Mind Control & Penculikan Alien

Oleh: Martin Cannon (1997)
Artikel ini tidak boleh direproduksi dalam bentuk apapun tanpa izin dari Martin Cannon (mcannon@instanet.com).

[Ini adalah transkrip rekaman perbincangan Martin Cannon via telepon dengan pertemuan kelompok ufo contact center internasional pada tahun 1988]

Yang bisa saya katakan adalah bahwa saya, selama setahun ini, terus menginvestigasi sebuah teori spesifik penculikan UFO yang telah ramai menghampiri setiap orang hingga saya berhubungan dengan kelompok pemercaya maupun skeptis.

Ini adalah teori, saya pikir, yang saya benci. Saya terutama tertarik dengan keterlibatan pemerintah dalam fenomena UFO.

Tegasnya, menurut saya, terus terang, fenomena penculikan kemungkinan hanya sebuah kesenangan, bahwa alien itu merupakan kedok papier-mache, demikian terkadang saya menyebutnya, untuk sesuatu yang lain yang sebenarnya sedang berlangsung.

Semua teori penculikan UFO yang pernah saya jumpai (kecuali seluruh teori skeptis dari orang-orang seperti Phillip Klass), semuanya mengandung suatu aspek dari konsep mind-control. Nah, menurut saya, apabila pikiran orang-orang sedang dikendalikan, dan saya kira teknologi ini eksis, maka kita harus mengajukan pertanyaan: bisakah kita mempercayai laporan korban atas apa yang mereka lihat, bahkan perihal UFO yang mereka lihat, dan tentu saja sifat pengalaman penculikan itu sendiri?

Haruskah kita mengakui bahwa alien kecil abu-abu itu eksis hanya karena orang-orang mengatakan bahwa ia eksis, sekalipun mereka percaya bahwa ia eksis?

Anjing Hitam
Mengambil contoh hipnotisme yang sangat tua, Aileen, seorang hipnoterapis, barangkali bisa memberitahukan lebih banyak kepada Anda tentang ini; ini adalah praktek sangat umum, sejak berdekade-dekade silam, untuk melihat apakah seseorang berada di bawah suatu [pengaruh] hipnotisme, [penghipnotis] akan mengintrodusir korban, mengalihkan [perhatian]nya, menghipnotisnya, dan mengatakan bahwa ada seekor anjing hitam kecil di ruangan, dan anjing itu menghampiri, dan maukah kau menimangnya.

Lalu korban biasanya akan melihat anjing seutuhnya, sekonkretnya, sebagaimana melihat anjing normal yang Anda keluarkan dari kandang.

Nah, jika otak manusia bisa diperdaya sampai sejauh itu, maka tidak mungkinkah bahwa ET yang dijumpai orang-orang hakekatnya persis seperti anjing tersebut?

Saya pikir demikian. Saya telah melakukan banyak riset tentang keterlibatan pemerintah dalam operasi mind-control. Mereka ingin masyarakat percaya bahwa mereka hanya melakukannya pada tahun 1950-an dan 1960-an, dan itu semua untuk mengejar Rusia yang telah memimpin dalam bidang ini, lalu berhenti meneruskannya pada sekitar tahun 1963 dan tak pernah betul-betul menemukan apapun; semua itu bohong!

Maksud saya, pada dasarnya, sekarang saya telah tiba pada kesimpulan. Program-program ini berjalan sangat-sangat jauh. Kita yang pertama kali mencapainya. Kita berada jauh di depan Rusia. Bahkan saya bisa memberi Anda sebuah memo di mana Allen Dulles mengakui hal tersebut kepada Warren Commission.

Kelompok Occult
Ini kembali ke waktu Perang Dunia II, mungkin jauh sampai tahun 1930-an; baru-baru ini saya menemukan suatu informasi bahwa kelompok-kelompok occult telah melakukan eksperimen dengan apa yang mereka sebut electronic mind control, semuanya kembali ke abad 19. Nyatanya tak ada satupun teknologi mind-control yang tidak berasal dari masa tersebut.

Well, salah satu masalahnya, saya harus katakan bahwa dalam meriset hal ini, saya tidak hanya melihat, membaca setiap buku yang tersedia, tapi juga beberapa di antaranya SANGAT sulit ditemukan. Maksud saya, maaf bila terdengar terlalu paranoid, tapi saya betul-betul mulai berpikir bahwa seseorang telah mengitari perpustakaan-perpustakaan dan mengambil buku-buku dari raknya, sebab saya terus mendapati, kalian tahu, ada buku-buku tertentu yang terus saya cari, dan saya mendapati bahwa buku-buku tersebut tidak diperiksa, dan bukan hanya di satu rak perpustakaan! Saya heran apa yang terjadi pada buku-buku itu.

