Goldman Sachs Incar Perusahaan Sekuritas RI

Oleh: Nur Hasan Murtiaji
(Sumber: Republika, Selasa 13 September 2011, hal. 18)

Bank investasi asal Amerika Serikat, Goldman Sachs dan Morgan Stanley, sedang dalam tahap pembicaraan untuk membeli perusahaan sekuritas di Indonesia. Upaya dua bank investasi itu untuk mengembangkan usaha mereka di negara pusat ekonomi terbesar Asia Tenggara tersebut.

Menurut sumber Reuters, yang mengetahui langsung rencana pembelian itu, Senin (12/9), Goldman sedang melobi untuk mendapatkan perusahaan Tiga Pilar Sekuritas. Goldman berharap menuntaskan transaksi pembelian ini pada akhir 2011, yang dilanjutkan dengan pembukaan operasional perusahaan sekuritas lokal pada tahun depan.

Menurut dua sumber Reuters, Goldman telah menyelesaikan proses uji tuntas atas Tiga Pilar. Kedua pihak saat ini sedang bernegosiasi mengenai struktur valuasi, kata salah satu sumber, yang meminta namanya tidak disebutkan karena informasi tersebut belum untuk konsumsi publik.

Ukuran kesepakatan ini terhitung kecil bagi Goldman yang memang hanya sedang mencari lisensi untuk bisa beroperasi di Indonesia. Dana yang dikucurkan Goldman untuk membeli Tiga Pilar setidaknya butuh Rp 50 miliar sebagai bentuk biaya lisensi dan persyaratan pendirian perusahaan sekuritas.

Pesaing Goldman, Morgan Stanley, juga sedang mengincar perusahaan sekuritas untuk dibeli yang diharapkan proses uji tuntasnya bisa terlaksana tahun ini. Sama dengan Goldman, Morgan juga berharap perusahaan sekuritas yang diakuisisinya sudah bisa beroperasi tahun depan, demikian menurut sumber ketiga Reuters yang mengetahui jalannya negosiasi tersebut.

Namun, belum diketahui apakah pembicaraan itu termasuk membahas mendapatkan kursi agar bisa melantai di bursa atau membeli kursi dari perusahaan sekuritas yang berdiri. Pejabat di Morgan, Goldman, dan Tiga Pilar enggan mengomentari transaksi ini.

Dua bank investasi itu berencana menambah analis riset dengan memperbanyak tenaga penjualan dan marketing pada tahun depan. Sedangkan, Goldman juga dapat menambah tenaga bankir untuk mendapatkan fee underwriting dari penjualan saham dan kesepakatan utang.

Morgan sejauh ini telah memiliki izin penjaminan di Indonesia, tapi bukan izin sebagai perusahaan sekuritas. Adapun, Goldman tak memiliki dua izin tersebut, demikian menurut juru bicara Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam LK) yang dikutip Reuters. Rencana dua bank itu di Indonesia, yang pasar modalnya mencapai level tertinggi tahun ini, diikuti Nomura Holdings dan Citigroups untuk memperkuat tim riset mereka di Jakarta pada tahun ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s