Simbiosis ISIS-Kurdi – Penaklukan Istanbul, PKK Deklarasikan Zona Otonomi, AS Membisu

Kamis 20 Agustus 2015
(Sumber: pennyforyourthoughts2.blogspot.ca)

Saya menyerah untuk menghitung berapa kali tim label milisi Kurdi bekingan NATO dan pejuang ISIS bekingan NATO bekerjasama untuk mewujudkan destabilisasi sebuah negara. Irak. Suriah. Kini kita bisa saksikan kemitraan itu sedang bergerak ke Turki. Para pembaca blog saya sudah tahu destabilisasi Turki terjadi sejak tahun lalu!

Sementara Turki dihancurkan, benih-benih destabilisasi Iran sedang ditabur lewat PKK.

Simbiosis ISIS/Kurdi
Video ISIS mendesak penduduk lokal menyerang tempat-tempat wisata di Turki

London: Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) merilis video baru, mendesak penduduk lokal di Turki untuk menyerang pusat-pusat wisata. Menurut Daily Star, para militan di dalam video menyerukan kaum Muslim di negeri tersebut untuk “menaklukkan Istanbul”.

Simbiosis ISIS/Kurdi menyerang lagi! Teroris PKK dan milisi Kurdi ingin menaklukkan Istanbul. Kebetulan ISIS menyerukan serangan teror untuk “menaklukkan Istanbul”, ISIS “menyerukan kaum Muslim” di negara Turki untuk “menaklukkan Istanbul”. Tentu saja, sebagaimana pembaca ketahui, Kurdi adalah MUSLIM SUNNI SECARA MAYORITAS.

Teroris ISIS mendesak kaum Muslim untuk “menaklukkan Istanbul”—destinasi wisata populer menurut Daily Star.

ISIS-Turki

Klip tujuh menit ini muncul setelah AS dan Turki bergabung melakukan serangan terhadap ISIS.

Di dalam video, seorang pejuang mengecap presiden Recep Tayyip Erdogan sebagai “pengkhinat” lantaran mengizinkan AS “membombardir masyarakat Muslim”.

Dia menambahkan: “Kepada rakyat Turki, kalian harus segera memberontak dan melawan Setan [Erdogan] ini yang telah membodohi kalian dan menjadikan kalian budak tentara salib dan kaum ateis.”

Rekaman ini, yang terlihat direkam di sebuah padang pasir, telah dibagi-pakai secara luas oleh para pendukung sakit ISIS di media sosial.

Itu juga berisi arsip rekaman Erdogan di sebuah konferensi pers bersama Barack Obama dan Raja Salman dari Arab Saudi yang sedang menyambut.

Sementara itu, PKK, sindikat kriminal bajingan yang dibekingi NATO, telah mendeklarasikan sebuah kawasan otonomi di Turki. Hmmm…kabar ini terdengar familiar.

PKK mendeklarasikan kawasan otonomi di provinsi Dersim Turki.

Dan entah bagaimana Provinsi Tunceli kini menjadi provinsi Dersim? Deklarasi “zona otonomi” sekaligus pergantian nama?!

Partai Pekerja Kurdistan (PKK) telah mengumumkan kawasan otonomi demokratis di provinsi Dersim, dan mendirikan pos-pos pemeriksaan di jalan utama di provinsi tersebut pada hari Selasa.

Video di atas dirilis oleh PKK untuk memperlihatkan para pejuang kelompok sedang mengatur jalan dan menggeledah kendaraan.

“Kami sebagai gerilya, dengan hak pembelaan diri dan bangsa kami, mendeklarasikan otonomi demokratis di Dersim,” ujar seorang pejuang dalam video.

“Kami mendeklarasikan pengelolaan sendiri,” kata Muhsin Kula, yang mengklaim sebagai anggota pemerintahan baru tersebut. “Desa-desa dan kota-kota kami telah diubah menjadi puing-puing. Kasus terakhir Varto merupakan bukti bahwa kemanusiaan sudah mati.”

Di mana kemurkaan NATO? Mengapa AS TIDAK mengecam gerakan separatis ini? Mengapa AS tidak mengecam negara separatis yang diproklamasikan di Turki? Pikirkan Ukraina…

Begitu banyak kemunafikan dipertontonkan!

AS mengecam pemilu separatis Ukraina timur.

AS mengecam serangan baru separatis di Mariupol Ukraina.

AS salahkan Rusia atas pelanggaran gencatan senjata pemberontak di Ukraina.

Astaga, PKK bahkan tidak mengadakan pemilu!

Juga: beberapa komentar menarik di Rudaw.

Apa persisnya yang ingin diraih PKK dengan ini? (1) Mereka menembak dan membunuh orang Kurdi yang tidak mendukung mereka: mereka menembak seorang imam Kurdi di pos pemeriksaan beberapa hari lalu (tentu saja membunuh Muslim adalah halal sepenuhnya menurut pendukung PKK, tak peduli bahwa 80% Kurdi adalah Muslim), mereka membunuh seorang pengemudi bus yang mencoba menghindari pos pemeriksaan pekan lalu. (2) PKK ingin militer Turki melakukan operasi di kota-kota Kurdi KARENA itu akan mengakibatkan kematian warga sipil. PKK ADALAH ANTI-KURDI.

Akankah zona PKK ini se-“demokratis” rekan komunis mereka, republik “demokratis” Korea Utara?? Akankah rakyat bisa memilih, apa mereka ingin bajingan bersenjata mencegat mereka setiap [jarak] 500 m? Akankah rakyat harus memilih, apa mereka ingin bajingan bersenjata menduduki sekolah anak-anak mereka dan menjadikannya sasaran? Pikirkan secara logis: apa manfaatnya PKK menjadikan desa-desa Kurdi sebagai target.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s