Tapi saya kira sekarang saya telah mengumpulkan buku hingga cukup satu perpustakaan, dan saya juga telah mengunjungi Washington DC, dan saya telah melihat sekitar 20.000 dokumen, yaitu dokumen CIA/Departemen Pertahanan yang telah dideklasifikasi, serta dokumen wawancara dengan ilmuwan-ilmuwan yang mengerjakan program-program ini pada 1950-an dan 1960-an, dan semua ini disusun oleh John Marks, untuk bukunya “The Search for the Manchurian Candidate”.

Saya anjurkan kepada kalian semua supaya membaca buku tersebut, tapi Anda harus paham bahwa buku tersebut sangat konservatif, dan keseluruhan topiknya jauh melampaui itu. Saya tidak tahu mengapa John Marks menulisnya demikian. Pasti, ada jauh lebih banyak informasi dalam filenya dibanding yang diizinkan untuk dia keluarkan dalam bukunya.

Satu buku lain yang sayangnya amat sangat sulit didapat dan mungkin merupakan buku terbaik dalam tema ini adalah “Operation Mind Control”, ditulis oleh Walter Bowart. Tapi meskipun demikian, setelah Anda membaca literatur tersebut, kalian tahu, kalian harus mencari melalui banyak majalah dan paper ilmiah, dan sebagainya, dan juga melakukan banyak wawancara.

Saya telah mewawancarai orang-orang yang mengklaim pernah berada di bawah pengaruh mind-control, khususnya di Vietnam. Dan apa yang mereka lukiskan amat sangat mirip dengan apa yang dilukiskan korban penculikan alien dalam banyak hal. Tak hanya itu, saya juga telah berbincang dengan korban penculikan. Dan saya merasakan sejumlah keragu-raguan dalam melukiskan dan membicarakan tema ini.

Salah satu korban penculikan, saya menyebut dia Veronica dalam sebuah artikel yang saya tulis di UFO Magazine (ini adalah kasus yang panjang, sangat rumit, dan mengagumkan), berada di bawah hipnotis, dan bukan saya yang menghipnotisnya, dia sendirilah yang menginginkannya dan dilakukan oleh seorang ahli hipnotis profesional. Pada sesi hipnotis ke-4, dia melukiskan penculikan terhadap dirinya, yang, setelah digali lebih dalam, ternyata sama sekali tidak terjadi dalam Unidentified Flying Object, melainkan di sebuah rumah di luar kawasan Los Angeles.

Dan tentu saja, kami terus memfokuskan perhatian kepada rumah itu dan lokasinya, dan seterusnya, dan seterusnya.

Nah, saya harus nyatakan langsung di sini bahwa ada suatu kemungkinan, tentu saja, setiap kali subjek terhipnotis, seringkali menyatakan ingin menyenangkan penghipnotis, sehingga akan membicarakan detail yang cocok dengan tesis penghipnotis. Perlu saya katakan bahwa Veronica memajukan tesis CIA jauh sebelum saya bertemu dengannya. Dia mengatakan bahwa itu hanyalah salah satu kemungkinan di antara yang lain.

Itu juga merupakan kemungkinan mengganggu yang diajukan oleh korban-korban penculikan lain yang pernah saya baca dan ajak bicara, walaupun mereka tidak menggalinya. Ada sesuatu mengenai ide kontak dengan alien yang sangat menarik perhatian mereka, dan mereka tidak mudah membuangnya.

Anyway, kembali ke sesi hipnotis yang saya bicarakan tadi, saya tidak akan menjelaskan detail sesi menyeramkan yang Veronica alami di rumah itu, tapi, setelah sesi tersebut, saya menemukan bahwa dia disuruh di bawah suatu jenis hipnotis, meskipun penghipnotis profesional telah mencoba mengeluarkannya, dan Veronica mengatakan bahwa dirinya sudah sadarkan diri, tapi rupanya dia masih tak sadarkan diri. Tapi saya berkata, “Well, oke, mari kita pergi ke sana.”

Kami berangkat. Dan saya tiba di lokasi, kami menemukan lokasi tersebut, dan tiba-tiba Veronica sangat ketakutan, dan kami harus kembali. Well, saya kemudian melakukan sedikit pekerjaan detektif dan menemukan siapa yang tinggal di sana. Saya tidak akan menyebutkan nama, sebab jelas ada kemungkinan menyangkut pencemaran nama baik, tapi saya menemukan bahwa orang yang tinggal di rumah tersebut adalah seorang ilmuwan yang mengerjakan program mind-control CIA. Program-program ini memiliki proyek seperti ARTICHOKE, BLUEBIRD, MK-ULTRA.

