Eksperimen Philadelphia

Oleh: G. Melanson
(Sumber: www.wisegeek.com)

Dikenal pula sebagai “Proyek Rainbow”, Eksperimen Philadelphia diduga dijalankan oleh Angkatan Laut AS pada tahun 1943, sebagai bagian dari prakarsa pihak militer untuk membuat salah satu kapal mereka menjadi tak terlihat. Insiden itu konon terjadi di Galangan Kapal Angkatan Laut Pennsylvania, Philadelphia, pada USS Eldridge di depan saksi-saksi mata yang mengklaim bahwa kapal tersebut tidak terlihat selama beberapa saat. Namun, Angkatan Laut AS menyanggah terjadinya eksperimen itu.

Ada beragam laporan kontradiktif seputar Eksperimen Philadelphia yang menimbulkan skeptisme pada cerita tersebut dan menyebabkan banyak orang percaya bahwa keterangan itu hanya hoax. Versi peristiwa yang paling luas diceritakan adalah bahwa fase ujicoba eksperimen itu pertama kali terjadi pada waktu musim panas 1943 ketika USS Eldridge pertama kali mencapai ketidakterlihatan parsial. Pada 28 Oktober 1943, kapal itu tak hanya mencapai ketidakterlihatan utuh, menurut kabar, tapi juga berteleportasi ke Pangkalan AL Virginia, Norfolk, sebelum muncul kembali di lokasi awalnya di Philadelphia.

Awak USS Eldridge konon menderita masalah fisik dan psikologis berat akibat eksperimen tersebut, sementara yang lain dilaporkan menghilang sama sekali. Salah satu teori konspirasi berkenaan dengan yang terjadi pada awak tersebut menyatakan bahwa mereka dicuci otak oleh petugas militer supaya melupakan trauma insiden itu.

Orang-orang yang meragukan Eksperimen Philadelphia menekankan kurangnya kredibiltas beberapa saksi. Keterangan yang diberikan oleh saksi sekaligus awak USS Eldridge, Alfred Bielek, akhirnya dibuktikan ketidakbenarannya oleh tim investigator yang mampu mengkonfirmasikan bahwa Bielek tidak berada di atas ataupun di dekat kapal pada saat eksperimen tersebut.

Selain itu, inkonsistensi dalam urutan peristiwa juga menimbulkan skeptisme akan Eksperimen Philadelphia. Pada 1999, sebuah surat kabar Philadelphia memberitakan bahwa beberapa veteran USS Eldridge mengklaim bahwa kapal itu bahkan tak pernah melabuh di Philadelphia. Dokumen-dokumen Perang Dunia II sepertinya juga memberikan kesaksian atas hal ini; dokumen itu mencatat bahwa kapal tersebut berada di Bahamas pada waktu terjadinya insiden Oktober.

Eksperimen Philadelphia telah meraih perhatian dunia sastra maupun Hollywood. Ia telah menginspirasi novel tahun 1978, “Thin Air”, serta sumber informasi paling diakui mengenai insiden tersebut, “The Philadelphia Experiment: Project Invisibility”, novel tahun 1979. Pada 1984, cerita ini dituangkan ke layar lebar dalam film “The Philadelphia Experiment”, dan kembali pada 1993 dengan “Philadelphia Experiment II”. Eksperimen Philadelphia juga menjadi bahasan acara televisi yang mengupas teori-teori konspirasi, seperti Unsolved Mysteries dan The X-Files.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s