Penembakan di Paris

14 November 2015
(Sumber: veriteperdue.wordpress.com)

Penembakan di Paris – rangkaian serangan yang tak pernah terjadi sebelumnya.

Serangan Paris November 2015
Serangan Paris November 2015

Paris diserang. Beberapa penembakan dan sebuah ledakan terdengar tadi malam di ibukota Prancis, Jumat 13 November pukul 22:00. Sekurangnya tiga ledakan terjadi dekat Stade de France di mana Presiden Francois Hollande berada dan tempat itu dikosongkan. Hampir 80.000 penonton menyaksikan laga Prancis vs Jerman. Serangan tersebut memenuhi syarat sebagai 11 September-nya Prancis. Francois Hollande mendeklarasikan keadaan darurat.

Mayat di Jalanan Paris
Mayat di Jalanan Paris
Korban Serangan Paris November 2015
Korban Serangan Paris November 2015

Teori dua serangan bunuh diri dihembuskan oleh pihak berwenang menjelang pukul 23:00 dan pada jam tersebut stadion belum dikosongkan, lalu orang-orang bertanya, ketakutan, apakah akan dievakuasi. Polisi melaporkan 120 tewas pada saat saya menulis artikel ini (08:50).

Penghormatan Untuk Korban Penembakan Paris November 2015
Penghormatan Untuk Korban Penembakan Paris November 2015

Tempat paling terdampak dari segi jumlah korban adalah Balai Konser Bataclan di mana terdapat sekurangnya 8 penyerang, termasuk 7 pengebom bunuh diri yang meledakkan diri. Korban saat ini adalah 82 tewas.

Balai Konser Bataclan
Balai Konser Bataclan
Serangan Bataclan Paris November 2015
Serangan Bataclan Paris November 2015

Urutan peristiwa berdasarkan video amatir.

Mungkinkah serangan ini terkait dengan kemenangan pasukan koalisi melawan Islamic State di Irak? Mereka kehilangan kota Sinjar di antara dua titik berbahaya di Suriah dan Irak.

Berita: Islamic State mengklaim bertanggungjawab.

“Delapan bersaudara yang mengenakan sabuk bahan peledak dan bersenjatakan senapan serbu mengincar lokasi-lokasi terpilih di jantung Paris.”

Berita: Ada 4 teroris di Bataclan dan memulai tembakan.

6 tempat di Paris diserang
6 tempat di Paris diserang

Serangan terjadi di Rue Bichat, Republic Square, balai konser Bataclan dengan situasi penyanderaan yang berlangsung hampir 3 jam dan lebih dari 80 tewas, Boulevard Beaumarchais, Boulevard Voltaire, dan Charonne Road juga disasar oleh para teroris.

Menurut informasi terakhir, 128 tewas secara keseluruhan.

Mereka Roboh Oleh Peluru
Mereka Roboh Oleh Peluru

Korban berasal dari Prancis, Belgia, Spanyol, Britania Raya, Portugal, Rumania, Swedia, Swiss, Tunisia, Maroko, Aljazair, Brazil, dan Chile.

Serangan tahun ini dan belakangan ini di Prancis dan Belgia

Gelombang serangan terjadi kurang dari setahun pasca serangan dahsyat terhadap Charlie Hebdo di bulan Januari. Akibat serangan berdarah di ruang redaksi Charlie Hebdo dan supermarket kosher ini skema kewaspadaan menyentuh level tertingginya di Paris.

Pada bulan Februari, operasi aparat penegak hukum Belgia dapat mencegah sebuah serangan. Ingat pula, sebuah serangan nyaris tidak dapat dihindari oleh wisatawan di dalam kereta Thalys beberapa bulan lalu.

Desember 2001, di St. Leonard Place de Liège, terjadi serangan. Pasukan granat pelaku melemparkannya ke kerumunan dan memulai penembakan. Serangan itu menewaskan 5 orang dan melukai 125.

Headline Koran

Teori-teori bermunculan saat itu juga

Teori-teori konspirasi akan muncul dalam beberapa menit ke depan atau sudah mulai muncul. Mereka memakai trik dan manipulasi yang sama, sebagaimana pada umumnya. Para teoris konspirasi di belakang PC dan situs mereka cuma perlu menggunakan imajinasi dan meneruskan dasar teori terdahulu dan memodifikasinya. Pada intinya, berikut adalah prediksi tesis teori-teori mendatang.