Tak hanya itu, saat dalam perjalanan ke sana, Veronica melukiskan interior rumah ini, termasuk satu detail spesifik di living room yang hampir tak mungkin dimiliki oleh orang-orang di living room, dan kemudian saya mengetahui dari seseorang yang pernah masuk rumah itu bahwa Veronica melukiskannya dengan akurat. Sayangnya, Veronica sekarang mengatakan bahwa dirinya tidak bisa mengingat apapun tentang percakapan bersama kami dan saya tidak merekam pengakuannya tentang apa-apa yang ada di dalam rumah itu, sehingga saya tak bisa membuktikan ini; oleh sebab itu saya amat sangat berhati-hati menyebutkan nama, yang mungkin memberi jalan pada gugatan pencemaran nama baik.

Tapi saya hendak katakan bahwa, terkait tujuan saya, dan saya tidak bisa membuktikannya pada seorangpun, tapi terbukti kepada saya, setidaknya dalam satu kasus, tesis ini benar.

Perlu saya katakan pada kalian saat ini bahwa saya sama enggannya dengan orang lain untuk menyerah mengenai hipotesis alien. Maksud saya, saya tumbuh dengannya, saya membaca banyak buku UFO dalam hidup saya. Saya tak pernah terhubung dengan UFO Network… saya tak pernah berbicara dengan periset aktual hingga baru-baru ini. Meski kemudian cukup bersinggungan. Aileen barangkali merupakan satu-satunya [periset] yang saya kenal baik. Jadi, amat sangat sulit bagi saya untuk menyerah sama sekali mengenai ide alien. Dan saya tahu bahwa orang-orang akan marah kepada saya, sebab saya menggali sebuah kemungkinan lain. Tapi sepertinya, ini adalah jalan yang harus dipertimbangkan.

Masalah Pembuangan
Saya tahu dari surat-menyurat internal CIA yang saya lihat di Washington bahwa salah satu masalah yang mereka hadapi adalah “masalah pembuangan”; setiap kali mereka mengeksperimen seseorang untuk melihat seberapa kuat mereka dapat mengontrol pikiran orang itu, meskipun mereka mencoba banyak teknik untuk membuatnya melupakan sesi tersebut, hampir mustahil untuk membuatnya melupakan semuanya. Memori tentang sesuatu yang terjadi akan muncul, seringkali dalam mimpi.

Salah satu ilmuwan yang mengerjakan itu, saya pikir, adalah Martin Warren; Anda mungkin ingat Martin Warren sebab dia disebutkan secara jelas dalam buku skeptisnya Phillip Klass mengenai penculikan UFO. Yang tidak diceritakan Phillip Klass tentang Martin Warren adalah bahwa dia merupakan mata-mata CIA di awal 1960-an…

Tapi salah satu hal yang mereka sebutkan dalam konteks pengingatan ini adalah bahwa orang-orang akan mengingat setiap skenario yang dikatakan kepadanya. Dengan kata lain, Anda bisa mengatakan kepada mereka: “Ya, sesuatu terjadi di sana… tapi, kau tahu…”, Anda dapat memperbaiki memori, merangkai sebuah cover story. Dan, yeah, orang itu akan bangun di tengah malam dengan ketakutan ini, perasaan takut di belakang kepalanya yang telah dikatakan secara hipnotis agar melupakan sesuatu yang telah terjadi pada dirinya. Tapi sepanjang dirinya keliru mengingatnya, maka kebenaran sesungguhnya atas persoalan itu takkan pernah keluar.

Nah, saya pikir sesuatu semacam itulah yang terjadi pada seorang pria bernama Marty Kosky. Marty Kosky adalah warga Finlandia. Dia tinggal di Kanada pada pertengahan sampai akhir 1970-an, dan saya punya banyak materi darinya. Dia mengklaim pernah menjadi korban mind-control. Pada tahun 1970-an, seluruh teknologi ini semakin ganjil. Pada 1950-an dan 1960-an, menurut informan John Marks, tak ada yang tahu namanya, saya bahkan berpikir John Marks tidak mengetahui namanya, dia diberi nickname “Deep Trance”; menurut Deep Trance, mind-control pada dasarnya adalah teknologi yang berkaitan dengan obat-obatan dan hipnotis. Pada 1970-an itu sepertinya mulai beralih kepada hal-hal seperti implantation (penanaman benda) dalam otak serta gelombang mikro. Dan keduanya dapat bekerja bersamaan.

Nah, Marty Kosky, warga Finlandia ini, mengklaim pernah menjadi korban eksperimen gelombang mikro yang berlangsung di Kanada. Dia pertama kali, pada sekitar tahun 1977, muncul dengan sebuah brosur yang, kalian tahu, dia belajar bahasa Inggris baru beberapa tahun, dan dia bukanlah penulis profesional, mengklaim otaknya dipapar gelombang mikro; jadi Anda jelas dapat mengatakan bahwa pamflet yang dia buat tidak keren, dan masyarakat yang membacanya mungkin menganggap dia sebagai orang gila.

