktu yang lama, pola-pola dan pemandangan yang sangat berbeda muncul menggerakkan rasa ingin tahu kita. Praktik pengamatan menegaskan sifat tidak biasa dari apa yang menjadi misteri terbesar kita. Apa yang berlangsung di dunia eterik (etheric world). Trevor James Constable, penduduk asli Selandia Baru, menulis karya ilmiah secara luas dan melakukan pengamatan saintifik mengenai sifat dunia eterik. Foto-foto infrared yang diambil olehnya bersama yang lain menegaskan bahwa burung bukanlah satu-satunya makhluk yang mendiami langit. Teori yang menyatakan bahwa perjalanan UFO ke sini melintasi jarak sangat jauh dengan menggunakan propulsion (sistem penggerak) konvensional mungkin tidak relevan jika kita mempertimbangkan sifat spektrum elektromagnetik dan keterbatasan kita dalam melihatnya. Sylph, pesawat awan (cloud ship), perwujudan (materialization) bentuk-bentuk yang sedikit organik, sepertinya semakin sering terjadi di area-area tertentu di planet kita. Seluruh atmosfer mungkin sedang mengalami perubahan getaran (frekuensi) dalam susunan dasarnya. Ini bisa jadi terjadi secara alami atau ditimbulkan secara artifisial dengan menggunakan tekonologi. Mungkin sedang terjadi reaksi dalam langit kita yang menyebabkan munculnya retakan dimensi dan meningkatnya pemandangan aneh. Saya bersama sekelompok rekan dengan penuh semangat telah mendokumentasikan dan mengamati perkembangan ini. Di bawah terdapat beberapa foto yang diambil di titik yang bagus di sekitar wilayah Wellington yang membentang hingga bagian bawah South Island. Ini adalah alam ‘realitas fantastik’ (fantastic reality). Pengamatan panjang memungkinkan kita untuk memakai persepsi halus guna menemukan inkonsistensi pada fenomena normal lain ketika dipandang dengan mata tak terlatih. Orb[6] melayang yang keputih-putihan baru-baru ini terpotret (dan terekam) secara rutin di sekitar area tersebut, terutama disertai kehadiran trail persisten. ‘Awakekiwi’ telah memposting sebuah video luar biasa (dalam Youtube) mengenai sebuah fenomena di atas bandara Wellington.

Gambar 14.
Gambar 14.
Gambar 15.
Gambar 15.

Dengan banyaknya penerbangan yang berlangsung di atas Wellington setiap harinya, ini merupakan salah satu dari sedikit yang meninggalkan trail persisten. Ia terbentuk selama satu menit dan mulai menghilang tiba-tiba. Pengamatan dengan teropong terbukti sulit untuk mengidentifikasi sebuah pesawat terbang di depannya, walaupun apa yang saya istilahkan sebagai “objek” bisa saja terlihat. Panjang keseluruhannya kira-kira tidak lebih dari dua mil. Saya telah berkali-kali melihat bentuk trail mengagumkan ini di lokasi yang sama. Terkadang, dalam waktu yang sangat singkat, mereka berbentuk vertikal/tegaklurus (perpendicular) ataupun contrail persisten ‘biasa’. Saya mengamati bahwa ini adalah satu-satunya trail yang terlihat di atas teluk Titahi/Porirua pada hari itu. Ia tampak melayang di atas/di sekitar Pulau Arapawa. Trail lainnya terbentuk di atas kota dan tersebar secara menyeluruh sehingga menggelapkan dan membuat langit tak terlihat. Pengaruhnya cukup parah dan suatu hari Anda bisa menceritakannya jika fenomena tersebut terjadi, dengan memandang langit selama pagi hari. Tanggal 26 Juli 2006 dan 14 Mei 2007 adalah contoh dua hari adanya aktivitas ekstrim di daerah eterik. Sebuah minidokumenter (dalam Youtube) mengenai hari-hari tersebut telah dibuat, yang memperlihatkan aktivitas atmosfer tak biasa ini.

Gambar 16.
Gambar 16.

Sesaat setelah trail terbentuk (kira-kira 12 menit), awan di sekelilingnya menjadi berpenampilan atau berbentuk aneh (lihat bentuk oval dalam awan gelap di bawah).

Gambar 17.
Gambar 17.

Beberapa gambar lain dari hari yang berbeda di sekitar lokasi yang sama memperlihatkan efek mencolok serupa.

Gambar 18.
Gambar 18.

Rangkaian foto ini diambil pada tahun 2003 di atas pinggiran kota Tawa yang menghadap ke arah barat menuju teluk Titahi/Porirua. Foto-foto ini memperlihatkan sebuah objek asing yang meninggalkan contrail persisten.

Gambar 19.1.
Gambar 19.1.
Gambar 19.2.
Gambar 19.2.
Gambar 19.3.
Gambar 19.3.

