Penipuan ABC News – Di Balik Hoax Dokumenter UFO ABC News

Oleh: Dr. Steven M. Greer (Direktur dan Pendiri The Disclosure Project)
Maret 2005 (Revisi 8 Agustus 2005)
(Sumber: www.disclosureproject.org)

Catatan: Dipersilahkan memposting dan mendistribusikan secara luas, selama artikel ini ditampilkan secara utuh atau dikutip secara akurat.

Sudah pasti, judul acaranya adalah UFOs – Seeing is Believing. Ini merupakan cerita tentang bagaimana, sekali lagi, Raksasa Media yang korup telah menipu rakyat Amerika, mulai dari penonton di barisan terdepan hingga objek perhatian publik.

Pada musim panas 2004, sebagai pendiri dan direktur The Disclosure Project, saya didekati oleh produser Jordan Kronick. Dia menjelaskan bagaimana ABC News akan mencetak sejarah dengan melakukan ekspos serius soal UFO – untuk pertama kalinya di berita jaringan.

Mulanya skeptis – kita sudah melihat dan mendengar nyanyian ini sebelumnya – namun saya sepakat bertemu dengan Kronick di kantor kami di Washington DC. Selama beberapa jam, kami membahas subjek ini dan bagaimana The Disclosure Project telah mengidentifikasi beberapa saksi super rahasia dari pihak militer dan pemerintah tentang peristiwa dan proyek UFO.

Kronick mengungkapkan minat besar dan berulangkali menyatakan bahwa inilah yang diperlukan oleh dirinya dan kepala produser Mark Obenhaus. Saya menawarkan untuk memberi SEMUA rekaman digital wawancara dan akses penuh terhadap SEMUA saksi Disclosure Project yang bersedia bekerjasama dengan ABC News – termasuk saksi yang belum kami rekam.

Pembaca perlu tahu bahwa [saksi kami] bukanlah pendongeng malam yang tak jelas. Mereka adalah ratusan orang dalam militer, pemerintah, dan korporat yang telah kami identifikasi selama 14 tahun ini. Mereka bekerja sebagai jenderal, astronot, pejabat senior FAA yang mengetahui rahasia peristiwa, proyek, dan penyembunyian menyangkut UFO. Sebagai tambahan, kami punya ribuan halaman dokumen resmi pemerintah dan bukti fisik, foto, video, bekas peristiwa pendaratan, dan bukti terang lainnya.

Tim produksi ABC News menyatakan menginginkan bukti jenis ini – dan terutama whistle-blower tingkat tinggi dari dalam pemerintahan dan militer yang bisa secara kredibel meniup penutup kerahasiaan berumur berdekade-dekade.

Sebagai acara berita khusus berdurasi dua jam, ABC mengklaim bahwa mereka dapat, akhirnya, memberi fokus dan ketegasan pada subjek UFO untuk mencapai tujuan ini.

Tapi begitu diskusi berlanjut, semakin jelaslah bahwa Obenhaus sebetulnya ingin mengerjakan cerita tentang rasa penasaran manusia – mencakup saksi sipil yang bersifat anekdot, wawancara pejalan kaki, dan musim pandir dan atmosfer karnaval yang mengelilingi sebagian besar hal tentang ufologi.

Kami sepakat bekerjasama dengan perekaman ekspedisi riset CSETI (Center for the Study of Extraterrestrial Intelligence) ke Gn. Shasta pada Agustus 2004, saat itu kami dapat berdiskusi dengan Obenhaus, produser senior yang bertugas dalam proyek ini.

Kami ragu ketika Obenhaus mengungkapkan kepada kami bahwa dirinya yakin persoalan ini sebetulnya tidak dirahasiakan melainkan tidak diperhatikan akibat tiadanya penyimpulan, kemalasan, dan sebagainya di pihak pemerintah! Jelas dia belum mempelajari data atau bukti yang diberikan kepadanya, sehingga dia bertekad mengerjakan karya ‘ringan’ tentang rasa penasaran manusia dan bukan ekspos nyata ataupun proyek riset.

Ini lalu terkonfirmasi ketika, begitu musim panas berganti ke musim gugur, riset dan wawancara serius yang sudah lama disepakati dengan para saksi meyakinkan dan berjabatan tinggi di pemerintahan tidak pernah terjadi.

