Koneksi Israel-Teheran

Richard Silverstein
Jumat 4 April 2008
(Sumber: www.theguardian.com)

Israel, sambil diduga menjalankan boikot hebat terhadap segala hal yang berbau Iran, membeli minyak Iran dengan riang gembira.

Jika Anda pernah bertanya-tanya tentang definisi kemunafikan, Anda akan temukan jawabannya di sini.

Bulan lalu, menteri luar negeri Swiss mengunjungi Iran dan, bersama-sama Presiden Ahmadinejad, menghadiri penandatanganan kontrak multi-miliar euro di mana Iran akan memasok Swiss dengan gas alam dalam jumlah besar selama 25 tahun ke depan.

Departemen Luar Negeri AS buru-buru mengecam kesepakatan tersebut dan menyatakan akan melakukan penyelidikan apakah itu melanggar UU Sanksi Iran. Israel juga mengeluh, melukiskan kunjungan menteri Swiss ke Teheran sebagai “tindakan tak bersahabat terhadap Israel”. Berbagai kelompok Yahudi juga bergabung dalam protes, termasuk World Jewish Congress.

Kemarahan wajar ini sudah dapat diprediksi tapi tetap agak aneh. Pada 30 Maret, suratkabar Swiss, Sonntag, membalas dengan bocoran bahwa Israel, yang diduga menjalankan boikot hebat terhadap segala hal berbau Iran, telah membeli minyak Iran selama bertahun-tahun.

Artikelnya dalam bahasa Jerman tapi jurnalis Israel Shraga Elam memberi saya terjemahannya, yang akan saya tukil di sini.

“Israel mengimpor minyak Iran pada skala besar meskipun kontak dengan Iran dan pembelian produknya diboikot secara resmi oleh Israel. Israel mengakali boikot dengan meminta minyak tersebut diantarkan via Eropa. Sebuah nawala energi terpercaya Israel, EnergiaNews, memberitakan akhir pekan ini [18 Maret]…

“EnergiaNews memperoleh informasi perihal transaksi Iran ini dari sumber-sumber yang punya jalinan dengan manajemen Oil Refineries Ltd Israel… Menurut EnergiaNews, minyak Iran disukai di Israel karena kualitasnya lebih baik daripada minyak mentah lain.

“Laporan editor EnergiaNews, Moshe Shalev, menyatakan bahwa minyak Iran menggapai berbagai pelabuhan Eropa, terutama di Rotterdam. Itu dibeli oleh Israel dan dibekali persyaratan daftar muatan dan dokumen asuransi Eropa. Kemudian diangkut ke Haifa, Israel. Pengimpornya adalah Eilat-Ashkelon Pipeline Co (EAPC), yang merahasiakan sumber minyaknya.”

EAPC didirikan pada 1968 sebagai perusahaan patungan Israel-Iran untuk mengangkut minyak dari Iran ke Eropa. Setelah kejatuhan Shah, Iran tak lagi memainkan peran aktif dalam urusannya dan terdapat sengketa hukum antara kedua mitra.

Laporan Swiss melanjutkan:

“Tidak jelas apakah eksportir Iran tahu soal pembelian minyak mereka oleh Israel. Di ujung lain, para pembeli Israel dan pejabat pemerintahan sadar betul dari mana minyak kualitas tinggi tersebut berasal, walaupun itu bertentangan dengan boikot. Artikel EnergiaNews bahkan lolos sensor Israel, yang hanya meminta beberapa perubahan teks. Fakta bahwa laporan ini lolos sensor menaikkan kredibilitas informasinya. Di masa lalu, laporan semacam itu terlarang.

“Saat ditanya oleh Sonntag, seorang pakar energi dari salah satu koran terkemuka Israel mengkonfirmasi laporan EnergiaNews: Israel telah mengimpor minyak Iran selama bertahun-tahun. Namun sang pakar menekankan bahwa pembelian dilakukan di pasar bebas dan bukan langsung dari Iran.”

Sonntag mengutip seorang juru bicara Oil Refineries Ltd yang menyangkal perusahaannya mengimpor dan memproses minyak Iran. Namun, Sonntag menunjuk pemberitaan dalam suratkabar Haaretz pada Oktober silam yang menyebut perusahaan energi israel bernama Paz akan menyuling minyak Iran dan memasoknya ke Otoritas Palestina mulai awal tahun ini.

Ini menimbulkan pertanyaan: jika Iran, sebagaimana dikatakan Bibi Netanyahu, merupakan ancaman eksistensial bagi Israel, mengapa pemerintahannya mengizinkan transaksi demikian? Akankah Israel meminta AS menyerang program nuklir Iran dan memprovokasi konflik regional sementara ia tak mampu menyapih dirinya dari minyak Iran kualitas tinggi? Anda akan berpikir, jika Israel memang gemetar ketakutan oleh bom Iran dan Ahmadinejad yang anti-semit, seharusnya mereka tak ingin berdagang dengan musuh seperti itu.

Kapankah boikot bukan boikot? Ketika Anda berkepentingan ekonomi untuk mengakalinya, rupanya. Tapi orang pasti bertanya: jika Israel tidak menghormati boikotnya sendiri terhadap Iran, kenapa seluruh dunia mesti menghormati boikotnya terhadap Hamas dan Gaza? Jika Israel tidak menghormati boikotnya sendiri, lantas kenapa para anggota Kongres [AS] memberikan suara pada AIPAC saat ia mengusulkan undang-undang yang hanya dihormati Israel dengan cara dilanggar?

Menarik untuk dicatat dari sebuah diskusi (berbahasa Ibrani) di situs Kedma bahwa Israel secara formal tidak mendefinisikan Iran sebagai “negara musuh” dan karenanya dalam pengertian legal perdagangan semacam itu diperbolehkan. Ironisnya, Iran juga punya program boikot terhadap Israel dan melanggar undang-undangnya sendiri dalam hal itu. Lebih jauh, pengomentar yang sama mencatat, pekan lalu Israel menganggap upaya mengajak Suriah dalam proses diplomasi bukanlah kegagalan setelah Suriah menolak memutus ikatannya dengan Iran. Apa saya mendengar kata “kemunafikan”?

2 thoughts on “Koneksi Israel-Teheran

  1. Hello there! I am sure this really is somewhat off-topic however I was required to find out. Does running a well-established webpage really like your site please take a lots of perform? I’m fresh that will writing a blog however I do publish within my diary day after day. I’d want to commence a website so I can have my own encounter and emotions on the net. Take the time to inform me when you have pretty much any strategies or even strategies for brand-new aiming writers. Thankyou!

  2. wahai pemilik artike bodoh.hubungan sebuah negara tidak ada kata sandiwara.klau ada perdagangan dengan negara israel.seperti indo.paling di pihak ke 3.gtu juga negara iran.sibuk menipu umat membuat artikel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s