Foto-foto di bawah diambil oleh seorang teman di atas wilayah Marlborough pada tahun 2004 dan memperlihatkan sebuah objek yang meninggalkan contrail persisten.

Gambar 20
Gambar 20.

Di bawah terdapat hasil zoom, yang dengan jelas memperlihatkan bahwa ini bukan pesawat terbang konvensional…..

Gambar 21.
Gambar 21.
Gambar 22.
Gambar 22.

Contoh lain yang lebih baru berasal dari sebuah area jauh di utara Selandia Baru yang disebut Ahipara, di mana seminggu (atau lebih) sebelumnya UAP pernah terlihat di sana. Terlihat contrail persisten yang terang dan aneh, dan orang-orang yang menyaksikan dan memotretnya tercengang atas kehadirannya. Mereka menyatakan bahwa sepanjang mengunjungi area tersebut dan hidup di sana, mereka belum pernah melihat sesuatu yang menyerupai trail luar biasa ini.

Gambar 23.
Gambar 23.

Foto-foto penampakan UAP di ‘Ahipara’ ini dilaporkan dalam ‘Northern News’ 29 Agustus 2007, dan contrail aneh yang sebelumnya tak pernah terlihat di area itu muncul setelah peristiwa penampakan ini. Di bawah terdapat sebuah gambar contrail di area itu satu minggu setelah peristiwa, dan di bawahnya lagi terdapat gambar zoom trail tersebut. Orang-orang yang memotretnya belum pernah menyaksikan contrail di area itu sebelumnya. Mereka mengomentari penampilannya yang ‘terang’, reflektif, dan aneh.

Gambar 24.
Gambar 24.

Ada sesuatu yang aneh pada tipe-tipe tertentu contrail persisten. Jika diamati lebih lama, mereka tampak memiliki bentuk kehidupan dan pengertiannya sendiri, boleh jadi mengindikasikan kehadiran misteri yang lebih besar.

Gambar 25.
Gambar 25.

Formasi awan di sekitarnya terlihat ‘tertekan’ dan digerakkan oleh suatu kekuatan tak dikenal atau tanda frekuensi.

Ini sering menjadi indikasi bahwa sesuatu di dunia eterik sedang ‘bangun’. Frekuensi Radio atau Scalar yang dipengaruhi oleh mesin cuaca adalah satu kemungkinan lain. Teknologi ini sebenarnya dari dulu hingga sekarang dilarang oleh PBB, tepatnya sejak tahun 1977.

Sylph

Sylph adalah makhluk mitologi dalam tradisi Barat. Istilah tersebut berasal dari Paracelsus, yang menggambarkan sylph sebagai makhluk udara yang tak terlihat, unsur udaranya. Tak ada mitos substansial yang terkait dengannya.

Sylph adalah makhluk udara/ruang yang terbuka lebar. Kadang-kadang mereka dilukiskan sebagai makhluk awan. Sylph bertanggungjawab atas mitos “malaikat”, penjaga bersayap di Taman Eden. Perilaku mereka menjelmakan perbedaan sifat, pendirian, dan semangat. Lebih dari itu, mereka mempertahankan puncak-puncak tinggi dan pegunungan rimba yang merupakan tempat tinggal mereka.

Salah satu contoh ‘Sylph’ atau unsur eterik langit ditunjukkan di bawah. Gambar-gambar ini diambil oleh seorang teman di atas perbukitan di sekitar Wellington. Ada banyak contoh makhluk ini di seluruh dunia; bahkan upaya komunikasi dengan fenomena ini (beserta keterangannya) telah dimulai. Mereka pada umumnya dipandang sebagai malaikat yang tenang dan murah hati. Gambar-gambar ini adalah milik teman saya, Jeremy.

Gambar 26.
Gambar 26.
Gambar 27.
Gambar 27.

Dengan menggunakan intuisi, seseorang dapat membedakan formasi awan normal dan perwujudan eterik ini. Setelah memahami sepenuhnya, seseorang akan mengalami
rasa keindahan, keingintahuan, dan keterkaguman. Perasaan jauh dan kehilangan yang aneh seringkali menyertai penampakan-penampakan ini. Mereka terlihat seperti sekutu-sekutu yang dibangun dalam masa-masa huru-hara dan eksistensi meragukan, yang dimanifestasikan dengan bentuk kesadaran yang lebih murni. Seringkali, pada hari-hari aktivitas trail yang lebat, mereka berkumpul di area-areanya, membersihkan langit dari pengaruh negatif. Saya pribadi, yang dulu merasa sangat skeptis atas perwujudan semacam itu, kini mulai memandang dunia dengan pandangan yang berbeda. Pada hari-hari tertentu perwujudan itu muncul, saya merasa seolah-olah di atas kepala kita sedang berkecamuk sebuah pertempuran. Saya dan teman-teman menyaksikan bagaimana perwujudan ini membersihkan bagian-bagian langit ketika aktivitas trail yang lebat hadir. Para ilmuwan dan meteorolog klasik tidak diragukan lagi akan mengejek asumsi-asumsi seperti ini karena mereka memandang segala sesuatu dengan pragmatisme sains dan pola-pola pemikiran yang telah terlembaga.