Loony Toon
Berikutnya, dia muncul masih dengan materi yang tidak ditulis dengan baik, tapi jauh lebih meyakinkan, dan saya yakin Aileen punya salinannya, dan kami sudah pasti bisa mendistribusikannya kepada kalian bila tertarik; di dalamnya Kosky mengisahkan cerita secara panjang lebar. Dia bicara tentang pembawaan dirinya ke rumah sakit, penanaman sesuatu dalam otaknya, mendengar suara-suara. Harus saya katakan bahwa meski ini terdengar seperti cerita Loony Toon, saya tahu benar bahwa sesuatu semacam ini memang benar-benar terjadi, maksud saya, mungkin terjadi secara teknologi; ada seorang ilmuwan bernama Allen Frey di akhir 1960-an, awal 1970-an, yang menemukan bahwa Anda dapat menstimulasi, dengan gelombang mikro, suara-suara dalam otak, yang betul-betul dapat Anda dengar.

Seperti biasa, terkait hal-hal ini, Anda hanya bisa mengetahui ekperimen pertama, catatan sukses pertama atas apa yang sedang terjadi dan tentu saja kemudian; semuanya diawasi keras, Anda tidak mendapat informasi lain mengenai eksperimen lanjutan. Tapi kita tahu, setidaknya berdasarkan penelitian awal, bahwa orang-orang bisa mendengar sesuatu, perkataan yang terasa langsung, seperti diucapkan melalui mikrofon, langsung dalam pikiran mereka…tak hanya melalui telinga atau semacamnya. Itulah yang membuat saya memeriksa dua kali setiap mendengar tentang orang-orang yang mengklaim mendengar suara-suara. Sebab saya tahu bahwa itu merupakan gejala klasik schizophrenia, tapi banyak dari orang-orang ini yang juga sangat mudah dihipnotis.

Schizophrenia klasik tidak mudah dihipnotis, sedangkan orang-orang ini sebaliknya. Mereka masuk ke dalam kategori terpisah, dan saya penasaran apakah suara yang mereka dengar…, apakah mereka juga mungkin merupakan, ini salah satu kemungkinan di antara kemungkinan lainnya, mari kita asumsikan demikian, subjek eksperimen semacam ini.

Anyway, kembali ke Kosky; saya tidak akan menceritakan keseluruhan ceritanya, sebab saya pikir akan lebih baik apabila kalian membaca semuanya; dia berbicara tentang penculikan dirinya lalu dibawa ke sebuah rumah sakit dan diberi apa yang dia sebut “spy training”. Banyak dari deskripsi tentang apa yang terjadi kepadanya di rumah sakit, saya pikir, tidak benar, tapi siapa yang tahu apa yang telah terjadi pada pikirannya selama masa-masa itu.

Saya tahu mengenai paper MK-ULTRA yang dirilis pada 1950-an dan 1960-an, banyak kejahatan mengerikan dilakukan oleh CIA; mereka mencoba menyerang ruang di antara telinga manusia, dan nyatanya terjadi di Kanada.

Jadi, kemungkinan besar hal-hal ini sedang berlangsung di Kanada. Jangan berpikir bahwa hanya karena Kosky mengarahkan jari kepada Royal Canadian Mounted Police berarti CIA atau dinas pemerintah lainnya tidak berada di belakangnya. Justru, beberapa dari yang saya baca mengindikasikan bahwa dinas pemerintah yang kini paling terlibat dalam eksperimen mind-control adalah DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency-penj). Dan baru-baru ini saya juga menemukan suatu informasi bahwa NASA kemungkinan, hanya kemungkinan, terlibat dalam itu. Ada cerita menyeluruh yang bisa saya katakan kepada Anda terkait hal itu.

Sirius
Salah satu hal yang disuruhkan kepada Kosky setelah dia keluar dari rumah sakit dan setelah dia mencoba membangun kembali kesadarannya usai eksperimen-eksperimen mengerikan adalah bahwa orang-orang yang berbicara kepadanya berasal dari Sirius. Nah, ini adalah salah satu mata rantai terbaik yang saya peroleh di antara teknologi mind-control dan fenomena penculikan UFO. Bahwa dia adalah korban mind-control yang mengklaim dirinya mengetahui bahwa para pengendali menggunakan UFO atau alien sebagai cover story untuk operasi-operasi mereka. Dia bahkan lebih eksplisit dalam pamflet aslinya, di mana dia mengatakan bahwa: “Program ujicoba berubah-ubah dari pendidikan mata-mata ke pertemuan dengan humanoid dari planet lain, orang dari Mars dan Sirius; bila Anda seorang yang relijius, Anda bahkan dapat berbicara dengan Tuhan.”

