Flu Babi di Meksiko – Flu Burung ‘Baru’

©Dr. Sherri Tenpenny, DO
27 April 2009
(Sumber: www.newswithviews.com)

Kita tahu ini akan terjadi. Meski promosi besar flu burung telah disingkirkan bertahun-tahun lalu dari berita malam, perencanaan pandemi global dan pengembangan vaksin flu pandemik terus berlanjut tanpa banyak diketahui. Pemerintah kita telah menginstruksikan FEMA membuat checklist untuk Homeland Security, rencana aksi tertentu kepada otoritas lokal dan negara bagian. Rencana ini mencakup metode dan prosedur penyuntikan global dengan vaksin yang tak diragukan lagi akan mempunyai konsekuensi sama mematikannya seperti vaksin Flu Babi pada tahun 1976.

Buku saya, “FOWL!”, yang terbit tahun 2006, meramalkan peristiwa yang kini tengah terjadi di Meksiko. Tingkat kematian yang dilaporkan membumbung tinggi, dari 20 menjadi 60 kemudian 86, dalam hitungan jam. Lebih dari 1.300 orang diduga telah sakit dengan kasus “suspect” infeksi dan laporan berdatangan dari berbagai negara bagian dan Kanada mengenai flu babi. Tak ada sumber atau referensi terkait angka ini; kita harus menelan kata-kata CNN. Dengan melihat ke belakang pada rencana yang telah dicanangkan beberapa tahun lalu, akan menegaskan bahwa ini bukanlah letusan spontan dan solusinya – vaksinasi global – telah dikerjakan selama beberapa waktu.

Pengulangan Sejarah
Meskipun 30 April 1975 menandai akhir keberadaan AS di Vietnam, para pemuda di seantero AS terus mendaftar untuk menjadi tentara sukarelawan. Persis setelah libur Natal 1975, ribuan calon tentara baru yang antusias dilaporkan ke barak di Fort Dix, New Jersey, untuk memulai pelatihan dasar. Namun, pada pertengahan Januari, banyak yang mengeluhkan gejala mirip flu; beberapa bahkan dirawat.

Salah satu calon tentara melapor kepada instruktur latihannya bahwa dirinya merasa lelah dan lemah. Diberi opsi untuk istirahat, dia justru memilih untuk berpartisipasi dalam latihan berbaris sejauh 5 mil di malam Februari yang dingin. Dua puluh empat jam kemudian, pada 6 Februari 1975, Tamtama David Lewis berusia 19 tahun dari Ashley Falls, Massachusetts, meninggal. Keterangan yang keluar pada minggu berikutnya dari laboratorium CDC adalah bahwa kematiannya disebabkan oleh virus influenza tipe A yang tidak biasa. Yang terutama mencemaskan adalah bahwa empat sampel lain yang diambil dari calon tentara yang sakit di Fort Dix juga teruji positif virus influenza A—tipe virus yang sebelumnya hanya terdeteksi pada babi.

Dalam tiga minggu kematian Lewis – satu-satunya orang yang pernah dikonfirmasi meninggal karena flu babi di pangkalan militer – para periset dan petugas kesehatan publik berkumpul di Washington untuk meyakinkan anggota Kongres agar mengimplementasikan program baru dan mahal untuk memvaksinasi seluruh negeri. Kampanye nasional, diluncurkan dengan kondisi five-alarm fire, dimulai oleh CDC yang mengasumsikan produksi vaksin dengan dana jutaan dolar pemerintah dialokasikan guna mengembangkan vaksin baru untuk vaksinasi masal.

Kondisi yang sama tengah terjadi hari ini. Pagi ini, 26 April 2009, pemerintah federal mendeklarasikan darurat kesehatan publik, setelah jumlah kasus flu babi di AS bertambah menjadi 20, mengisyaratkan kedatangan pandemi yang telah dinanti dan direncanakan sejak lama.

Perusahaan Farmasi Dilindungi
Pada 1976, Federal Insurance Company menginformasikan kepada M*rck bahwa semua pertanggungjawaban, ganti rugi, dan biaya pembelaan yang terkait dengan tuntutan yang timbul dari vaksin baru flu babi akan ditutupi oleh rencana jaminannya. Setelah mengalami keadaan memalukan dan kerugian ekonomi akibat vaksin polio di tahun 1955, industri farmasi dan penyedia asuransi mereka bertekad supaya itu tak terjadi lagi.