Malah, acara ABC News yang sudah dirampungkan berbobot bukti lebih lemah daripada kebanyakan karya saluran kabel tabloid mengenai subjek UFO – di mana sebagian besar ‘dokumenter’ berisi wawancara dengan aktivis dan penyingkap UFO dan atmosfer hiruk-pikuk UFO seperti Roswell.

Mereka pura-pura tampak ‘berimbang’ dengan memasukkan kaum skeptik maupun ‘kaum percaya’ – dengan implikasi jelas bahwa kaum skeptik merupakan ‘ilmuwan riil’ sedangkan ‘kaum percaya’ adalah serpihan yang tersesat. Menggunakan muslihat ‘objektivitas’ media, ABC News secara asimetris memperlihatkan, katakanlah, seorang ilmuwan skeptis Harvard yang disejajarkan seorang warga sipil yang merasa dilecehkan secara seksual oleh alien!

Beberapa wawancara singkat dengan pilot dan militer dipenuhi oleh pseudo-etnografi subkultur UFO palsu dan mirip karnaval yang dicampur dengan segmen-segmen panjang ilmuwan yang tak mengindahkan persoalan.

Meski tampak objektif dan ‘berimbang’ bagi pemirsa awam, proyek ini lebih merupakan karya disinformasi, dibuat secara cermat untuk memberi tampilan objektivitas semata.

Kalau tidak, mengapa menghabiskan begitu banyak waktu mengudara dengan mewawancarai aktivis UFO, figur media, dan semacamnya – tapi meninggalkan SEMUA saksi militer, pemerintah, dan ilmuwan berjabatan tinggi serta bukti yang kami berikan langsung kepada mereka?

Mengingat [lengkapnya] lingkup material yang kami berikan secara pribadi kepada mereka, sulit dimengerti mengapa SEMUA itu diabaikan – kecuali kalau sejak semula mereka bermaksud mengerjakan karya disinformasi dan penyembunyian.

Mengapa ABC News menyatakan bahwa Pemerintah AS telah keluar dari persoalan UFO sejak 1969, ketika Project Blue Book ditutup, padahal kami memberi mereka dokumen resmi pemerintah AS, testimoni whistle-blower senior pemerintah, dan bukti fisik – termasuk rekaman radar – yang menunjukkan sebaliknya? Mengapa ABC News memasukkan para ilmuwan tak tahu-menahu yang secara retoris bertanya ‘di mana bukti fisiknya’ padahal bukti fisik berlimpah sudah ada dan disodorkan kepada ABC?

Mengapa. Kami sudah mendapatkan sebuah dokumen CIA sejak tahun 1991 yang dengan gamblang menyatakan bahwa CIA memiliki kontak di Raksasa Media untuk mengubah, memberangus, atau memutarbalikkan berita. Dari dokumen ini, bertanggal 20 Desember 1991, dan dirilis 1 April 1992, kepada Direktur CIA dari Tas Force on Greater CIA Openness, di halaman 6:

“PAO (Public Affairs Office) kini mempunyai hubungan dengan reporter dari semua kantor kawat, suratkabar, majalah mingguan, dan jaringan televisi besar di negeri ini. Ini telah membantu kita mengubah kisah kegagalan intelijen menjadi kisah keberhasilan intelijen… Dalam banyak contoh, kami telah membujuk reporter untuk menunda, mengubah, menahan, atau bahkan membatalkan berita…”

Dan dari sebuah dokumen CIA menyangkut implikasi perang psikologis UFO, kami menemukan penyebutan Disney Studios, kini induk perusahaan ABC, dipakai sebagai sumber untuk mengerjakan pelukisan subjek UFO melalui kartun demi kepentingan perang psikologis. Patutkah kita terkejut bahwa ABC News telah, lagi-lagi, menipu rakyat Amerika – berpura-pura mengerjakan berita dan liputan investigasi riil padahal nyatanya mereka menyediakan disinformasi kepada publik penerima?

Obenhaus, tanpa riset atau landasan apapun, bahkan bertindak begitu jauh dengan menegaskan kepada saya bahwa kompleks hibrid pemerintah-korporat kini tidak merahasiakan energi baru, propulsi, dan teknologi terkait lainnya dari publik! Praduganya terhadap masalah ini sangat dalam dan teguh: lupakan fakta, tekad saya sudah bulat.

Sulit sekali menerima klaim ABC News bahwa mereka sedang mengerjakan ekspos serius dan liputan investigasi sedangkan produser senior proyek ini, tanpa inevstigasi atau riset apapun, mendukung kesimpulan berpikiran tertutup sejak awal.

