Bagaimana Caranya Mengenali Agen Disinformasi

(Sumber: Uncensored Magazine | How To Spot A Disinformation Agent)

“Perang disinformasi” sedang berkecamuk di seluruh dunia cyber. Entah itu pegawai disinformasi CENTCOM pemerintah atau orang-orang sok tahu, di internet sedang berkecamuk pertempuran parah untuk mendapatkan pikiran publik. Sebagaimana dikatakan oleh para aktivis kebenaran 9/11 yang memakai web secara rutin, truth obfuscater (pengabur kebenaran) sedang merayapi message board seperti belalang, menyebut pencari kebenaran 9/11 sebagai “orang sinting pinggiran”, “menggelikan”, “…teoris konspirasi persetan”, dan semacamnya, sambil pada waktu yang sama membajak diskusi rasional dengan menanam informasi palsu. Dan tidak, api bahan bakar jet tidak bisa melelehkan baja.

Tentu saja, bukan cuma informasi tentang kebenaran 9/11 yang sedang diserang, infowar adalah jelas berkenaan dengan topik lain yang menjadi kepentingan tetap pemerintah untuk dipalsukan, seperti chemtrail, autisme akibat merkuri dalam vaksin, AIDS/HIV buatan manusia, “pemanasan global buatan manusia”, dan efek kesehatan flouride dan depleted uranium (DU).

Seniman disinformasi yang bekerja di Internet, disebut sebagai “troll”, memakai sejumlah cara yang sudah dicoba dan diuji untuk menyesatkan orang-orang yang berusaha mengetahui kebenaran tentang isu-isu kontroversial, sambil berupaya membuat para penebar kebenaran merasa segan untuk melanjutkan. Twenty-Five Ways To Suppress The Truth -The Rules of Disinformation karangan H. Micheal Sweeney membahas metode mereka dengan lumayan detail.

Namun pekerjaan kotor mereka mempunyai manfaat positif bagi orang-orang yang peduli pada kebenaran. Sebab, pertama, jika mereka tak henti-henti berdebat soal satu topik tertentu, mereka secara tak langsung sedang mengibarkan bendera dan mengatakan pada Anda bahwa itu adalah isu yang mesti Anda utamakan. Dan, kedua, ketika mereka berselisih soal bidang yang hanya diketahui sedikit, mereka seringkali justru membantu lawan-lawan mereka memperoleh lebih banyak pengetahuan. Bukan lantaran informasi menyesatkan yang mereka pasang, tapi karena perdebatan dengan mereka bisa membuat orang-orang melakukan lebih banyak riset dibanding mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s