Kali ini, tak ada kekhawatiran. Perusahaan obat-obatan telah sepenuhnya menutupi jejak mereka, dan ketika laporan kematian dan peristiwa merugikan akibat vaksin baru flu babi mulai bermunculan, mereka akan tersenyum lebar.

Injeksi flu ditambahkan pada Vaccine Injury Compensation Table di tahun 2003, yang berarti bahwa apabila seseorang dirugikan, tuntutan diajukan melalui Federal Court of Claims dan ini akan memerlukan waktu bertahun-tahun sebelum diputuskan. Dengan kata lain ini hanyalah lapisan perlindungan dasar. Yang harus dilakukan perusahaan obat-obatan hanya berbisik bahwa ini kemungkinan adalah “serangan teroris” dan mereka pun bebas.

Sebelum diturunkan dari jabatannya pada 2006, senator Bill Frist (R-TN), seorang dokter, mengesahkan sebuah rancangan UU yang memberikan lebih banyak kekebalan kepada perusahaan obat-obatan dibanding semua rancangan UU yang pernah disahkan Kongres.

Perundang-undangan tersebut, disebut sebagai “Division E”, dilampirkan pada rancangan UU pemberian pembelaan pada saat menit-menit akhir sidang kongres sebelum reses Natal. Rancangan UU ini setidaknya menetapkan empat ketentuan luas:

  1. Kekebalan dari pertanggungjawaban atas semua obat-obatan, vaksin, atau produk biologi yang dianggap sebagai langkah tersembunyi melawan bioterorisme dalam peristiwa perjangkitan apapun. Proposal ini tidak hanya terbatas pada obat atau vaksin baru yang dikembangkan di bawah payung perlindungan “bioterorisme” atau “pandemi”. Proposal ini begitu luas sehingga bisa mencakup obat-obatan seperti Tylenol, Advil,…dan pasti telah diterapkan pada Vioxx.
  2. Kekebalan atas setiap produk yang digunakan untuk darurat kesehatan publik yang dideklarasikan oleh sekretaris HHS. Kewenangan untuk mendeklarasikan keadaan darurat kini sepenuhnya berada di tangan sekretaris HHS—seorang non-medis yang ditunjuk yang tak berkewajiban bertanggungjawab kepada masyarakat umum. Dengan kata lain, orang pilihan presiden tersebut adalah lingkaran dalam yang akan memiliki kekuasaan untuk memandatkan pemberian vaksin dan obat lainnya kepada rakyat Amerika.
  3. Kekebalan dari tanggung jawab. Tak peduli kesalahan apapun yang diperbuat perusahaan obat-obatan, mereka dilindungi. Sekalipun fasilitas kotor perusahaan menciptakan setumpuk vaksin terkontaminasi yang mengakibatkan kematian dan kerugian pada ribuan orang, mereka tidak akan dianggap bertanggung jawab.
  4. Kekebalan dari gugatan hukum. Sesorang yang menderita jenis kerugian tertentu akan dilarang menuntut perusahaan obat-obatan. Produsen vaksin memiliki kekebalan dari semua hal, bahkan mungkin pembunuhan. Ketentuan rancangan UU menyediakan mekanisme untuk pengajuan gugatan hukum, tapi bahasanya secara eksplisit mencegah gugatan dangkal dengan menetapkan standar pertanggungjawaban yang lebih kaku daripada standar kelalaian yang dikenal.

Sederhananya, apabila sebuah tuntutan diajukan oleh penuntut, itu hanya akan bisa dilanjutkan jika pihak yang dirugikan dapat membuktikan bahwa perusahaan melakukan tindakan ”kejahatan disengaja” yang mengakibatkan kerugian atau kematian. Dengan kata lain, pihak yang dirugikan harus membuktikan bahwa pembuat vaksin secara sengaja merugikan dirinya.

Division-E bahkan melangkah lebih jauh. Bukan main, sekalipun sebuah perusahaan farmasi secara sadar merugikan orang-orang, perusahaan tersebut akan kebal dari penuntutan hukum, kecuali kalau jaksa agung AS menginisiasi “tindakan penegakan” terhadap perusahaan obat tersebut atas nama penuntut. Ini artinya pemerintah AS harus menyokong pihak yang dirugikan agar gugatan hukum bisa berlanjut, sesuatu hal yang mustahil, dan sama mustahilnya bahwa kegagalan flu babi saat ini adalah pandemik yang tak terencana.