Secara pribadi, saya merasa akan menjadi hari yang tragis jika kita kehilangan rasa ingin tahu untuk menggunakan kekuatan imajinasi guna ‘memasang’ dan menggambarkan realitas fisik kita. Sains modern memiliki satu kebiasaan buruk yaitu ‘membekukan’ subjek yang sedang dipelajari dan menghancurkannya sampai ke unsur-unsur dasar dan tak berguna yang bisa dianalisis. Film-film blockbuster Hollywood serta TV-TV yang terlalu dramatis, terlalu menggunakan perasaan, dan terlalu menyederhanakan, dan mengisi celah yang biasa ditempati oleh imajinasi kita. Kapasitas kebudayaan manusia yang luas dan bermacam-macam perlahan-lahan sedang dikikis menjadi ‘satu ukuran seragam’ kebudayaan pop yang mudah meluap-luap dan ceroboh. Keindahan bahasa yang masih hidup sedang diturunkan derajatnya dan dipersempit menjadi beberapa kata yang menggambarkan keadaan emosi terpolarisasi (bercabang—penj)…..

Merakit kita dan reaksi-reaksi kita menjadi seperti mesin biner (binary machine).

Di halaman berikut ini Anda bisa melihat beberapa contoh objek aneh lain yang mewujud selama aktivitas contrail persisten berlangsung. Gambar-gambar ini berasal dari tahun 2006 di wilayah Wellington. Gambar-gambar ini diambil dari satu frame yang diperbesar pada bagian-bagiannya. Akan sangat berguna bagi Anda untuk memeriksa setiap foto langit yang Anda ambil… Pada pandangan sekilas, tak ada sesuatu yang terlihat jelas, tapi seorang teman bermata tajam menunjukkan sebuah (atau beberapa) objek kecil yang dapat dilihat dalam gambar zoom.

Gambar 28.
Gambar 28.
Gambar 29.1.
Gambar 29.1.
Gambar 29.2.
Gambar 29.2.

Di bawah terdapat rangkaian gambar lainnya… Juga dari tahun 2006.

Gambar 30.
Gambar 30.
Gambar 31.
Gambar 31.
Gambar 32.
Gambar 32.

Terbangnya pesawat aneh yang melintasi langit kita bukanlah hal yang sulit untuk diterima secara teori jika kita mempertimbangkan sifat operasi radar CAA modern. Tidak seperti radar aktif di mana semua objek terbang reflektif dapat terdeteksi, radar pasif hanya beroperasi dan mengumpulkan hasil mengenai pesawat dengan transponder terpasang yang beroperasi pada frekuensi penerima di stasiun darat.
Transponder ini memancarkan detil-detil identifikasi pesawat terbang. Pesawat yang tidak cocok dengan transponder tidak akan tercatat di stasiun darat. Rangkaian gambar berikut menunjukkan dampak visual contrail persisten yang tertinggal sepanjang vektor/garis penerbangan non-reguler di wilayah Wellington.

Gambar 33.
Gambar 33.

Trail sebelah kiri menyebar membentuk kabut kabur…

Gambar 34.
Gambar 34.
Gambar 35.
Gambar 35.

Sebuah pola persilangan garis sejajar segera terlihat jelas. Teknologi canggih modifikasi cuaca? Operasi mesin eterik? Perang biologi? Tabir UV matahari? Tak ada yang tahu pasti, atau barangkali semuanya terjadi. Fenomena ini terjadi di semua negara PBB di planet ini.

Gambar 36.
Gambar 36.
Gambar 37.
Gambar 37.

Contrail persisten pada ketinggian rendah dari vektor penerbangan reguler. Pola tipe ‘grid’ vertikal/tegaklurus (perpendicular). Aktivitas ini banyak terjadi di tahun 2003-2006. Contrail tersebut terus berlanjut sepanjang hari sampai akhirnya benar-benar menggelapkan langit. Untuk melihat rekaman video hari penyemprotan lebat tersebut, lengkap dengan rekaman aneh, kunjungi tautan berikut…

Gambar 38.
Gambar 38.

Hasil akhir: langit terbalik…

Jangan sampai keliru, lapisan awan yang Anda lihat ini TIDAK alamiah.

Paling banyak terlihat di NZ (Selandia Baru), sekitar selat Marlborough/area Nelson Bays.

18 November 2007

Gambar 39.1.
Gambar 39.1.
Gambar 39.2.
Gambar 39.2.
Gambar 39.3.
Gambar 39.3.
Gambar 39.4.
Gambar 39.4.
Gambar 39.5
Gambar 39.5.
Gambar 40.1.
Gambar 40.1.
Gambar 40.2.
Gambar 40.2.
Gambar 40.3.
Gambar 40.3.
Gambar 40.4.
Gambar 40.4.
Gambar 40.5.
Gambar 40.5.