Jadi, dengan kata lain, mereka menemukan bagaimana persisnya struktur kepribadian Anda, dan kemudian mereka akan memikul satu sosok yang akan ditemui; ini membuat saya berpikir tentang orang-orang yang mengklaim mendengar suara dari Yesus atau Setan. Belakangan ini saya mengetahui ada sejumlah orang yang mendengar suara Setan, setahu saya mereka adalah sekelompok remaja di Tennessee. Dan mereka berkembang dari melakukan kejahatan mengerikan, awalnya mereka menonton rekaman video kekerasan yang untuk suatu alasan kini mudah diperoleh para remaja, termasuk rekaman video kematian sungguhan dan kemudian suara-suara yang menyuruh mereka untuk mulai menyiksa dan membunuh hewan-hewan kecil, sampai akhirnya betul-betul membunuh salah satu anggota mereka.

Pembunuhan
Well, saya tahu bahwa ini terdengar seperti sebuah cerita kasar dan mungkin tidak berhubungan dengan apa yang saya katakan, tapi kenyataannya ini berhubungan, sebab merupakan salah satu cara mereka melatih; harus saya katakan, salah satu motivasi utama teknologi mind-control, sebagaimana yang kita ketahui dari paper tahun 1950-an dan 1960-an, adalah melatih orang-orang untuk melakukan pembunuhan. Dan inilah mengapa saya sangat ketakutan setiap kali seorang korban penculikan alien mulai berbicara tentang senapan, dan saya sudah beberapa kali mengalami ini. Kenyataannya, kau tahu, dalam sesi hipnotis penculikan yang sama, di mana kami berbicara mengenai penculikan dirinya, Veronica mengatakan bahwa sosok-sosok itu menyuruhnya untuk membawakan senapan kepada Martin Cannon (!); itu membuat saya merasa tidak enak, maksud saya, saya betul-betul tidak tahu apa di balik itu, tapi saya telah membatasi kontak saya dengan wanita tersebut sejak saat itu.

Perlu saya katakan, saya tidak biasa memberikan kuliah kepada sejumlah besar orang yang tidak berhadapan dengan saya, jadi saya mungkin akan melompat dari satu hal ke hal lain; tapi, anyway, saya punya dokumen yang membuktikan bahwa itulah tujuan tertingginya, yaitu membuat orang-orang melakukan kejahatan tanpa perasaan, tanpa belas kasihan. Itulah tujuan utamanya, dan cara mereka mencapainya adalah pertama-tama menurunkan sensitivitas orang-orang.

Ada seorang dokter bernama Nereut, yang, setahu saya, pada tahun 1974 membuka rahasia kepada London Times dengan mengatakan bahwa dirinya tengah menjalankan eksperimen-eksperimen semacam ini terhadap prajurit Green Berets dan Navy Seals, dan Pasukan Khusus lainnya, dan mereka diajari, di bawah hipnotis, dan terkadang tidak, untuk mengurangi sensitivitas diri mereka terhadap kekerasan, biasanya melalui serangkaian film, dan kemudian Anda akan berkembang dari kondisi itu sampai pada ketidakpedulian apakah Anda merobek kepala ayam. Dan kemudian Anda diberitahu bahwa musuh adalah tidak lebih dari subhuman sehingga Anda boleh pergi melakukan kejahatan mengerikan, yang, bila Anda menelusurinya, betul-betul dilakukan di Vietnam.

Lalu, menurut beberapa orang yang mengklaim sebagai korban mind-control yang pernah saya ajak bicara, Anda bisa dihipnotis agar lupa bahwa Anda melakukan kejahatan itu, dan ini benar-benar bermanfaat, sebab Anda tidak menginginkan hal semacam itu di memori Anda, Anda tidak akan bisa berfungsi. Saya berbicara langsung dengan seseorang, saya tidak bisa menyebutkan namanya, dan saya tahu akan sangat sulit bagi saya untuk meyakinkan kalian tentang kebenaran perkataannya. Saya duduk persis di seberangnya di ruangan. Dan saya bertemu dengannya hampir secara kebetulan, saya mewawancarainya tentang subjek lain dan memberitahukannya bahwa saya tertarik dengan subjek mind-control dan dia bilang itu pernah terjadi kepada dirinya.

