Kasab Tak Bersalah?

3 Mei 2010
(Sumber: aangirfan.blogspot.com/2010/05/kasab-is-innocent.html)

Angin Musim India

Bukti palsu dihadirkan dalam persidangan Lockerbie (Police officer said that he planted the Lockerbie bomb …) dan rupanya dalam persidangan Kasab di Mumbai. Sepertinya Megrahi dan Kasab dijebak. Sementara itu, perencana serangan Mumbai, David Headley, mungkin akan segera pergi bebas. Dan Headley dicurigai bekerja untuk CIA. Dan CIA dicurigai sebagai dalang pengeboman Lockerbie.

Bukan Ajmal Kasab?

Bukan Ajmal Kasab?
Kita diberitahu bahwa 8 orang bersenjata tertangkap dan kemudian kita diberitahu bahwa hanya Ajmal Kasab yang tertangkap. Kita diberitahu bahwa orang-orang bersenjata di stasiun kereta dan tempat lainnya adalah orang kulit putih. Satu waktu, kita diberitahu bahwa Kasab tinggal selama beberapa hari di Taj Hotel; di lain waktu, kita diberitahu bahwa dia berangkat langsung dari perahu dan mulai membunuh secara membabi-buta.

Terdapat laporan bahwa Kasab mendapat luka tembak dan laporan bahwa dia tidak mendapat luka tembak. Terdapat laporan bahwa salah satu rekan bersenjata Kasab tertangkap di rumah sakit Cama dan laporan yang mengindikasikan bahwa tak ada yang tertangkap di sana. Terdapat laporan bahwa Kasab berbicara bahasa Inggris dengan fasih dan laporan bahwa dia adalah penjahat kurang berpendidikan dan cukup buta huruf.

Ajmal Kasab

Tersangka serangan Mumbai, Ajmal Kasab, menyatakan dirinya dijebak oleh orang Israel. Dan oleh dinas rahasia India (RAW). Ajmal Kasab menyatakan bahwa rekaman TV yang direkam oleh saluran Pakistan GeoTV (yang ditayangkan dalam pengadilan luar biasa) “dibuat atas perintah pejabat RAW dan Israel”

Kasab mengatakan dirinya mengetahui ini dari beberapa pejabat divisi kriminal. (Kasab now claims RAW accused him of spying) Pada 25 Januari 2010, The Washington Post memberitakan bahwa tersangka Mumbai, Ajmal Kasab, “mengatakan kepada hakim bahwa dirinya datang ke Mumbai sebagai turis dan ditangkap 20 hari sebelum pengepungan dimulai. Pada hari serangan dimulai, Kasab mengatakan bahwa polisi membawa dirinya dari selnya karena menyerupai salah seorang pria bersenjata. Mereka kemudian menembaknya untuk membuat seolah-olah dia terlibat dalam serangan dan menangkapnya ulang…” (Mumbai gunman demands trial by international court)

Ajmal Kasab menyatakan bahwa dinas rahasia India, RAW, memasukan dirinya ke dalam tahanan pada 6 November 2008, dan kemudian menyerahkannya kepada kepolisian Mumbai. Serangan Mumbai terjadi pada 26 November 2008. (Kasab claims RAW custody)

Kasab mengatakan dirinya datang dari Pakistan menaiki Samjhauta Express dan pergi menuju Mumbai sebagai seorang turis 20 hari sebelum serangan 26 November 2008. Dia mengatakan dirinya ditahan saat sedang jalan-jalan di pantai Juhu dan secara bohong disangkutkan dalam kasus 26 November karena memiliki keserupaan wajah dengan salah seorang penyerang Mumbai. Pemua 22 tahun itu hari ini mengatakan kepada pengadilan: “Saya akan berkonsultasi dengan pihak berwenang Pakistan,” termasuk pegawai paspor. Hakim menolak permohonan Kasab untuk diadakannya persidangan oleh pengadilan internasional. (Kasab now claims RAW accused him of spying)

Dikabarkan, dinas mata-mata India, RAW, meniru Mossad Israel, menculik-orang-orang dalam rangka menciptakan boneka. “Investigasi Daily Mail mengindikasikan bahwa RAW selama bertahun-tahun mengikuti kebijakan dinas intelijen Israel, Mossad,…. Mossad berusaha menciptakan banyak teroris gadungan dari orang-orang Palestina yang tak bersalah dan membuat mereka mengakui kejahatan yang tak pernah mereka lakukan. Temuan Daily Mail mengindikasikan bahwa taktik ini diadopsi oleh RAW pada akhir 1990-an dan mendadak jumlah orang Pakistan yang ditangkap di India dengan tuduhan teror mulai meningkat dramatis pada akhir 1990-an, sementara Kasab merupakan yang teranyar dalam serangkaian itu.” (The Daily Mail – from Pakistan)

Ajmal Kasab mengatakan bahwa David Headley dari Amerika, yang dituduh sebagai agen CIA, menginterogasi dirinya, bersama empat orang kulit putih, dalam selnya di kepolisian Mumbai setelah dirinya ditangkap. (Mumbai attacker Kasab retracts confession, claims meeting US terror suspect)