Pada permulaan malam, langit telah benar-benar dipenuhi dengan lapisan artifisial ini. Mereka mencapai Cook Strait lalu memasuki Marlborough. Mereka tidak menyerupai
apapun yang sedikit alamiah. Akibatnya adalah matahari yang berubah warna dan berkabut. Saat mengamati langit dalam keadaan ini, semua rasa/kesadaran perspektif hilang, keadaan yang sangat menimbulkan disorientasi. Setelah tulisan ini, akan dibuat sebuah minidokumenter (dalam Youtube) yang menggambarkan kejadian di hari tersebut.

Gambar 41.
Gambar 41.

SYLPH?

Anomali Pulau Arapawa

Gambar 42. Pulau Arapawa.
Gambar 42. Pulau Arapawa.

Pulau Arapawa yang terletak di selat Marlborough, ujung South Island, Selandia Baru, sudah lama dianggap sebagai tempat misteri. Selain area umum Marlborough, Blenheim juga sangat sering mengalami penampakan UFO. Pulau Arapawa terletak tepat di Harmonic 41188837. Betty Rowe telah tinggal di pulau tersebut bersama keluarganya sejak beremigrasi ke sana dari AS pada tahun 1972. Ia telah menulis sebuah buku mengenai kehidupan di pulau itu (“Arapawa – Once Upon an Island”). Tragisnya, sejak tahun 2000 area tersebut telah menjadi korban penyakit (tumbuhan dan binatang) yang diakibatkan oleh penampakan contrail persisten pertama yang terlihat oleh Betty. Ini telah didokumentasikan dan dilaporkan dalam website yang bagus sekali, “Mysterious New Zealand”. Saya menganjurkan kepada semua orang yang belum mengetahuinya untuk segera membacanya.

Arapawa (Arapaoa adalah nama tradisional yang berarti jalan kecil – Ara, Paoa – berkabut) sudah lama diasosiasikan dengan cahaya-cahaya aneh yang muncul tiba-tiba,
suara-suara tanpa wujud/tubuh, dan pulau-pulau yang muncul dan menghilang. Berikut adalah ingatan seorang teman, Rove, yang menyaksikan dari dekat menghilangnya pulau misterius…..

“Rex, yang sering mengunjungi Aotea, sedikit tak percaya mengenai semua cerita cahaya-cahaya aneh dan suara-suara misterius sampai ia mengalami pengalaman
anehnya sendiri.

Setelah kembali dari jalan-jalan, ia pergi ke gudang wol di mana Mitch dan Walt sedang bercukur. Rex yang biasanya kalem, tenang, dan santai, saat itu dalam keadaaan gempar luas biasa karena—meski ia telah lama belajar, sebagaimana halnya kami, bahwa hal tak terduga seringkali merupakan sesuatu yang normal di Aotea—ia tidak siap atas peristiwa yang membuatnya buru-buru pulang dari jalan-jalan paginya.

‘Kalian takkan percaya dengan apa yang saya lihat!’

Titik beratnya adalah pada kata ‘takkan’ dan Rex melangkah dalam ketidakpercayaan ketika Mitch, tanpa kehilangan kesan, menjawab dengan tenang, ‘Pulau yang menghilang.’

‘Bagaimana kau tahu?’ Kini titik beratnya ada pada setiap kata.

Setelah berdiri, Mitch bertukar tatapan bingung dengan Rex. ‘Saya tidak benar-benar memahami apa yang baru saya katakan. Tiba-tiba saja terlintas dalam pikiran saya.’ Karena tidak asing dengan Arapawa, Rex mengikuti sebuah rute menuju puncak yang telah sering ia lalui sebelumnya. Setelah mencapai puncak, ia dihadapkan pada pemandangan aneh dan tidak lazim, dan reaksi pertamanya adalah bahwa dirinya beranggapan telah mengambil belokan yang salah sehingga tiba lebih jauh di utara dari yang ia perkirakan.

Setelah memeriksa lebih seksama, ia menemukan bahwa ia memang tepat berada di tempat yang telah ia anggap semula, tapi di perairan berdiri sebuah badan pulau yang dipisahkan dari Arapawa oleh leher laut yang sempit. Pulau itu agak besar dan tertutup semak, dan Rex menyadari adanya kehidupan burung di antara pepohonan.

