NSA Memata-matai

(Sumber: http://www.eff.org)

Pemerintah AS, dengan bantuan dari operator telekomunikasi besar termasuk AT&T, terlibat pengawasan masif, ilegal, dan sistematis terhadap komunikasi dalam negeri dan riwayat komunikasi jutaan warga biasa Amerika sejak sekurangnya tahun 2001. Sejak hal ini pertama kali diberitakan oleh pers dan diketahui oleh masyarakat di akhir 2005, EFF telah berada di garis terdepan dalam upaya menghentikannya dan mengembalikan program pengawasan milik pemerintah ke koridor hukum dan Konstitusi.

Take Action Now

Sejarah Pemata-mataan NSA Sejak 2005 (Lihat Kronologi Lengkap)
Laporan-laporan berita Desember 2005 pertama kali mengungkap bahwa National Security Agency (NSA) telah dan sedang mengintersepsi panggilan telepon dan komunikasi internet warga Amerika. Laporan itu, ditambah artikel USA Today Mei 2006 dan pernyataan beberapa anggota Kongres, mengungkap bahwa NSA juga mendapat salinan telepon dan catatan komunikasi lain secara besar-besaran. Semua aktivitas pengawasan ini melanggar perlindungan privasi yang ditentukan oleh Kongres dan Konstitusi AS.

Di awal 2006, EFF memperoleh keterangan (.pdf) whistleblower dari mantan teknisi AT&T Mark Klein yang menunjukkan AT&T bekerjasama dalam pengawasan ilegal ini. Dokumen tak terbantahkan tersebut menunjukkan AT&T memasang splitter serat optik pada fasilitasnya di 611 Folsom Street di San Fransisco yang menyalin semua surel, selancar internet, dan lalu-lintas internet lain dari dan ke pelanggan AT&T dan memberikan salinannya ke NSA. Penyalinan ini mencakup aktivitas internet dalam negeri dan internasional para pelanggan AT&T. Seorang pakar meninjau, “Ini bukan penyadapan telepon, ini penyadapan nasional.”

Dokumen rahasia pemerintah, yang dipublikasikan oleh media pada 2013, mengkonfirmasi NSA memperoleh salinan lengkap segala hal yang ditransmisikan sepanjang jaringan kabel serat optik utama di dalam negeri. Juni 2013, media, dipimpin oleh Guardian dan Washington Post, memulai publikasi artikel berseri, beserta dokumen lengkap pemerintah, yang mengkonfirmasi sebagian besar laporan 2005 dan 2006 dan seterusnya. Laporan-laporan ini menunjukkan—dan diakui pemerintah—bahwa pemerintah menghimpun metadata telepon semua pelanggan AS dengan kedok UU Patriot. Lebih jauh, laporan media mengkonfirmasi pemerintah sedang mengumpulkan dan menganalisa isi komunikasi orang-orang luar negeri dengan orang-orang di dalam negeri AS, mengumpulkan semakin banyak lagi tanpa cause warrant (surat perintah perkara). Terakhir, laporan media mengkonfirmasi koleksi “hulu” dari kabel-kabel serat optik yang pertama kali diungkap Tn. Klein pada 2006. (Lihat lebih jauh Bagaimana Cara Kerjanya)

Domestic Internet Backbone Surveillance

EFF Melawan di Pengadilan
EFF melawan aktivitas ilegal ini di pengadilan. Saat ini EFF mewakili para korban program pengawasan ilegal dalam Jewel vs NSA, gugatan hukum yang didaftarkan pada September 2008 untuk menghentikan penyadapan telepon tanpa surat perintah dan menuntut pemerintah dan pejabat pemerintah di balik program ini untuk bertanggungjawab. Juli 2013, hakim federal memutus bahwa pemerintah tak boleh bersandar pada kewenangan “rahasia negara” yang kontroversial untuk menghalangi tentangan kami terhadap kekonstitusionalan program. Kasus ini sedang didengarkan bersama dengan Shubert vs Obama, yang mengangkat tuntutan serupa. Juga, pada Juli 2013, EFF mendaftarkan satu gugatan hukum lain, First Unitarian vs NSA, terkait perintah pengadilan FISA yang diterbitkan baru-baru ini yang menuntut Verizon menyerahkan semua riwayat telepon pelanggan, mencakup siapa bicara dengan siapa, kapan, dan berapa lama, kepada NSA. “Metadata” ini, terutama bila dikumpulkan secara borongan dan teragregasi, memungkinkan pemerintah melacak lingkaran pergaulan organisasi-organisasi politik dan keagamaan. Direktur National Intelligence sejak saat itu sudah mengkonfirmasi bahwa pengumpulan riwayat panggilan telepon Verizon merupakan bagian dari program yang lebih luas.

Selain menggunakan argumen kasus Jewel, kami berargumen dalam kasus First Unitarian vs NSA bahwa pengumpulan jenis ini melanggar hak untuk berkumpul yang termaktub dalam Amandemen Pertama. Sebelumnya, dalam kasus Hepting vs AT&T, EFF mendaftarkan pengaduan terhadap sebuah perusahaan telekomunikasi atas pelanggaran privasi pelanggannya. Setelah Kongres sengaja turun tangan dan mengesahkan UU Amandemen FISA yang memungkinkan Eksekutif menginstruksikan penghentian kasus, Hepting akhirnya dihentikan oleh Mahkamah Agung AS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s