Kasab menyatakan dirinya diinterogasi oleh pejabat FBI dan bahwa David Headley adalah salah satu dari mereka. (26/11 trial: Kasab was interrogated by Headley) Menurut Ajmal Kasab, “Polisi telah membunuh tersangka utama yang menyerupai saya dan mereka bilang kepada saya bahwa namanya adalah Abu Ali.” “Saya mirip dengannya. Tinggi dan wajahnya menyerupai saya,” kata Kasab. (Kasav’s U-turn, retracts 26/11 statement)

The Guardian memberitakan penjebakan orang-orang tak bersalah di India. Pada 2008, di The Guardian, kita membaca, “Setelah serangan parlemen tahun 2001, pertanyaan-pertanyaan serius pertama mulai muncul. Sebuah kampanye oleh sekelompok pengacara dan aktivis menyingkap bagaimana orang-orang tak bersalah dijebak oleh polisi dan pers, bagaimana bukti dipabrikasi, bagaimana para saksi berbohong, bagaimana proses semestinya telah dilanggar secara keji di setiap tahap investigasi.” (Arundhati Roy: Mumbai)

Laporan-laporan mengenai Ajmal Amir saling berkontradiksi dan membingungkan.

  1. Satu waktu, kita diberitahu dia tinggal selama beberapa hari di Taj Hotel; di lain waktu, kita diberitahu bahwa dia berangkat langsung dari perahu dan mulai membunuh secara membabi-buta. (NDTV.com: Terrorists stayed in room 630, had many visitors)
  1. Terdapat laporan bahwa dia mendapat luka tembak dan laporan bahwa dia tidak mendapat luka tembak. (No bullet hit Kasab, no active treatment on, says hospital’s dean)
  1. Terdapat laporan bahwa salah satu rekan bersenjatanya tertangkap di rumah sakit Cama dan laporan yang mengindikasikan bahwa tak ada yang tertangkap di sana. (Menurut BBC: “21.20-22.00: Orang-orang bersenjata menyerbu Rumah Sakit Cama dan Albless… Satu penyerang tertangkap di sini.” – BBC NEWS South Asia Timeline: Mumbai under attack)
  1. Terdapat laporan bahwa Ajmal Amir berbicara bahasa Inggris dengan fasih dan laporan bahwa dia adalah penjahat kurang berpendidikan dan cukup buta huruf. Menurut BBC, “Para pejabat India awalnya menggambarkan dia pemuda kelas menengah yang berbahasa Inggris dengan baik.” Tapi laporan berikutnya menyatakan dia berasal dari desa terpencil bernama Faridkot, di mana ayahnya menjual makanan. “Dia hanya mendapat sedikit pendidikan, laporan mengatakan, dan menghabiskan masa mudanya antara bekerja dan melakukan tindak pidana rendah.” (Profile: Mohammad Ajmal Amir Kasab)
  1. Kita diberitahu bahwa 8 orang bersenjata tertangkap dan kemudian kita diberitahu bahwa hanya Ajmal Kasab yang tertangkap. (“Menteri Kepala Maharashtra, Vilasrao Deshmukh, mengatakan kepada Associated Press bahwa dua orang Pakistan kelahiran Inggris adalah di antara delapan bersenjata yang ditangkap oleh otoritas India.” – Four Mumbai terrorists ‘had links with Britain’)
  1. Kita diberitahu bahwa orang bersenjata yang menembak Karkare berbahasa Marathi dan kemudian kita diberitahu bahwa Ajmal Amir dan rekan Pakistannyalah yang menembak Karkare. Harian berbahasa Marathi, Maharashtra Times, mengatakan bahwa teroris yang menargetkan pimpinan Skuad Anti-Terorisme, Herman Karkare, berbicara bahasa Marathi dengan fasih. (Dengan kata lain mereka bukan dari Pakistan). Dikabarkan, Yahudi tradisional dari Mumbai, yang bermigrasi ke Israel, berbicara bahasa Marathi dengan fasih dan diketahui telah direkrut oleh Mossad.)

Triple Canopy didirikan di Chicago pada 2003 oleh veteran Pasukan Khusus Angkatan Darat AS. Baru-baru ini mereka mendapat pengalaman menangani kasus di India, Nigeria, dan Somalia. (Experience Triple Canopy) Dalam serangan Mumbai tahun 2008, saksi mata mengatakan bahwa beberapa dari penyerang “meliputi serdadu sewaan asal Nigeria atau Somalia” (Bloodbath in Mumbai – dnaindia.com)

“Kelihatannya pemerintahan Obama telah menentukan senapan pilihan sewaannya: Triple Canopy, sebuah perusahaan Chicago…. Triple Canopy mempunyai….riwayat menyewa serdadu sewaan dari negara-negara dengan catatan HAM amat buruk…” (Triple Canopy, ‘Obama’s Blackwater’ / ISN Triple Canopy Takes Over…)

Wayne Madsen melaporkan bahwa “firma serdadu sewaan” yang bekerja untuk pemerintah AS telah melancarkan serangan teroris ‘palsu’ di Asia, dengan bantuan Mossad dan dinas mata-mata India, RAW. (Blackwater/XE behind terrorist bombings in Asia and Africa?)