Sebagai orang yang tidak mudah terkejut atau takut, Rex meninjau sekelilingnya dan mempelajari pulau kecil tersebut untuk beberapa saat sebelum memutuskan untuk mengikuti jejaknya semula untuk kemudian melihat pulau itu sekali lagi. Ini ia lakukan, namun pulau itu tak lagi berada di tempatnya sebagaimana sepuluh menit sebelumnya. Rex tak mampu memiliki gambaran yang jelas dan ringkas mengenai pulau itu dan hubungannya dengan Arapawa. Sayangnya, ia tak membawa kamera untuk merekamnya, tapi saya tidak yakin apakah pulau itu akan terlihat meski Rex berusaha memotretnya. Pulau yang menghilang itu telah sering dilihat oleh beberapa orang yang melaporkan kisah serupa mengenai sampainya diri mereka di atas sebuah pulau di sebuah tempat yang sebelumnya tidak pernah terlihat apa-apa serta perasaan yang menyertai bahwa mereka berada di tempat yang asing.”

Mungkinkah gerbang interdimensi eksis di sekitarnya? Pada tahun 1956, Bruce Cathie dan seorang pilot lain menyaksikan sebuah UFO menghilang dalam kilatan cahaya di
area sekitar Pulau D’urville, tapi sebelum itu terjadi, sebuah objek memisahkan diri darinya dan terjun lurus ke bawah di area Cook Strait. Sebuah shockwave (gelombang udara sangat cepat) merusak jendela-jendela di area Nelson.

Sebuah UFO lainnya, pada 26 Maret 1965, ditemukan di pantai barat Selandia Baru dan terlihat menghilang di sekitar Pulau D’urville, Cook Strait. Masyarakat di Napier, New Plymouth, Palmerston North, Wanganui, Fielding, anak sungai Otaki, jalan barat Nelson, Blenheim, dan Westport, semuanya melaporkan penampakan-penampakan. Inilah yang membawa Bruce pada petunjuk untuk ‘Trackline’ pertama yang ia gambar yang menuntunnya menemukan grid dunia.

Penemuan Hebat John Hutchinson

Riset yang disajikan berikut mungkin merupakan sebuah petunjuk untuk menghubungkan unsur-unsur penyelidikan ini. Mungkin saja tipe-tipe tertentu peralatan elektromagnetik, jika ditempatkan di area-area permukaan bumi yang memiliki hubungan dengan grid ini, dapat menyebabkan suatu efek di area-area lain. Bisa saja ini sebagian disebabkan oleh sifat elektromagnetik kompleks atau interaksi bidang skalar pada titik yang sensitif atau signifikan secara harmonic. Pertimbangkan halaman berikut…..

John Hutchinson, seorang ilmuwan amatir dari Vancouver, Kanada, mengklaim telah melakukan eksperimen yang memanfaatkan interaksi bidang elektromagnetik kompleks untuk menghasilkan efek-efek fisik terhadap material. Levitation[7], distorsi, dan gangguan materi, penciptaan ‘null zone’ (zona tiada) di mana kaidah-kaidah normal fisika tidak berlaku. John telah menggabungkan material-material berbeda dan benda-benda logam yang dikentalkan seperti jelli/agar.

John menggunakan kombinasi perangkat penghasil bidang statis (yakni generator Van de Graff), alat penghasil bidang frekuensi tinggi dan voltase tinggi (coil/gulungan Tesla), dan campuran perangkat pemancar RF yang beroperasi pada frekuensi 150Khz (VLF/Very Low Frequency) sampai 2.000MHz (microwave[8]).

Pada dasarnya dia menyalakan semua (perangkat) itu secara bersamaan, menentukan lokasi interseksi/perpotongan bidang-bidang, dan kemudian memasang perangkat tersebut pada level frekuensi yang ia anggap akan menyebabkan timbulnya efek-efek
di atas. Ia berteori bahwa interaksi bidang elektromagnetik yang sangat kuat dapat mengganggu orbit elektron dan menyebabkan sifat atom berubah. Ia juga menyebutkan sebuah fenomena yang disamakan dengan electronic fog (kabut elektronik), yang sering dilaporkan terjadi di segitiga Bermuda, yang kemungkinan merupakan sebuah portal menuju dimensi lain. Eksperimen-eksperimen ini terkenal sulit untuk diulang dan disimpulkan.

Petikan dari website John Hutchinson:

Istilah “Hutchinson effect” digunakan kecuali pada eksperimen levitation John, juga pada kepingan-kepingan logam aneh itu. John mengatakan bahwa deformation (kerusakan bentuk) terjadi dalam suhu ruangan sebagai akibat dari kombinasi kompleks bidang-bidang elektromagnetik.

“Mendapatkan efek-efek ini seperti membuka kunci kombinasi elektromagnetik. Saya benar-benar sibuk menyesuaikan pengaturan sehingga tak punya waktu untuk mengamati bagaimana kepingan-kepingan itu bereaksi dalam kombinasi bidang-bidang.”

Mengenai levitation dan cold melting H-effect (efek-Hutchinson pencairan)-nya, John senang menganggap bahwa sumber semua efek itu terkait dengan dimensi eksternal. Penjelasan ini sangat menarik. Kini seseorang barangkali dapat memanfaatkan beberapa lubang (wormhole) interdimensi dalam materi dan partikel dasarnya.

