Bantahan Buat Hendropriyono tentang NII

Oleh: Salman Weh
3 Mei 2011
(Sumber: www.myquran.com)

TEMPO Interaktif, Jakarta – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara, AM. Hendropriyono mengatakan selama ini Badan Intelijen Negara belum menemukan fakta keterkaitan antara Al Zaitun dengan NII (Negara Islam Indonesia). “Belum ada fakta yang ditemukan,” katanya usai melayat Theo Safei di kediamannya, Jumat, 29 April 2011.

Ia juga mengaku sering berdialog dengan Panji Gumilang, Ketua Yayasan Al Zaitun, tetapi selalu mengenai pendidikan dan bukan ideologi. Dalam dialog itu, Gumilang juga menekankan bahwa Pondok Pesantren Al Zaitun adalah pesantren dengan nuansa pendidikan bukan politik. Ia menunjukkan, di dalamnya ada Gedung Soekarno, Mohamad Hatta, Syahrir, dan lainnya.

Tokoh-tokoh pemerintahan juga pernah datang seperti Soeharto, B. J. Habibie, dan dirinya yang ketika itu mewakili Megawati. “Jangan menuduh lebih baik diusut,” kata Hendro. Ia menyatakan, belum ditemukan fakta adanya hubungan Al Zaitun dengan NII.

Di sebuah tayangan televisi, saya juga menyimak pernyataan dari sdr. Hendropriyono, ia menyatakan “Tidak ada keterkaitan antara NII dengan Az-Zaitun. dia berkata, “Kalo ada yang ngomong bahwa NII itu terkait dengan Az-Zaitun, lihat dulu, siapa yang ngomong itu, kapasitasnya sebagai apa? Jangan asal ngomong, selidiki langsung, datang ke sana (az-zaitun), tidur di sana, lihat sendiri bagaimana, baru ngomong.”

sangat mengherankan, seandainya Hendropriyono sebagai kepala BIN mengatakan bahwa NII tidak terkait dengan az-zaitun, maka saya sangat meragukan kredibilitas sistem intejelen Indonesia. Kok bisa sih, beliau gak tau dan bahkan begitu yakin bahwa az-zaitun tidak terkait dengan NII? Belum ada bukti? Bukti seperti apa sih yang dimaksud? saya sendiri mantan anggota NII yang aktif pada tahun 1995 s.d 1999, dan tau betul siapa itu Panji Gumilang, dia itu gembongnya NII. Kalo dibilang az-zaitun itu sekedar lembaga pendidikan, maka di mana itu ditarohnya “mata intelejen” ? Bagaimana cara Hendropriyono menyelidikinya? datang sendiri ke sana, nginep ke sana? kalo gitu, itu namanya cara yang konyol donk? siapa yang gak kenal Hendropriyono, kalo az-zaitun tau Hendrorpiyono mau datang apalagi nginep di sana, ya apa susahnya mempermak sebentar itu az-zaitun, dengan menempeli lambang garuda, pancasila, serta gambar soekarno? silahkan kumpulkan 100 orang mantan anggota NII, dan bila mereka tidak merasa terancam nyawanya tentu mereka akan menyuarakan yang sama, yaitu Panji Gumilang itu gembong NII dan az-zaitun merupakan pusat pendidikan NII. Licinnya gerakan bawah tanah orang-orang NII selicin gerakan LDII dan Ahmadiyah.

Di Bandung aja, ada beberapa lembaga pendidikan yang tampaknya lembaga pendidikan TK, SD atau SMP. Padahal itu merupakan markas gerakan NII. Kalo mau tau, coba deh pergi ke daerah Jl. Mdk. di bandung (saya samarkan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan) disitu suka ada gadis-gadis berkerudung yang meminta sumbangan untuk sebuah yayasan yatim piatu. coba lihat alamat yayasannya. itu merupakan salah satu markas NII. secara, bukti hukum tertulis, itu memang yayasan yatim piatu. tapi kalo menurut banyak saksi, yayasan itu merupakan markas dari NII. beberapa orang kawan dekat saya yang mantan anggota NII, ikut serta dalam pembangungan markas NII yang dimanipulasi menjadi tampak seperti yayasan yatim piatu.

NII juga telah mempersiapkan gerakan militer dengan sangat matang. hal itu diungkapkan oleh sdr. Hafidz, seorang mantan pelatih militer NII yang sekarang menjadi guru/pelatih beladiri saya. Setelah melihat kelihaian NII dalam mengelabui pemerintah, dan melihat bagaimana lembeknya intelejen pemerintah, maka saya yakin tidak akan ada yang bisa membubarkan NII. NII hanya bisa dibubarkan melalui agresi ideologi, perang ideologi. saya sendiri, alhamdulillah telah dapat menarik sekitar 300 orang NII untuk keluar dari NII dengan cara menyusup kembali ke dalam NII, berpura-pura menjadi anggota NII. pada kesempatan itu, saya mengajak dialog para anggota NII sehingga mereka semua sadar bahwa mereka tertipu. ini bukan hal mudah, karena saya harus mempertaruhkan nyawa. tapi usaha ini kini saya hentikan, karena merasa menghadapi bahaya yang besar bagi diri saya dan keluarga.

sekali lagi saya menyatakan keraguan saya tentang kredibilatas BIN. kecuali, bila yang dinyatakan Hendropriyono itu bermaksud agar tidak terjadi tindakan anarkis terhadap Ponpes az-zaitun, atau ada maksud lain dibalik pernyataan Hendrorpiyono yang sangat mengherankan itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s