Konspirasi Fesbuk

(Sumber: novex.blogspot.com/2007/05/conspiracy-behind-facebookcom.html dan
www.conspiracynews.org)

Fesbuk, yang diciptakan pada Februari 2004 oleh mahasiswa Harvard berusia 21 tahun, Mark Zuckerberg, adalah sebuah jejaring sosial pelajar yang kini aktif di lebih dari 800 kampus, dengan lebih dari 2,8 juta pengguna terdaftar. Di antara fiturnya, Fesbuk mengizinkan pengguna untuk meng-upload gambar diri mereka sendiri dan dapat memasukkan informasi mengenai musik favorit, buku, film, alamat, nomor telepon, email, klub, pekerjaan, riwayat pendidikan, dan bahkan afiliasi politik. Fesbuk amat populer, menarik rata-rata 80% mahasiswa. Namun, ada beberapa pertanyaan mengemuka terkait privasi di situs tersebut, dan ketika dilakukan suatu penggalian untuk menemukan siapa sebenarnya di belakang manajemen situs tersebut, terdapat lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Venture capital money pertama yang masuk ke Fesbuk, sebesar $500.000, datang dari venture capitalist Peter Thiel, pendiri dan mantan CEO Paypal. Lulusan Stanford dan bekas kolumnis Wall Street Journal, Thiel adalah penulis buku “The Diversity Myth”, yang menerima pujian dari tokoh-tokoh neokonservatif terkemuka seperti William Kristol. Kenyataannya, Thiel merupakan anggota dewan pengurus kelompok konservatif radikal VanguardPAC.

Pendanaan selanjutnya sebesar $12,7 juta datang dari firma venture capital Accel Partners. Manajer Accel, James Breyer, adalah mantan ketua National Venture Capital Association (NVAC). Breyer menjabat di dewan pengurus NVAC bersama Gilman Louie, CEO In-Q-Tel, sebuah firma venture capital yang didirikan oleh Central Intelligence Agency pada tahun 1999. Firma ini bekerja di beragam aspek teknologi informasi dan intelijen, termasuk yang paling penting adalah “pengembangan teknologi penggalian data”.

Breyer juga menjabat di dewan pengurus BBN Technologies, sebuah firma research and development yang dikenal atas perintisan ARPANET, atau yang kita kenal hari ini sebagai Internet. Pada Oktober 2004, Dr. Anita Jones menaiki dewan pengurus, menjadi bagian dari firma yang dipadati pimpinan dari area lain komunitas venture capital Silicon Valley, termasuk tak lain tak bukan Gilman Louie. Tapi yang paling menarik adalah pengalaman Dr. Jones sebelum bergabung dengan BBN.

Jonse menjabat di Dewan Direktur In-Q-Tel, dan sebelumnya merupakan Direktur Defense Research and Engineering Departemen Pertahanan AS. Tanggung jawabnya meliputi tugas sebagai penasehat Menteri Pertahanan dan mengawasi Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA).

Meski hampir $13 juta yang datang dari Accel untuk mendanai Fesbuk terlihat mencurigakan dan menggelisahkan setelah meninjau semua informasi ini, satu-satunya persoalan di permukaan adalah pertunjukan suatu hubungan incest antara Pentagon, CIA, dan firma-firma venture capital ini. Tapi ini lebih dari sekedar pertunjukan awal. DARPA menjadi terkenal pada tahun 2002 ketika John Markoff dari New York Times memberitakan eksistensi “Information Awareness Office” (IAO). Menurut Wikipedia, “IAO memiliki misi untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang semua orang, dalam sebuah lokasi terpusat, agar mudah dibaca oleh pemerintah AS, yang meliputi (tapi tidak terbatas kepada) aktivitas Internet, riwayat pembelian kartu kredit, pembelian tiket pesawat, penyewaan mobil, catatan medis, transkrip pendidikan, izin mengemudi, tagihan keperluan, formulir pajak, dan data lain yang tersedia.” Protes bermunculan dari pejuang kebebasan sipil baik sayap kanan maupun kiri yang melihat IAO sebagai tangan Orwell baru pemerintah AS. Setelah Kongres menginvestigasi proyek DARPA, pendanaan diputus dan IAO pada esensinya mati dalam air.

Information Awareness Office sepertinya telah mempertahankan beberapa tujuan awalnya dalam bentuk yang bermutasi, didapati hari ini pada Fesbuk. Kenyataannya, salah satu teknologi contoh awal IAO meliputi “engine pembangunan model perilaku dan analisis jejaring manusia”, sebuah imitasi pemetaan jejaring sosial menakjubkan yang dilakukan Fesbuk dengan menggunakan SVG visualization. Tambahkan dengan informasi yang dikumpulkan Fesbuk lalu bandingkan dengan tujuan IAO yang luar biasa serupa. Sekilas nampaknya Departemen Pertahanan, bersama dengan CIA, telah berupaya mengakali pembatasan yang ditetapkan Kongres dahulu dan menemukan sponsor korporat untuk programnya, di bawah selubung tipis jejaring sosial bermanfaat bagi pelajar universitas yang tidak sadar.

Dan pelajar-pelajar universitas itu terus log on ke Fesbuk, tanpa sama sekali menyadari pelanggaran masif atas privasi mereka. “Privacy Policy” Fesbuk mencakup pernyataan yang berbunyi bahwa mereka “boleh membagi informasi Anda dengan pihak ketiga, termasuk perusahaan-perusahaan bertanggung jawab yang punya hubungan dengan kita”. Seterusnya disebutkan bahwa “Kami mungkin terpaksa mengungkap informasi pengguna menurut permintaan hukum, seperti panggilan pengadilan atau perintah pengadilan, atau memenuhi undang-undang yang berlaku. Tambahan pula, kami membagi akun atau informasi lain bilamana dibutuhkan untuk memenuhi undang-undang atau untuk melindungi kepentingan atau property kami. Ini dapat meliputi pembagian informasi dengan perusahaan lain, pengacara, agen, atau dinas pemerintah.”

Beberapa dari aspek privacy policy betul-betul mengerikan dan membingungkan. Mutiara berikut yang terutama sangat mengganggu: “Fesbuk juga mengumpulkan informasi tentang Anda dari sumber lain, seperti surat kabar dan layanan instant messaging. Informasi ini dikumpulkan tanpa memperhatikan penggunaan Anda atas Web Site.” Dan tak ada pemberitahuan kapan privacy policy tersebut akan berubah. Saat artikel ini ditulis (1 Juli 2005), kebijakan tersebut berlaku efektif sejak 28 Juni 2005.

Siapa yang tahu ke mana informasi yang mereka kumpulkan tentang tiga juta pelajar universitas, alumni, dan profesor ini mengalir, atau apa yang hendak mereka lakukan atasnya. Fakta bahwa perusahaan-perusahaan dan dinas-dinas ini berhubungan erat, dan bahwa Fesbuk hampir tidak punya transparansi organisasi, menimbulkan kerisauan. Semoga kita dapat segera menguak kebenaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s