Kemudian, pandangan alternatif dalam menjelaskan efek pencairan timbul dalam pikiran kita. Ketika mempaparkan objek kepada kombinasi bidang-bidang elektromagnetik berfrekuensi banyak secara simultan, kita sebenarnya mungkin sedang mencoba menabrak sebanyak mungkin orbit atom atau resonansi nuklir.

Lalu ketika atom sedang sibuk berosilasi dan mencoba bertahan tanpa terputus di bawah tekanan kelebihan energi, atom mempunyai hal lain untuk dicemaskan daripada mencoba menjaga ikatan erat dengan atom-atom di sekitarnya. Saat seorang periset mengarahkan lebih banyak daya sehingga menabrak lebih banyak resonansi, elektron-elektron sebelah luar bertanggungjawab agar ikatan logam mulai mengguncang dirinya sendiri hingga lepas dari atom-atom lain dan mulai meluncur melewati satu sama lain. Hasilnya adalah jelli logam lunak yang bergetar.

Gambar 43.
Gambar 43.

Segera saja “Philadelphia experiment” timbul dalam pikiran saya. Sebuah USN destroyer yang sedang menarik peralatan eksperimen radar siluman tiba-tiba menghilang dari pandangan dan memasuki spektrum elektromagnetik selama beberapa saat. Sayangnya, dilaporkan kru pesawat mengalami keanehan dan efek-efek samping yang mengganggu, dan proyek tersebut dengan cepat menghilang dari desas-desus publik. Tampaknya, bidang-bidang magnet raksasa dihasilkan di sekeliling pesawat tersebut dan kemudian fasenya berubah. Boleh jadi risetnya masih berlanjut di bawah operasi beranggaran gelap. Jika Anda pikir ini tidak mungkin, pertimbangkan berita bahwa baru-baru ini Pentagon ‘kehilangan’ jejak senilai kurang-lebih 12 triliun dolar. Ini sangat menggelikan. Kita punya hak untuk mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi. Ada dugaan Montauk[9] dan Proyek “Phoenix” merupakan perpanjangan eksperimen pokok yang dijalankan di area tersebut. Namun kemudian proyek ini menjadi ‘undergorund’. Sangat mungkin.

Beberapa pengamatan yang saya lakukan dalam laporan dasar ini didasarkan pada intuisi, namun semua materi di dalamnya memiliki sumber dan didasarkan pada riset yang awalnya dilakukan oleh orang lain. Menurut pendapat saya, kemungkinan kebenaran temuan Bruce Cathie adalah hampir pasti. Jika Anda meluangkan waktu untuk menggali prinsip-prinsip di balik pemikirannya, integritas risetnya, maka Anda
akan dihadiahi dengan suatu pandangan menuju alam semesta menakjubkan ini dan kegigihan sederhana seorang individu yang bersusah-payah memandang sedikit lebih dalam. Setiap hari adalah misteri yang indah dan kita betul-betul terasing dalam urusan sehari-hari kita sehingga mulai mengganggu kesadaran ini. Saya menganjurkan kepada semua orang untuk membaca dokumen ini untuk berpartisipasi aktif dalam keajaiban dan sensasi menjalani cabang riset yang istimewa ini. Karangan pengenalan ini hanya untuk merangsang selera tersebut.

Saya merasa apa yang telah mulai kita ungkap di sini hanya merupakan puncak gunung es. Mungkin saja ada sebuah kelompok yang beroperasi di permukaan planet kita dengan ketrampilan dan kemampuan memanipulasi ruangwaktu. Mungkin telah diciptakan jendela-jendela artifisial yang serupa dengan kesejajaran geometris sehingga menyebabkan pergeseran realitas atau pemindahan materi ke alam lain. Fisika quantum hampir menyatakan bahwa ini dapat dicapai. Saya tidak tahan untuk memikirkan sebuah film Selandia Baru, “The Quiet Earth”, ketika mengemukakan pertimbangan-pertimbangan ini. Saya berdoa semoga orang-orang yang mengetahuinya berdedikasi memajukan itikad baik manusia dan memiliki niat yang mulia. Sekali lagi, sebagai penjaga planet ini kita memiliki hak untuk mengetahui apa yang sebenarnya sedang berlangsung.

