Pemerintah AS Tertangkap Basah Merilis Video Al-Qaeda

Oleh: Paul Joseph Watson
5 Oktober 2006
(Sumber: www.prisonplanet.com)

Kelalaian media atas perang psikologis yang gamblang dan disengaja terhadap rakyat Amerika, dituntut investigasi Kongres segera.

Terungkapnya fakta bahwa sejak 2001 pemerintah AS telah memiliki rekaman, dirilis pada hari Minggu silam, yang berisi terduga pembajak Al-Qaeda dan Usamah bin Laden dan bukti bahwa rekaman tersebut sendiri direkam oleh dinas keamanan, tidak dipertanyakan oleh media – yang secara buta mengikuti garis resmi bahwa rekaman itu dirilis oleh Al-Qaeda. Ini adalah bukti kuat bahwa pemerintah AS merilis dugaan rekaman Al-Qaeda dan ini mengharuskan investigasi Kongres segera.

Segmen-segmen video yang diselingi dengan “pembajak tertawa”, Jarrah dan Atta, yang memperlihatkan Bin Laden sedang memberi ceramah kepada hadirin di Afghanistan 8 Januari 2000, dipilah dari apa yang dilukiskan oleh para pakar teror sebagai rekaman pengawasan yang diambil “dinas keamanan”.

Ini menjelaskan ketiadaan soundtrack dalam video dan fakta bahwa rekaman tersebut tidak fokus pada Bin Laden seorang melainkan berkeliling dan memperlihatkan para hadirin.

Lagipula, rekaman ceramah Bin Laden tersebut, yang diberitakan oleh media dominan sebagai rekaman baru, sebelumnya disiarkan dalam dramadokumenter Inggris, The Road to Guantanamo, yang pertama kali tayang di televisi Inggris pada Maret silam, hampir 7 bulan lalu.

Laporan berita akhir pekan itu memuat pengakuan bahwa pemerintah AS telah memiliki rekaman tersebut sejak 2002, sementara yang lainnya menyatakan bahwa itu ditemukan saat AS menginvasi Afghanistan pada 2001, tapi anehnya masih diberitakan bahwa rekaman tersebut, yang mengandung semua tanda perekaman dan pengeditan oleh intelijen rahasia AS dan diakui telah dimiliki AS selama 5 tahun, dirilis akhir pekan itu oleh Al-Qaeda.

Entah Al-Qaeda diberi akses menuju rekaman pengawasan intelijen AS atas organisasinya sendiri atau rekaman itu dirilis oleh aparat intelijen AS, bukti tidak menyediakan penjelasan lain.

Fakta bahwa rekaman yang sama dipergunakan dalam The Road to Guantanamo adalah sangat mengejutkan sebab konteks klipnya terlihat menggambarkan agen intelijen Inggris dan Amerika sedang menunjukkan rekaman rekayasa kepada para tahanan, dengan begitu kesamaannya disisipkan dengan CGI sampai adegan rapat umum Bin Laden, memakainya untuk mengintimidasi mereka agar mengaku merupakan anggota Al-Qaeda.

Hoax rekaman video ini merupakan yang terbaru dalam daftar kotor contoh-contoh masa lalu di mana rekaman lama Bin Laden dan pengikutnya yang dipalsukan atau didaur-ulang  diperoleh secara misterius dan dirilis pada saat yang paling menguntungkan secara politik. Contoh-contoh ini semuanya disebutkan dalam investigasi awal kami.

Ingat bahwa keinginan Pentagon untuk secara sengaja membesar-besarkan peran Musab Al-Zarqawi di Irak diikuti oleh rilis rekaman video Al-Zarqawi yang mengancam orang kafir.

Target kampanye propaganda bocor untuk menaikkan profil Al-Qaeda ini konon adalah “audiens rumahan AS” dan mencakup penanaman cerita palsu di suratkabar – yang salah satunya kemudian muncul di halaman depan New York Times.

Agenda tersebut pas dengan kebutuhan program penyiksaan – ada beberapa sel teror sungguhan di luar penguasaan aparat intelijen AS dan Inggris. Untuk memelihara kondisi ketakutan dan kepatuhan di antara target “audiens rumahan”, harus ada “dua menit kebencian” rutin dan penciptaan dugaan adanya jaringan dan plot teroris.

Rekaman-rekaman ini juga merupakan upaya nekad untuk menopang versi resmi 9/11 sebab kredibilitasnya runtuh secara global dan adanya kesadaran akan fakta bahwa serangan itu adalah kerjaan orang dalam.

Saya mendorong semua orang agar membaca sendiri investigasi awal kami dan menyebarkannya di Internet. Klik di sini untuk membaca artikel tersebut dan cobalah menarik perhatian media mainstream.

Kita perlu menuntut standar tinggi dari media kita diawali dengan investigasi yang benar mengenai sumber sesungguhnya rekaman ini dan dengan skeptisisme spontan terhadap semua rilis rekaman video “Al-Qaeda” semacam ini di masa mendatang.

Pers yang mengesampingkan asal-usul rekaman-rekaman ini memainkan peranan penting dalam menebarkan propaganda perang tak terkendali dan melanggar semua kode etik jurnalistik.

Peran pemerintah AS dalam memperoleh dan secara seksama mengatur penebaran rekaman-rekaman ini, yang kebanyakan merupakan rekaman lama yang dirilis berulang-ulang, kini tak diragukan lagi dan mengharuskan investigasi Kongres segera sebagai bagian dari penyelidikan lebih luas dalam pengakuan skandal berita palsu yang telah menggolongkan Gedung Putih Bush sebagai pemerintahan paling bermuka dua dan manipulatif dalam sejarah dan memegang rezim yang menjalankan perang psikologis terhadap rakyat Amerika.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s