Jenderal Israel Serukan Bantuan Senjata Untuk Assad

8 Juli 2015
(Sumber: www.globalresearch.ca)

Sejumlah jenderal dan pengulas politik Israel menyerukan pemerintahan Netanyahu agar memberi bantuan militer kepada rezim Bashar Al-Assad di Suriah untuk mencegah keruntuhannya. Ini kampanye yang belum pernah terjadi untuk “Menyelamatkan Rezim Assad”.

Netanyahu, Tentara, dan Anjing

Menurut Jenderal Azer Tsfrir, contohnya, membiarkan rezim Assad jatuh sama dengan mengubah Suriah menjadi “lubang hitam” di mana wilayah-wilayah perbatasan bisa menjadi landasan peluncuran untuk operasi-operasi terhadap Israel. Menulis di Haaretz, mantan perwira intelijen militer ini mengisyaratkan bahwa keruntuhan Assad akan menjatuhkan Suriah ke dalam hegemoni kelompok-kelompok Muslim ekstrimis yang telah mendeklarasikan keinginan mereka untuk memusnahkan negara Zionis. Mereka akan, klaimnya, menjadi ancaman strategis tingkat satu.

Tsfrir menekankan, akibat paling serius dari pengambilalihan Suriah oleh kaum ekstrimis adalah rusaknya stabilitas di Yordania, yang pemerintahannya merupakan sekutu penting Israel dan Barat. Keseimbangan sekte dan ideologi di Lebanon juga akan terganggu, ujarnya.

Pemerintahan Netanyahu harus memberikan bantuan militer kepada rezim Assad secara langsung atau tak langsung guna menjamin mereka tidak jatuh, desak Tsfrir. “Israel harus mengesampingkan fakta bahwa rezim Assad memanfaatkan bantuan tentara Iran dan unsur-unsur dari Hizbullah untuk menolongnya dalam pertempuran bertahan hidup.” Bahkan, tambahnya, memberi bantuan kepada Assad mungkin dapat melahirkan saling pendekatan antara Israel dan Iran maupun Hizbullah, serta blok Syiah secara umum.

Netanyahu Berlatar al-Aqsha
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

Sementara itu pengulas urusan Arab, Jacky Houki, berkata di situs Yizrael Pulse hari Jumat lalu bahwa keberlangsungan rezim Assad adalah jaminan ketenangan di perbatasan Suriah. Israel, jelasnya, bisa mengerahkan tekanan dan mengenakan sanksi ekonomi untuk menghalangi rezim Assad kalau-kalau perilakunya membahayakan keamanan, sedangkan tekanan militer dan sanksi ekonomi tidak dapat menghalangi kelompok-kelompok Sunni radikal. Houki percaya, Israel lebih menyukai pragmatisme Hizbullah daripada kelompok Sunni semacam itu. Milisi Syiah tersebut memang pejuang sengit, tegasnya, tapi mereka takkan menjalankan serangan brutal seperti yang dilakukan oleh kelompok Sunni. Dia menuduh pemerintahan Netanyahu tidak bertanggungjawab dengan tidak menghentikan kejatuhan rezim Assad. Dia memperingatkan, semua pemukim di Israel mungkin akan membayar mahal ongkos runtuhnya pemerintahan di Damaskus.

One thought on “Jenderal Israel Serukan Bantuan Senjata Untuk Assad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s