‘Kebocoran’ Time Hole di Norwegia Menjerumuskan Belahan Bumi Utara ke dalam Chaos

15 Januari 2010
(Sumber: www.daily.pk dan www.redicecreations.com)

Dari: Pakistan Daily

Hari ini para ilmuwan Rusia melapor kepada Perdana Menteri Putin bahwa high-energy beam yang ditembakkan ke angkasa atas dari fasilitas radar High Frequency Active Auroral Research Program (HAARP) Amerika Serikat di Ramfjordmoen (Norwegia) bulan lalu telah mengakibatkan “pembocoran katastropis” di termosfer Planet kita sehingga memungkinkan masuknya “unimpeded thermal inversion” eksosfer, lapisan terluar atmosfer Bumi, ke dalam troposfer.

Di Barat, penembakan ‘quantumhigh-energy beam ini sebelumnya telah kami beritakan dalam laporan 10 Desember 2009 kami yang berjudul “Attacks on God’s ‘Heaven’ Lights Up Norwegian Sky”.

Sampai seberapa katastropis inversi termal masif ini bagi Planet kita, Anthony Nunan, asisten general manager untuk risk management di Mitsubishi Corporation di Tokyo, hari ini menyampaikan bahwa seluruh Belahan Bumi Utara berada dalam chaos musim dingin, di mana bahaya terbesar dari peristiwa Bumi yang belum pernah terjadi sebelumnya itu adalah kerusakan panen senilai miliaran dolar di sebuah Dunia yang sudah mendekati akhir kemampuannya untuk menghidupi dirinya sendiri.

Sedemikian powerful­-nya inversi termal ini sehingga laporan-laporan dari AS menyatakan bahwa panen kritis strawberry, jeruk, dan buah-buahan lain serta sayuran mereka yang tumbuh di Negara Bagian Selatan, rusak akibat temperatur dingin yang mencatatkan rekor. AS selanjutnya melaporkan salju yang turun dalam jumlah besar yang mereka peringatkan sebagai musim dingin terburuk dalam kurun 25 tahun.

Laporan-laporan dari Inggris hari ini, demikian juga, memperlihatkan sebuah Negara dalam kondisi chaos akibat temperatur dingin brutal terus memukul masyarakat Inggris yang menderita di bawah badai salju terburuk dalam kurun waktu hampir 50 tahun. Sedemikian mengerikannya kondisi di Inggris itu sehingga National Grid mereka kemarin mengeluarkan satu-satunya peringatan kedua dalam sepanjang sejarahnya, yang menyatakan bahwa cadangan gas Negara mereka habis gara-gara peristiwa baru ini.

Bukan hanya di Inggris, melainkan seluruh Uni Eropa juga terpengaruh oleh inversi termal ini karena laporan-laporan dari kawasan itu memperlihatkan chaos berkelanjutan yang terjadi akibat temperatur dan salju yang menjerumuskan. Di Inggris, juga, laporan-laporan memperlihatkan bahwa militer telah dikerahkan untuk menyelamatkan lebih dari 1.000 kendaraan yang terdampar.

Meski Tanah Air Rusia, dan rakyatnya, merupakan termasuk yang berperalatan paling lengkap di Dunia untuk menangani kondisi musim dingin separah itu, pulau Sakhalin minggu lalu dibanjiri oleh Snow Cyclone aneh yang menyebabkan tak kurang dari longsor salju.

Tapi kawasan Belahan Bumi Utara yang paling buruk terpengaruh adalah China, di mana dalam peristiwa yang digambarkan sebagai “badai salju perusak jiwa” itu Negara Asia ini terjerumus ke dalam malapetaka sedemikian hebat, seluruh negeri terhenti sama sekali. China selanjutnya melaporkan bahwa badai salju masif yang menghantam mereka itu merupakan yang terburuk dalam kurun 60 tahun dan mengharuskan pasukan militer mereka untuk menyelamatkan lebih dari 1.400 orang yang terjebak sewaktu kereta mereka terselimuti salju. Sedemikian kewalahannya China oleh peristiwa baru ini sehingga mereka memerintahkan semua warganya untuk ikut membantu dengan menyingkirkan salju.

Korea Selatan juga tidak terkecuali, karena laporan-laporan dari Negara tersebut melaporkan bahwa ini merupakan badai salju terburuk dalam sejarah modern mereka.

Laporan dari Jepang juga memberitakan badai salju terbesar di Kawasan Utara mereka, di mana menurut seorang penduduk Kushiro yang tak disebutkan namanya, “Salju turun deras di Kushiro ini, tapi ini yang paling hebat yang pernah saya lihat. Salju bertumpuk dan kami kehabisan tempat untuk membuangnya.”

Kanada, Negara yang juga terbiasa mengalami peristiwa musim dingin ekstrim, melaporkan bahwa badai yang telah menghantam daerah maritim ini minggu lalu begitu kuat, bangunan-bangunan roboh dari fondasinya dalam peristiwa yang digambarkan oleh seorang penduduk, Tom Jardine, sebagai “lebih buruk dari badai”.

Konsekuensi inversi termal yang ditimbulkan oleh Barat ini bersifat jangka panjang, laporan-laporan ini selanjutnya memperingatkan bahwa melalui pembocoran atmosfer kita oleh radar HAARP, Planet kita juga telah “terpapar tanpa guna” dengan ancaman yang terus meningkat atas kita dari objek misterius raksasa yang sedang mendekati kita (dinamai oleh NASA sebagai G1.9) yang sebelumnya telah kami beritakan dalam laporan 3 Januari kami yang berjudul “Russia Prepares for Asteroid Strike as New Comet Nears Sun”, dan yang telah dipersalahkan atas pergeseran pesat Kutub Utara Bumi kita yang pertama kali terdokumentasikan pada tahun 2005.

Tapi aspek paling kritis dari peristiwa ini tentu saja terdapat pada arogansi terus-menerus Dunia Barat berkenaan dengan eksperimen terhadap spesies alami Planet kita maupun manusia, dan meskipun seseorang berpikir bahwa mereka adalah ‘dewa’, bukti terus bermunculan bahwa mereka bertindak lebih seperti iblis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s