Adakah Hubungan antara SSSS dan Sinyal Siaran TV Digital?

(Sumber: http://ppjg.wordpress.com/2009/01/31/silent-sound-spread-spectrum-ssss-the-all-digital-tv-broadcast-signal-connection/)

Sejak pertama kali mendengarnya musim semi lalu, saya sudah punya firasat mendalam – suatu ketakutan tak bernama terkait pergantian ke sinyal siaran televisi digital mendatang, dijadwalkan berlangsung pada Februari 2009. Kini, saya yakin, ketakutan tak bernama itu punya nama.

Departemen Pertahanan menyebutnya Silent Sound Spread Spectrum (SSSS), dan dikenal pula dengan nama S-quad atau Squad. Di sektor swasta, teknologi ini dikenal dengan nama Silent Subliminal Presentation System dan sudah dirilis kepada vendor korporat tertentu yang telah membubuhkan nama brand mudah diingat seperti BrainSpeak Silent Subliminals pada produk SSSS mereka.

Apapun sebutannya, SSSS adalah teknologi yang menggunakan subliminal programming yang diangkut dengan gelombang siaran Ultra-High Frequency (UHF), menanamkan pesan inaudible (tak terdengar) langsung ke dalam pikiran bawah sadar manusia.

Disempurnakan lebih dari 20 tahun silam oleh Departemen Pertahanan dan diujicoba di medan tempur kepada prajurit Irak tak sadar yang bertugas dalam pasukan Saddam Hussein dalam Perang Teluk tahun 1991, SSSS adalah senjata seram yang mungkin dikembangkan untuk misi khusus: penundukan rakyat Amerika secara total.

Baik digandengkan atau tidak dengan sinyal TV digital baru sebagai medium pengantaran ke dalam pikiran penduduk Amerika yang tak curiga, SSSS bisa digunakan melalui banyak perangkat berbeda, termasuk HAARP dan menara GWEN, yang akan secara efektif menyelimuti bangsa ini secara serentak. Kenyataannya, Judy Wall mengatakan bahwa “ada bukti bahwa Pemerintah AS punya rencana untuk memperluas jangkauan teknologi ini agar menyelimuti semua orang, semua negara. Ini bisa dicapai, dan sedang dicapai, dengan memanfaatkan proyek HAARP yang hampir komplit untuk area-area luar negeri dan jaringan GWEN yang sekarang sudah ada di AS. Pemerintah AS membantah semua ini.”

Tapi aspek paling membahayakan dari SSSS adalah bahwa ia sama sekali tak terdeteksi oleh orang-orang yang menjadi target. Karena ia mengantarkan subliminal programming-nya langsung ke otak manusia via sensor pendengaran pada frekuensi yang tak mampu diindera oleh manusia sebagai suara, tak ada pertahanan terhadapnya! Setiap orang di planet ini sama-sama rentan terhadap mind-control melalui SSSS dan tak ada tempat untuk melarikan diri darinya, karena gelombang UHF bisa ditransmisikan menuju jarak yang sangat jauh dari sumber terpencil dan akan menembus dinding dan objek lainnya seakan-akan objek tersebut tidak ada. UHF adalah frekuensi (100 MHz) yang telah digunakan untuk siaran televisi dan radio sejak kedua media ini eksis. SSSS dirancang untuk memanfaatkan UHF sebagai gelombang pengangkut.

Tapi yang lebih membahayakan adalah fakta bahwa, digandengkan dengan penggunaan superkomputer, pola electroencephalographic (EEG) unik individu bisa secara digital diubah dan kemudian disimpan untuk disiarkan ulang via UHF digital. Menurut Judy Wall, editor dan penerbit Resonance (newsletter dari Bioelectromagnetics Special Interest Group), EEG yang dipertinggi oleh komputer ini “dapat mengidentifikasi dan mengisolasi ‘kluster-kluster tanda emosi’ low-amplitude otak, mengumpulkannya dan menyimpannya di komputer lain. Dengan kata lain, dengan mempelajari pola gelombang otak halus yang khas yang terdapat ketika subjek mengalami emosi tertentu, ilmuwan telah mampu mengidentifikasi pola gelombang otak yang bersamaan dan kini bisa menduplikasinya.” Kluster-kluster tanda emosi yang dimodifikasi ini lalu bisa disiarkan dengan frekuensi pengangkut UHF (yakni, sinyal TV dan radio reguler) langsung ke dalam otak di mana kemudian kluster itu bisa “secara sunyi memicu emosi dasar yang sama pada manusia lain”. Dengan kata lain, bila kluster tanda emosi untuk, katakanlah, perasaan putus asa diumpankan langsung ke dalam otak Anda via gelombang radio yang tak terlihat, Anda akan merasakan perasaan tersebut. Implikasinya betul-betul mengejutkan akal kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s