Vaksin Baru Siap Keluar
Berjangkitnya flu babi tengah menguntungkan salah satu firma venture capital paling sukses dan subur di Amerika Serikat: Klein*r, Perki*s, Caufie*d & Bye*s. Harga saham dua dari delapan perusahaan yang diperdagangkan di portofolio investasi Pandemic and Bio Defense telah naik. B*oCryst, lebih dari 26 persen, menjadi $2,21 per lembar saham, dan N*vavax, pembuat vaksin virus, naik 75% menjadi $1,42 per lembar saham pada pengumuman pertama berjangkitnya flu babi di Meksiko.

N*vavax menggunakan informasi genetik dan “teknologi recombinant partikel mirip virus ” untuk membuat vaksin dengan cepat.

Teknologinya hanya melalui tes klinis Fase II tapi dilepas secara prematur. CEO N*vavax, Rashul Singhvi, mengumumkan pada hari Jumat, “Terdapat kemungkinan otorisasi darurat yang membolehkan kita menggunakan vaksin dalam keadaan darurat tanpa pengujian lebih jauh.” Ketentuan Division-E akan melindungi perusahaan dari semua pertanggungjawaban.

Dalam cetakan perundang-undangan Division-E (bisa didownload di www.drtenpenny.com sehingga Anda dapat membacanya sendiri), terdapat kesan bahwa program vaksinasi bioteroris masif dapat menjadi “sukarela”. Mukah media membuat semua orang menyadari ketentuan sepihak yang kemungkinan besar memberi kita hak untuk menolak?

Akankah mandat pemerintah mengesampingkan undang-undang pengecualian negara bagian. Masa depan kita tidak jelas, tapi sedikit terlihat. Hak-hak pribadi Anda semakin berkurang, dan aktivisme akan semakin penting. Kutipan dari Ron Paul, anggota US Representative, mengatakan semuanya: “Ketika kita memberi pemerintah kekuasaan untuk membuat keputusan medis bagi kita, pada esensinya kita mengakui bahwa negara menguasai tubuh kita.”

Tetap Sehat
Sudah pasti, menjaga kesehatan Anda dan melindungi diri dari semua jenis flu adalah prioritas, lebih-lebih sekarang. Berikut beberapa anjuran:
Minum air alkali secukupnya: Apabila Anda tak punya akses terhadap mesin air alkali, coba makan banyak sayuran dan buah segar beralkali seperti brokoli, wortel, tauge, alpukat, dan berry.

  • Tidur: Sekurangnya 8,5 jam per malam. Tidur seringkali terlewatkan dalam kunci kesehatan. Ini mudah dilakukan dan, lebih dari itu, gratis.
  • Vitamin D: Sudah banyak tulisan tentang pentingnya kecukupan vitamin D untuk melawan infeksi virus. Uji darah Anda untuk 25-OH vitamin D. Dokter Anda dapat melakukannya atau Anda sendiri melakukannya melalui situs-situs seperti www.DirectLabs.com dan www.LabSafe.com. Level vitamin D Anda harus sekurangnya 50 ng/ml. Ada baiknya mengkonsumsi 2000 IU vitamin D per hari. Dengan datangnya musim panas, Anda memperoleh dosis vitamin D Anda secara alami dari sinar matahari.
  • Vitamin C: Manusia tidak menyimpan vitamin C, dan di bawah tekanan akan jauh lebih dibutuhkan. Vitamin C penting untuk memerangi infeksi virus. Konsumsi vitamin C sekurangnya 2.000 mg/hari untuk kesehatan dan imunitas secara menyeluruh.
  • Vitamin A: Vitamin ini adalah salah satu pendukung terbaik yang bisa Anda taruh dalam lemari Anda. Tetes Mycel A dalam bentuk jus mudah untuk diberikan kepada anak-anak dan dewasa dengan semua umur. Konsumsi 5.000 IU/hari untuk 5 hari aman bagi semua orang dan akan memberikan tambahan perlindungan pada sistem imunitas Anda dari semua jenis infeksi virus.

Meski anjuran ini tidak mencakup semua hal, tapi merupakan solusi sederhana bagi Anda dan keluarga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s