Intelijen Angkatan Laut
Dia memberi saya contoh-contoh spesifik yang terjadi kepadanya pada 1960-an, bagaimana dia dimasukkan ke dalam program jenis ini. Banyak dari gambarannya tentang betapa ini bukan mind-control belaka, dia tahu teknologi yang dipergunakan, dia tahu banyak istilah yang digunakan, dia mau melakukan banyak studi demi mendapatkan informasi ini. Dan dia berbicara tentang bagaimana misi rahasia jenis ini dikendalikan dari kapal intelijen Angkatan Laut, yang saya ketahui dari sumber lain bahwa ini memang benar. Dengan kata lain, saya percaya apa yang dia katakan. Dan dia menunjuk rumah sakit Veterans Administration di Northridge sebagai sebuah tempat di mana mereka masih terus memerintahkan ilmuwan beroperasi dalam kapasitas ini. Dan itu menarik perhatian saya, sebab kemudian saya berjumpa dengan seorang korban penculikan alien yang menceritakan bahwa dirinya memiliki memori tentang sesuatu yang mengerikan yang terjadi di rumah sakit Veterans Administration.

Jadi, lagi-lagi, semua ini cocok; saya menceritakan ini kepada kalian untuk menjelaskan mengapa saya meyakini keyakinan saya. Saya tak harus memiliki semua fakta dan saya bisa memasukkannya dalam buku dan membuktikannya, tapi saya punya cukup bukti sehingga kecurigaan saya meningkat. Nah Anda mungkin bertanya mengenai implantation, luka yang akan diperlihatkan Budd Hopkins kepada Anda, dan foto-foto intracerebral implantation yang kini mulai terlihat kentara dalam MRI scan milik orang-orang yang dikontak alien. Saya baru berteman dengan seorang wanita dari Lancaster, dia mempelajari korban-korban penculikan alien yang mengklaim MRI scan milik mereka memperlihatkan adanya “benda ganjil”.

Lagi-lagi, ini merupakan bagian dari teknologi tersebut. Ada sebuah buku yang diterbitkan pada tahun 1968, berjudul “Were We Controlled”, ditulis oleh seorang pria bernama samaran Lincoln Lawrence, dan saya menganjurkan kepada kalian agar membacanya. Buku ini jelas tentang pembunuhan John F. Kennedy, memeriksa kemungkinan, dan ini sudah dikemukakan oleh sejumlah orang, meski kedengarannya berlebihan, bahwa Jack Ruby dan Lee Harvey Oswald telah diprogram secara hipnotis untuk melakukan perbuatan mereka. Sebenarnya, walaupun saya bersedia menerima kemungkinan tak biasa, saya tidak sepenuhnya yakin tentang ini. Namun, saya tahu benar bahwa banyak dari informasi yang diuraikan dalam buku tersebut berkenaan dengan program mind-control CIA dan Departemen Pertahanan sudah tepat sasaran, karena informasinya cocok dengan materi yang dilansir sekitar 15 tahun kemudian, atau sepuluh tahun kemudian, di bawah Undang-undang Freedom of Information.

Lincoln Lawrence pasti punya, dan saya tahu dia nyatanya adalah agen FBI, semacam koneksi. Dia pasti punya koneksi dengan orang-orang dalam yang mengetahui tentang penggunaan teknologi itu. Dan teknologi yang dia tunjuk, yang juga muncul dalam beberapa sumber lain—sayang sekali lagi-lagi kita masih saja belum punya dokumen internal pemerintah mengenai ini—, adalah sesuatu yang disebut Radio Hypnotic Intracerebral Control, yang berangkaian dengan teknologi lain yang disebut EDOM, Electronic Dissolution of Memory. Dan pada dasarnya, EDOM tak kurang tak lebih adalah “missing time” (waktu yang hilang), persis seperti apa yang dibicarakan Budd Hopkins. Membuat orang-orang melupakan apa yang mereka lakukan selama dua atau tiga jam yang telah lewat. Menurut Lincoln Lawrence, dan saya cenderung semakin mempercayainya, itu adalah teknologi yang telah kita, bukan alien, kuasai selama, astaga, barangkali 20 atau 30 tahun. Demikian pula halnya, Radio Hypnotic Intracerebral Control adalah teknologi yang, bahkan dalam bentuk paling primitifnya, menurut beberapa literatur Rusia yang disebutkan dalam buku Lincoln Lawrence, dan lagi-lagi saya memberi Aileen salinannya, berawal pada tahun 1930-an. Dan itu berkaitan dengan banyak implantation subjek misterius, intracerebral implantation di otak.