Kemungkinan Adanya Kompleks Bawah Tanah di Dekat Pangkalan Waihopai

Dengan munculnya Google Earth, saya telah menghabiskan banyak waktu melihat-lihat
area-area yang terkait dengan harmonic, dengan harapan suatu anomali atau bangunan tak dikenal akan menampakkan diri. Sambil terus memperhatikan pangkalan eselon Waihopai (ketika dibangun, ia dilabeli sebagai ‘stasiun pengamatan lingkaran transit’, riset luar angkasa). Lembah cemara di Australia tengah juga ditunjuk sebagai ‘fasilitas riset antariksa’ ketika pertama kali dioperasikan. Saya melihat suatu bentuk mencolok pada tanah di belakang pangkalan tersebut, yang patut diperiksa lebih cermat. Bentuk mencolok ini terdiri dari tiga lingkaran, yang dua berdiameter hampir satu mil laut (nautical mile). Pada sungai, yang diduga tidak digunakan untuk tujuan irigasi, terdapat sebuah ‘cerobong asap’ atau teluk kecil yang terlihat seperti air yang bisa diarahkan menuju area dekat bentuk-bentuk lingkaran itu. Mungkin saja di sana terdapat sebuah kompleks bawah tanah yang bersifat teknis/saintifik dan berukuran besar. Ketika memandang lingkaran-lingkaran tersebut, hal pertama yang muncul dalam pikiran saya adalah akselerator partikel (particle accelerator). Alat ini bisa digunakan untuk menghasilkan energi yang sangat besar. Jenis energi yang bisa digunakan untuk menjalankan eksperimen ruang/waktu dalam skala besar. Saya harap ini sepenuhnya keliru dan hanya merupakan imajinasi saya yang berlebihan…

Penting untuk dicatat bahwa kompleks ini terletak tepat di titik interseksi/perpotongan grid yang memiliki kaitan dengan riset Bruce Cathie. Selain itu, pada tahun 2005, seorang ibu bersama puterinya melihat penampakan UFO yang sangat mengherankan di area tersebut pada suatu pagi buta. Ini didokumentasikan dalam website UFOCUS NZ dan pasti menarik perhatian semua peneliti serius. Saya ulangi kembali, area Bernheim/Marlborough telah lama menjadi lokasi padat aktivitas UFO. Sebagaimana pada tahun 1909 lalu ketika di sana terlihat beberapa ‘zappelin’ (airship) dan pesawat silindris. Kemudian pada abad ini, penampakan-penampakan ‘Kaikoura’ yang terkenal itu terjadi di sekitar area tersebut. Penampakan-penampakan ‘Kaikoura’ itu, terjadi pada tahun 1978, merupakan video UFO/UAP pertama di dunia yang direkam secara resmi, melalui sebuah kamera jaringan. Ada sejumlah saksi mata yang dapat dipercaya, namun penjelasan yang memuaskan tak kunjung muncul hingga hari ini. Pemerintah AS juga hadir di area tersebut dengan pangkalan-pangkalan hitech-nya. Pada akhir tahun 60-an, area pangkalan angkatan udara Woodbourne ditutup dengan lingkaran dan sejumlah besar perangkat radio hitech dibawa masuk oleh Angkatan Udara AS dan dipasang di sana. Oleh kelompok NZ tempat itu dianggap ‘terlarang’, dan sedikit informasi mengenai tujuan sebenarnya dari alat tersebut pernah muncul ke permukaan publik. Beberapa tahun kemudian tempat itu dibongkar, namun pada tahun 80-an Waihopai dibangun. Mungkinkah pangkalan-pangkalan ini menjalankan fungsi ganda? Bagi mereka yang ingin menyelidiki lebih jauh, Bruce Cathie telah menemukan bukti tak terbantahkan mengenai mata rantai harmonic/geometris di pangkalan-pangkalan semacam itu.

Gambar 44. Pangkalan Waihopai.
Gambar 44. Pangkalan Waihopai.
Gambar 45. Tinjauan dari atas lembah yang memperlihatkan bentuk-bentuk lingkaran.
Gambar 45. Tinjauan dari atas lembah yang memperlihatkan bentuk-bentuk lingkaran.
Gambar 46. Potret lingkaran tengah dari dekat.
Gambar 46. Potret lingkaran tengah dari dekat.
Gambar 47. Cerobong dekat sungai dan lingkaran pertama.
Gambar 47. Cerobong dekat sungai dan lingkaran pertama.
Gambar 48. Potret teluk kecil di sebelah lingkaran pertama.
Gambar 48. Potret teluk kecil di sebelah lingkaran pertama.

Kesimpulan

‘INTISARI’ laporan ini menjelaskan kemungkinan pemanfaatan spektrum elektromagnetik untuk menimbulkan perubahan dalam struktur materi, ruang, dan waktu. Tentu saja, boleh jadi ada banyak titik-titik alami di permukaan planet kita di mana geometrik ruang/waktu bisa menjadi tak stabil jika diberi kondisi tertentu. Masalah grid ini sebenarnya bersangkut-paut dengan ‘garis-garis Ley’ tua. Grid ini muncul dari lokasi seni geomancy[10] kuno.