Bukan Kasab?

Menurut The Hindu, 16 Januari 2010 (Headley attended Lashkar training camps in Pakistan):

Mulai 26 November 2008 dan berlanjut sampai dua hari berikutnya, para penyerang melancarkan serangan terhadap berbagai target di Mumbai, yang mana informasi mengenai masing-masing tempat itu diduga telah digali oleh David Headley lebih dahulu. Headley berteman dengan selebriti India, Rahul Bhatt. Menurut Bhatt, Headley menyatakan telah menjalankan tugas dengan angkatan darat AS. Headley bercerita kepada Bhatt mengenai Delta Force militer AS dan pasukan top-secret CIA bernama Special Activities Division yang menjalankan aksi politik dan operasi paramiliter tersembunyi. (IndiaDaily – Rahul Bhatt hints Headley may be a dual CIA-ISI agent…)

Headley beroperasi dari sebuah Training Gym yang sangat dekat dengan Konsulat AS di Bridge Candy. (Mahesh Bhatt & the Headley affair) “Dia juga sangat akrab dengan personil di konsulat AS dan saling memanggil nama kecil dengan sejumlah pejabat Konsulat AS yang dia temui di gym.” (Mahesh Bhatt & the Headley affair)

Headley dari CIA?

David Headley berasal dari Chicago. Dua dari orang Amerika yang dilaporkan tewas dalam serangan Mumbai teridentifikasi sebagai:

  1. Rabbi Ben Zion Chroman atau Kruman (pengunjung Mumbai Chabad House; ayahnya berasal dari Chicago).
  2. Sandeep Jeswani (warga Amerika keturunan India. Dia berasal dari Chicago; tewas di Oberoi).

Warga Amerika lain yang dilaporkan terbunuh adalah:

  1. Rabbi Gavriel Holtzberg.

4. & 5. Alan Scherr dan puterinya, Naomi Scherr (terbunuh di Leopold Cafe atau Oberoi).

  1. Rabbi Aryeh Leibish Teitelbaum.

Ben Zion berada di India untuk membantu temannya, R’ Aryeh Leibish Teitelbaum, menginspeksi pabrik pengepakan jamur.

Sebuah dakwaan hakim agung federal di Chicago menyatakan bahwa pada 2002 dan 2003, Headley menghadiri kamp pelatihan di Pakistan, dan berkonspirasi dengan Abdur Rehman, dalam perencanaan dan pelaksanaan serangan di India. Mayor (Purn.) Abdur Rehman telah ditahan di Pakistan. Juru bicara militer, Mayor Jenderal Athar Abbas, mengatakan kepada The Hindu bahwa tidak ada komunikasi formal dari AS terkait dakwaan ini, begitu pula permintaan untuk menanyainya.

Menurut Wayne Madsen (Blackwater/XE behind terrorist bombings in Asia and Africa?), terdapat pangkalan operasi rahasia Blackwater-XE/CIA/Joint Special Operations Command di Karachi.

Osho Bhagwan Shree Rajneesh

Tersangka Mumbai, David Headley, mengunjungi Osho Ashram di Pune dua kali pada tahun 2008 dan 2009. (Police claim Headley visited Pune’s Osho Ashram) Beberapa orang percaya bahwa Osho Rajneesh adalah agen CIA. (Set up in Pune.) Saat Osho Rajneesh mati di Pune pada 1990, rumor yang beredar mengatakan bahwa dia diracun oleh CIA. (Osho Bhagwan Shree Rajneesh) (Mumbai Suspect David Headley Introduced Himself As A CIA Agent)

Osho Rajneesh lewat. (Sumber: http://www.m31.de/ranch/index.html ©2003 Samvado Gunnar Kossatz)

Pada 1985, The Portland Oregonian mempublikasikan serangkaian [artikel] yang mengaitkan sekte Osho Rajneesh dengan CIA. The Oregonian juga mengaitkan sekte Osho Rajneesh dengan penyelundupan opium, prostitusi, pencucian uang, pembakaran rumah disengaja, tenaga kerja budak, peracunan massa, penyadapan telepon secara ilegal, dan penyimpanan senapan dan senjata perang biokimia. (The Strange Legacy of Osho – eMusic Spotlight)

Investigasi The Oregonian mengungkap bahwa sekte tersebut mempunyai pertalian dengan serdadu sewaan didikan CIA di El Salvador dan Timur Jauh. Menurut investigasi The Oregonian, pasukan polisi rahasia milik Rajneesh bekerja dengan mata-mata CIA.

Bukan Kasab

Sementara itu, pada 22 Januari 2010, diberitakan Ajmal Kasab mengatakan bahwa kepolisian Mumbai, dan FBI, merekayasa semua bukti. Menurut Kasab, Divisi Kriminal kepolisian Mumbai, yang mendapat bantuan FBI, mempabrikasi bukti tentang dirinya. Bukti palsu ini meliputi dugaan retrieval data FBI dari global positioning system. Apakah FBI memalsukan bukti? (aangirfan: Lockerbie Evidence)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s