Dengan mengirimkan electronic pulse ke intracerebral implantation ini, Anda dapat mengatur frekuensi otak sampai titik sugestabilitas hipnotis, dan kemudian suara-suara, yang bisa dimasukkan ke dalam otak, sebagaimana saya sebutkan sebelumnya, akan bertindak sebagai semacam penghipnotis jarak jauh (remote hypnotist), yang sugestabilitasnya jauh lebih besar dari penghipnotis sungguhan yang Anda bayar. Dan inilah yang bisa membuat Anda percaya bahwa Anda sedang melihat [sesuatu], manakala ini terjadi kepada Anda, mereka bisa membuat Anda percaya bahwa Anda sedang melihat, atau telah melihat, [sesuatu]; bila mereka ingin menghapus memori terdahulu Anda, katakanlah sebuah van menculik Anda, mereka justru mengatakan kepada Anda bahwa UFO-lah yang menculik Anda. Atau, sebagaimana cerita lain yang saya peroleh dari seorang korban penculikan alien…

Korban penculikan ini memiliki memori aneh mengenai, kalian tahu, penculikan dirinya, dan bagaimana dia memanjat ke dalam pesawat berbentuk piring. Tapi, persis sebelum pesawat berbentuk piring itu muncul dalam pikirannya, dia punya memori aneh bahwa terdapat sebuah truk, dan bahwa orang yang berada di pesawat itu adalah orang yang berada di dalam truk, dan dia sama sekali tidak bisa menyatukan keduanya. Well, kalian tahu, saya mendengar ini dari Budd Hopkins suatu kali. Dia bilang ada seorang korban penculikan yang mengatakan bahwa, ketika dirinya diculik, ada sebuah…mula-mula dia pikir itu helikopter, atau semacam helikopter, yang menangkap dirinya dan membawanya naik ke udara.

Bukan, itu bukan apa-apa, bukan UFO dan sebagainya; Budd Hopkins mengatakan dengan cukup jelas bahwa helikopter itu merupakan screen memory atas peristiwa UFO yang menakutkan ini.

Tapi kemungkinan yang saya selidiki adalah, bagaimana jika itu betul-betul sebuah helikopter, dan terlihat sebagai UFO; itulah screen memory yang distimulasi, barangkali oleh teknologi bernama Radio Hypnotic Intracerebral Control, RHIC, yang saya selidiki ini. Ada seorang dokter bernama Jose Delgado, masih bekerja sampai hari ini, yang menulis sebuah buku berjudul “Physical Control of the Mind; Towards a Psycho-Civilized Society”.

Implant (benda yang ditanam) yang dibicarakan setiap orang ini, orang-orang berpendapat bahwa hanya teknologi canggih seperti alien yang bisa menghasilkannya. Well, Delgado bekerja sejak akhir 1950-an, dia menaruh implantimplant ini dalam seekor sapi jantan di sebuah gelanggang sapi di Spanyol, dan dia menyuruh sapi tersebut menyerangnya, lalu dia menekan tombol di sebuah kotak, semacam kotak yang biasa Anda dapatkan bersama pesawat radio kontrol. Dia menekan tombol dan saya punya foto-fotonya yang bisa saya tunjukkan kepada kalian; sapi itu persis beberapa kaki di depan Delgado dan siap menanduknya sampai mati, namun tiba-tiba berhenti total. Tombol lain ditekan, sapi itu pergi meninggalkannya.

Nah, jika itu bisa terjadi pada binatang pada 1950-an, mengapa tidak bisa terjadi pada korban penculikan?

Conquest of Space” (1957) karangan G. Harry Stine Chief, Navi Range Operations White Sands Menjadi Alasan.
Kemungkinan besar roket akan usang untuk perjalanan antariksa dalam 50 tahun ke depan. Beberapa dari kita berkonsentrasi pada pengembangan roket sebagai pembangkit tenaga potensial untuk sistem propulsi antariksa. Kita telah banyak menembakkannya dan kita telah membuktikan bahwa mereka berfungsi di angkasa luar. Kita juga telah tahu banyak tentang keadaan di luar sana melalui penggunaan roket. Dan mungkin kita akan mengambil beberapa langkah terhuyung pertama menuju ruang angkasa dengan pembangkit tenaga roket. Tapi temuan mutakhir mengindikasikan bahwa kapal ruang angkasa masa depan kemungkinan akan ditenagai oleh perangkat anti-gravitasi. Ini, bukannya menggunakan tenaga kasar untuk mengatasi gravitasi, akan menggunakan gaya gravitasi itu sendiri, sebagaimana pesawat terbang memanfaatkan udara untuk membuatnya terbang.

Sir William Crookes, ilmuwan Inggris yang mengembangkan cathode-ray tube (CRT) yang sekarang kita gunakan untuk televisi, melakukan penelitian ekstensif mengenai fenomena levitation (mengapung di udara, biasanya dikaitkan dengan spritualisme-penj) – sebuah bidang yang pernah menjadi bagian dari pesulap penghibur.

Para ilmuwan, dengan beralasan bahwa apabila mereka mempercayai laporan Crookes tentang pijaran hijau aneh dalam vacuum tube maka harus pula menyelidiki STUDI LEVITASI-nya Crook, telah membuat kemajuan lambat tapi pasti.