Mungkin terdapat riset rahasia yang sedang dijalankan, dengan mempergunakan teknologi, yang bisa mengurangi atau menambah efek-efek ini. Tentu saja, kemampuan untuk memproduksi efek-efek ini kapan saja merupakan tujuan utama orang-orang
yang terlibat dalam usaha tersebut. Selama riset saya mengenai area istimewa ini, saya fokus pada lokasi-lokasi pemancar radio serta area-area tubrukan wavefront[11]-nya pada jarak yang cukup signifikan secara harmonic dari lokasi pemancar. Di area Cook Strait, tampak jelas bahwa beberapa pemancar RF utama yang terletak di North Island dan South Island memiliki wavefront-wavefront yang bertubrukan di atas sekitar area tersebut. Jarak ini dari pemancar didasarkan pada grid Bruce Cathie. Wavefront-wavefront yang berpotongan atau bertubrukan di atas area-area sensitif ini mungkin membentuk gelombang-gelombang tetap yang sangat kompleks. Ini pada gilirannya, jika frekuensi-frekuensi ‘dipasang’ secara harmonic, mungkin saja dapat menghasilkan pola-pola cymatic 4 dimensi. Membuka pintu menuju dunia mikrokosmo (atau makrokosmo). Beberapa stasiun pemancar mungkin telah ditempatkan di tempat itu dalam tiang-tiang listrik/penyiaran yang didirikan. Untuk mengaktifkan bidang cymatic diperlukan sebuah transmiter terpencil yang beroperasi pada frekuensi tepat untuk ‘dikunci’ ketika efek-efek itu diinginkan dan kemudian pola-pola terbentuk. Tentu saja, transmiter ini harus ditempatkan di area yang posisinya bersifat geometis. Untuk membuka kunci sains di balik waveform-waveform ini pasti membutuhkan analisa yang sangat hebat. Fourier transform[12] dan Lissajous analysis[13] harus dijalankan pada semua frekuensi yang dipergunakan. Ujicoba yang sangat canggih dan perangkat pengawasan dan pemrosesan pasti dibutuhkan untuk menghasilkan interaksi-interaksi bidang kompleks ini. Skema modulasi, faktor energi, dan kekuatan bidang juga harus diperhatikan. Bahkan posisi benda angkasa lain mungkin harus diperhatikan. Karangan saya ini tak lain merupakan pandangan yang sangat terbatas tentang fenomena-fenomena yang terjadi. Saya bermaksud melanjutkan riset dan penyelidikan dalam bidang ini, dan akan segera memposting pengamatan dan temuan-temuan saya jika telah diperoleh. Saya berharap Anda beruntung dalam usaha Anda sendiri, dan saya sangat berterima kasih kepada inspirasi utama saya dalam penelitian ini… Tuan Bruce Cathie.

Salam hormat,
Secondfield 2007

Catatan kaki:

[1] Unit yang digunakan dalam balon cuaca yang mengukur berbagai parameter atmosfer dan mentransmisikannya ke receiver tertentu (sumber: Wikipedia)—penj.
[2]Cymatic (dari bahasa Yunani: κῦμα, yang berarti ‘gelombang’), juga dikenal sebagai modal phenomena (fenomena halusinasi), adalah ilmu yang mempelajari getaran dan suara yang bisa dilihat, khususnya pada permukaan pelat, diafragma, atau membran (sumber: Wikipedia)—penj.
[3] Bentuk sinyal seperti gelombang yang bergerak dalam medium padat, cair, dan gas (sumber: Wikipedia)—penj.
[4] Benda tiga dimensi atau ruang/trimatra (dalam ilmu geometri)—penj.
[5] Digunakan dalam perhitungan geometri segitiga—penj.
[6] Dalam ilmu optik, istilah orb menggambarkan artefak bundar tak terduga dalam foto/gambar. Terkadang artefak ini meninggalkan jejak/bekas, yang mengindikasikan adanya gerakan (sumber: Wikipedia)—penj.
[7] Mengapung di udara, terutama dikaitkan dengan hal-hal gaib—penj.
[8] Gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang 1mm – 30cm—penj.
[9] Montauk adalah sebuah nama tempat di Long Island, New York, AS. Di sana terdapat Pangkalan Angkatan Udara Montauk, juga dikenal sebagai Camp Hero. Di pangkalan tersebut diduga sedang dijalankan Proyek Montauk, atau awalnya bernama Proyek Phoenix, berupa riset teknik peperangan psikologis dan juga riset time travel (perjalanan waktu)—penj.
[10] Istilah geomancy merujuk pada bentuk ramalan/pandangan kuno melalui peletakkan segenggam tanah atau material lain di permukaan tanah, atau penandaan di permukaan tanah, untuk menghasilkan rangkaian konfigurasi titik yang kemudian bisa “dibaca” oleh peramal (sumber: Witcombe.sbc.edu)—penj.
[11] Dalam ilmu optik atau fisika, waveform adalah locus (garis, atau gelombang yang menyebar luas dalam bentuk 3 dimensi, atau permukaan) titik-titik yang memiliki fase sama (sumber: Wikipedia)—penj.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.