Orang-orang yang mengenal saya tahu bahwa saya suka berpikiran positif, menyajikan fakta afirmatif dan menghadirkan harapan akan peradaban maju dan berkesinambungan di Bumi dengan mengambil manfaat dari pengetahuan teknologi baru ini. Tapi sekarang saatnya rakyat Amerika bangun dan menyadari fakta bahwa Raksasa Media dan penguasa korporatnya merupakan masalah sentral yang menghalangi munculnya fakta. Sebagaimana dikatakan oleh seorang mantan anggota dewan Time Warner kepada saya, Raksasa Media telah menjadi ahli menulis yang menerima dikte dari tangan kanan raja – dan pilar keempat ini pada esensinya telah mati.

SERUAN AKSI
Rakyat Amerika harus menuntut ABC News mengkoreksi pernyataan palsunya – dan mengerjakan liputan investigasi riil mengenai bukti serius, dokumen pemerintah, dan testimoni berani whistle-blower militer yang telah diidentifikasi oleh The Disclosure Project dan yang lainnya. Pembaca bisa memperoleh sebagian besar bukti ini dari www.DisclosureProject.org.

Sampaikan keluhan Anda kepada ABC News lewat abc.news.magazines@abc.com atau support@ABCNews.go.com dan tuntut liputan investigasi yang jujur.

Selain itu, silakan kontak FCC dan daftarkan keluhan Anda menyangkut penipuan terang-terangan oleh ABC News terhadap rakyat Amerika. Ingat: ABC News, sebagai jaringan penyiaran, diberi akses terhadap gelombang udara publik oleh FCC. Sebagai gantinya, kita punya hak untuk mendorong ABC News, dan jaringan lainnya, agar adil, akurat, dan jujur – dan tentu saja menghindari penipuan dan penyimpangan terang-terangan. Bukan divisi hiburan ABC yang melakukan liputan langsung tentang rakyat Amerika ini, melainkan divisi beritanya. Agar mereka mau membersihkan liputan dua jam penting berisi hampir semua bukti kredibel dan saksi orang dalam pemerintahan, kita harus menuntut diadakannya dengar pendapat oleh FCC segera. Siapa yang membujuk Obenhaus dan Peter Jennings agar menutup-nutupi bukti penting ini? Mengapa? ABC News tidak bisa mengabaikan masalah ini sebab mereka diberi banyak testimoni dan bukti langsung, namun tak satupun muncul dalam program.

Kontak FCC di www.fcc.gov/cgb/complaints.html dan tuntut investigasi segera terkait persoalan ini dan tuntut FCC agar mengharuskan ABC menarik pernyataan palsunya dan menyajikan bukti yang mereka miliki tapi disembunyikan dari publik Amerika.

Dan terakhir, dukung Disclosure Project dengan cara apapun semampu Anda. Bantu kami menampakkan fakta. Beritahu orang-orang tentang www.DisclosureProject.org di mana mereka bisa menemukan fakta soal masalah penting ini. Dan bantu kami mengidentifikasi penyokong yang mau menolong kami membangun kantor berita baru – dan jujur – yang akan secara jujur memberitakan proyek ini dan lainnya yang secara ilegal dirahasiakan dari publik. Bukankah sudah saatnya kita membentuk jaringan berita – The Disclosure Network – yang akan menghasilkan dan mengudarakan liputan investigasi riil mengenai banyak penyimpangan pemerintah dan korporat? Persoalan-persoalaan yang kini dibiarkan tersembunyi melalui keterlibatan Raksasa Media perlu diketahui oleh masyarakat jika kita ingin memperbarui dan melindungi demokrasi dan menyingkap teknologi yang kini tersembunyi dan terberangus yang dapat menggantikan minyak dan tenaga nuklir dan memberi kita dunia yang damai dan berkesinambungan.

Kita tak bisa lagi mempercayai ABC News atau Raksasa Media lainnya untuk melakukan hal ini. Kita, masyarakat, harus memikul tugas menyingkap fakta – dan menyelamatkan apa yang tersisa dari demokrasi dan planet kita. Raksasa Media, yang telah menjadi calo bagi penguasa korporatnya, tak mampu atau tak mau memberitahukan fakta. Sekarang saatnya kita melakukannya menggantikan mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s