Rusia Harus Membangkitkan Uni Soviet Untuk Kalahkan Barat

27 Agustus 2015
(Sumber: english.pravda.ru)

Apa masalah utama otoritas Rusia? Bagaimana semestinya Rusia melawan tekanan terus-menerus dari Barat? Masa depan seperti apa yang diharapkan Rusia? Kepala editor Pravda.ru Inna Novikova menanyakan hal ini dan lainnya kepada deputi Duma Negara, koordinator Gerakan Pembebasan Nasional, Yevgeny Fyodorov.

Yevgeny Fyodorov

Yevgeny Fyodorov: Negara kita dikhianati pada 1991, setelah runtuhnya Uni Soviet, ketika banyak orang berhasil dalam karir mereka meskipun tidak tinggal di Federasi Rusia. Lihat saja Maria Gaidar – dia bahkan bukan warga Ukraina, tapi ditawari pos wakil walikota Odessa. Mungkinkah otoritas Ukraina berbuat demikian tanpa restu AS? Lihat Mikhail Saakashvili: dia bekerja di tempat Amerika menginginkannya.

Menteri Pertahanan AS menyatakan beberapa pekan lalu bahwa sanksi terhadap Rusia takkan dicabut sampai pemerintahan Rusia berganti dan Federasi Rusia dibubarkan.


Inna Novikova: Mereka bisa bilang apapun yang mereka mau.


Yevgeny Fyodorov: Tentu saja, tapi pertanyaannya, sejauh mana mereka sedang mengimplementasikan rencana. Tak diragukan, sanksi itu membuat kehidupan banyak warga Rusia memburuk. Rusia belum berbuat apa-apa untuk melawan rencana “main panjang” Amerika. Otoritas Rusia malah memangkas lapangan kerja, upah, dan pensiun. Musuh sudah dekat, tapi pejabat Rusia tidak melihatnya. Saya yakin Rusia harus merundingkan semuanya dengan Amerika, tapi kita mesti melakukannya dari posisi kuat dan independen.

Dua puluh lima tahun silam, Rusia menyumbang 22% pendapatan global. Hari ini kita hanya menyumbang 2%. Maka wajar negara ini tak punya banyak peluang dalam menyelesaikan permasalahannya. Dari segi pertahanan, Rusia mengumumkan proyek-proyek pertahanan baru dan mengesahkan penggunaan senjata baru. Tapi 25 tahun lalu, kita juga punya senjata baru dan modern. Hari ini kita sedang membicarakan sistem misil berbasis rel, tapi sistem demikian eksis di masa Uni Soviet! Apa sudah saatnya memandang realita secara waras dan berbuat sesuatu untuk mengubah kebijakan negara kita?


Inna Novikova: Peristiwa belakangan ini di Mukachevo telah menggoncang Ukraina. Menurut Anda Ukraina akan membuat kesimpulan dari apa yang terjadi, atau akankah mereka mempercayai Yatsenyuk dan Poroshenko, yang menyebut gerakan progresif Sektor Kanan sedang bertempur demi kehormatan dan ketertiban?


Yevgeny Fyodorov: Di Mukachevo, mereka menyambut tentara Nazi dengan bunga-bunga pada 1941. Pada 1944, terdapat gerakan gerilya amat kuat di sana, dan warga lokal membunuh kaum fasis, yang sebelumnya mereka sambut. Amerika tidak menunjukkan perhatian pada penyelesaian masalah Ukraina. AS praktisnya telah merebut Ukraina dan menaruh bonekanya di pemerintahan sana. Ketika rakyat Ukraina menganggap taraf hidup mereka telah mundur banyak, mereka akan memberontak terhadap para pemimpin pro-Amerika. Amerika semestinya membaca buku teks sejarah, tapi mereka terlalu sibuk menyelamatkan kekaisaran mereka dari kejatuhan. Masyarakat sudah lupa dengan seorang pejabat AS yang memperlihatkan pipa ujicoba berisi serbuk di sebuah pertemuan di PBB. Gara-gara pipa ujicoba tersebut, sejuta orang Irak tewas. Sejuta orang!

Pemerintah Rusia secara resmi menyatakan AS akan terus memberi tekanan pada Rusia selama 10-15 tahun. Apa sudah saatnya bagi para pemimpin Rusia untuk mengakui Barat sedang menyerang Rusia? Bukankah sudah waktunya menjadi kuat dan independen? Ketika Rusia mulai berunding dengan AS secara setara, masalah sanksi akan lenyap dengan sendirinya!


Inna Novikova: Cerita pengadilan internasional atas kecelakaan Boeing Malaysia di Ukraina – apa itu juga bagian dari tekanan AS terhadap Rusia?


Yevgeny Fyodorov: Menurutmu tidak? Orang-orang yang menghembuskan ini bahkan tidak berusaha menyembunyikan bahwa Rusia mesti diadili atas musibah tersebut. Jika kita mengubah kebijakan dan menjadi independen, takkan ada pengadilan, tapi pengadilan itu akan terjadi jika Rusia tetap seperti sekarang.

Kita sedang berubah, dan orang sudah bisa melihatnya dalam sikap Rusia terhadap Ukraina. Namun, Barat meneruskan tindakan ofensifnya. Amerika juga mempertimbangkan peluang untuk mendirikan pangkalan militer di Odessa. Saya percaya, perbatasan Uni Soviet akan dipulihkan—ini adalah rekfleks bersejarah kita terhadap usikan eksternal.

Ambil contoh China. China tak pernah mengakui Hong Kong sebagai teritori Inggris, lalu Hong Kong kembali ke tangan China. Menurutmu kenapa itu terjadi? Karena China sanggup menunggu, dan ia menunggu selama 100 tahun. Kakek moyang kita takkan pernah berpikir mengubah batas-batas Rusia—ini sebabnya Rusia begitu luas. Kenapa kita mengubah kebijakan ini? Kenapa kita menyerahkan Ukraina, Kiev dan kota-kota lain, di mana leluhur kita mati-matian mempertahankan tanah tersebut? Haruskah kita menyerahkan teritori lainnya? Dengan begitu akan lebih mudah membubarkan Federasi Rusia sebagai negara sekaligus.

Semua pembicaraan tentang ancaman perang nuklir adalah gertak sambal yang mempunyai satu tujuan saja: Barat ingin menyingkirkan pasukan berorientasi kebangsaan milik Putin dari kekuasaan. Mereka sudah ingin menghapus Rusia dari muka Bumi sejak lama, andai ada kesempatan seperti itu. Mereka tak mampu melakukannya, sehingga orang tak mengacuhkan perkataan mereka. Pejabat Barat sadar hal itu, dan mereka akan mundur jika Rusia mengumumkan pemulihan kedaulatan dan mengakhiri undang-undang penyerahan diri yang berlaku sejak 1991. Rusia dapat membuang undang-undang tak sah yang dipaksakan untuk ditandatangani—ini yang pernah Bismarck katakan. Apa yang Jepang inginkan dari Rusia? Mereka ingin empat pulau sebagai imbalan selembar kertas. Mereka akan berhasil jika Rusia tidak melangkah di jalan yang benar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s