Sementara yang lain telah menginvestigasi bidang isotop gravitasi, arus elektron jet, dan mekanika kerangka elektron atom.

Townsend T. Brown, seorang peneliti Amerika, bahkan telah lebih jauh dari itu. Ada rumor bahwa Brown telah mengembangkan mesin anti-gravitasi sungguhan. Terdapat banyak firma yang mengerjakan masalah anti-gravitasi – Glenn L. Martin Co., Bell Aircraft, General Electric, Sperry-Rand Corp, dan lainnya.

Rumor yang beredar menyebutkan bahwa para ilmuwan telah membangun disc airfoil berdiameter 2 kaki dengan menggabungkan variasi kondensor (kapasitor) listrik 2-pelat sederhana, yang, setelah diisi potensi 50.000 volt, mampu mencapai kecepatan 17 kaki per detik, dengan total input energi sebesar 50 watt.

Sebuah disc airfoil berdiameter 3 kaki yang diisi potensi 150 kilovolt menghasilkan performa sedemikian hebat sehingga segalanya segera dirahasiakan.

Flame-jet generator, memanfaatkan muatan elektrostatik yang ditemukan pada knalpot roket, telah dikembangkan, yang akan menyuplai muatan listrik HINGGA 15 JUTA VOLT. Beberapa hal penting telah ditemukan berkaitan dengan propulsi gravitasi. Salah satu contohnya, gaya propulsi tidak hanya beraksi pada satu bagian kapal yang ditekannya; ia juga beraksi pada seluruh bagian dalam medan gravitasi yang diciptakan oleh gravitic drive. Ini mungkin tidak terbatas pada kecepatan cahaya.

Kendaraan bertenaga gravitasi rupanya telah mengubah arah, berakselerasi dengan cepat dan berhenti tiba-tiba tanpa adanya tekanan berat yang dialami oleh alat pengukur di atas kendaraan dan dalam medan propulsi gravitasi.

Kontrol ini dilakukan dengan mengubah arah, intensitas, dan polaritas muatan pada pelat kondensor unit drive, tugas yang lumayan mudah bagi ilmuwan.

Terdengar luar biasa, kan? Tapi informasi tersebut datang dari sumber terpercaya. Kita sedang memecahkan masalah gravitasi. Indikasinya adalah bahwa kita sudah hampir menyediakan SEKELOMPOK GELOMBANG LISTRIK BARU YANG MENGHUBUNGKAN LISTRIK DAN GRAVITASI.

Para insinyur listrik telah mendapat electrical coil dan memakainya sebagai penghubung antara listrik dan elektromagnetisme, sehingga memberi kita ilmu elektromagnetik yang pada gilirannya telah memberi kita barang-barang seperti radio, televisi, radar, dan semacamnya.

Periset gravitasi berpikir bahwa kondensor akan membuka ilmu elektrogravitasi. Segera, kita mungkin akan mampu mengeliminir gravitasi sebagai persoalan struktural, dinamis, dan medis.

Walaupun kita mungkin akan menggunakan tenaga roket untuk melakukan eksplorasi pertama kita di ruang angkasa, peluang besarnya kini tidak demikian. Dalam 50 tahun mendatang kita mungkin akan melakukan perjalanan ke bulan, planet, atau bahkan bintang dengan memanfaatkan gaya gravitasi.

Bila ini terdengar fantastik, ingat bahwa roket dan ide perjalanan ke bulan juga fantastik pada 20 tahun lalu. 50 tahun lalu ide perjalanan udara komersial sama sekali tak masuk akal.

Dengan kapal antariksa gravitasi, kita dapat melakukan perjalanan ke bulan dalam waktu kurang dari 2 jam, ke planet-planet dalam waktu kurang dari sehari, atau ke bintang-bintang dalam hitungan bulan. Kita mungkin bisa melakukannya dengan nyaman tanpa masalah gravitasi nol atau akselerasi tinggi.

Ide tentang usangnya roket bukanlah ide menyenangkan, terutama bila banyak penelitian telah dilakukan berdasarkan roket. Tapi kita mengerjakan roket karena kita percaya bahwa ia merupakan satu-satunya tipe pembangkit tenaga yang mampu bekerja di angkasa luar. Jika metode yang lebih baik bekerja, mengapa mesti menitikkan air mata? Bagaimanapun, cita-cita dasar kita adalah melakukan perjalanan dan eksplorasi di ruang angkasa dan tak peduli bagaimana kita melakukannya.

One thought on “Mind Control & Penculikan Alien

  1. I was hoping you could steer me in the right direction? I, and another friend of mine, may have been abducted thirty-eight years ago. I was wondering if you may know how I can find someone in the seattle area to perform hipnostis and record the seesion in audio and or video to find out if this actually happened. it was quite an experence at the time. any help would be appreciated. thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s