  • Mereka bukan teroris Muslim, tapi agen CIA, dan ini adalah serangan bendera palsu (sebagaimana hampir setiap serangan di dunia barat menurut teoris konspirasi).
  • Memanfaatkan kesimpangsiuran media untuk mengarahkan perhatian pada informasi kira-kira, lalu dipakai sebagai “bukti” dalam teori mereka.
  • Dalam konteks bendera palsu standar serta semua serangan di Eropa, jika tak ada cipratan darah di segala arah, ini akan menjadi “bukti” bahwa kejadian tersebut hoax. Ingat pembantaian Charlie Hebdo dan petugas polisi yang ditembak.
  • Mencari fakta, peristiwa, dalam hari berikutnya dan bulan berikutnya berkenaan dengan AS dan pemerintah. Ini bisa berupa apa saja: pertemuan pembahasan iklim atau COP21 yang baru kita dengar kemarin seiring ditutupnya perbatasan.
  • Menyangkutpautkan alternatif lain: AS, Barat, Mossad, Zionis, CIA, FBI.
  • Menyederhanakan fakta, mengambil hal-hal kecil yang disiarkan media, sebuah gambar, sebuah video yang dipasang oleh individu, untuk “membuktikan” ucapan mereka. Ini bisa berupa apa saja, gaya retro yang “berubah” warna. Sebuah jalan raya di mana menurut sudut pandang foto, kita melihat dua tewas dan satu lagi tertembak, tiga tewas. Foto-foto ini akan menjadi “bukti” sandiwara peristiwa.
  • Melontarkan keraguan, rumor, pertanyaan terarah. Keraguan adalah salah satu senjata utama mereka.

Berita: Menurut teoris konspirasi, serangan terjadi karena sebuah band Amerika tampil tadi malam. Dan inilah alasan yang diberikan oleh teori konspirasi yang pertama kali muncul. Tanpa tahu apa-apa soal serangan, mereka sudah mulai berimajinasi sekali lagi bahwa itu pasti salah AS. Sebuah grup musik Amerika tampil di ibukota (sebagaimana biasa), lalu ada serangan? Wah, itu salah band tersebut.

Istilah favorit mereka, “bendera palsu”, sungguh-sunguh dihormati seabagaimana yang saya ramalkan. Begitu pula AS dan termasuk pertemuan para Kepala Negara.

Berita: Dan kini teori-teori konspirasi meluncur dengan kecepatan penuh. Bahkan, para teoris konspirasi berada di belakang keyboard mereka, memasok kita dengan artikel dan rumor konspirasi seputar serangan pada 13 November 2015 ini.

Menurut mereka, pengeboman Bataclan dipentaskan dan termasuk [serangan] bendera palsu agar undang-undang senjata yang menguntungkan produsen senjata diusulkan. Serangan tersebut disponsori atau disutradarai oleh produsen senjata….

Menurut yang lain, itu adalah serangan bendera palsu untuk memberi lebih banyak wewenang kepada pemerintah untuk memata-matai percakapan warga dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi sebagian teoris konspirasi, video yang mengklaim serangan Paris adalah palsu: mereka mengerahkan segala daya dan upaya pada fakta bahwa itu tak bertanggal. Alhasil mengklaim bahwa Islamic State tidak boleh disalahkan.

Mereka mengabaikan teks dalam bahasa Prancis dan Arab sebagaimana diposting oleh Islamic State di mana ia memberikan rincian akurat tentang serangan Paris; oleh karenanya teks itu tidak mungkin sedang membicarakan serangan lain di tanggal lain.

Terakhir, Bataclan diincar karena para pemiliknya adalah Yahudi. (Ini mengingatkan kita pada teori-teori dari Timur Tengah tentang ribuan Yahudi yang raib pada 11 September.

Sesuai ramalan saya, mereka lagi-lagi membersihkan para teroris dan Islam dari aksi teror ini dan memikulkan semuanya pada punggung pihak lain yang beraksi diam-diam, bahwa pihak lain ini membuat setiap adegan dengan keterlibatan media tentunya.

Berita: Teori 11 bulan dan 9 hari

Di internet, rumornya akan begini: antara serangan Charlie Hebdo dan serangan di Paris November ini, kebetulan terdapat persis 11 bulan dan 9 hari. Angka-angka ini berbunyi “klik” di kepala para teoris konspirasi. Kendati teori konspirasi sedang merosot, bagi penggemar berat angka-angka ini adalah bukti konspirasi.

Menara Kembar Sebelum 11 September 2001
Menara Kembar Sebelum 11 September 2001

Tapi apa sebetulnya ini?

Antara 7 Januari 2015 dan 13 November 2015 tidak ada 11 bulan dan 9 hari, melainkan 10 bulan dan 6 hari. 310 hari telah berlalu dan bukan 11 bulan dan 9 hari.

Entah para teoris konspirasi tak bisa berhitung… (Itu tak boleh dikesampingkan bila kita membaca argumen mereka yang tidak terbang tinggi.) Atau mereka sedang berusaha dengan segala cara untuk menjebak dan menggiring masyarakat ke teori-teori murahan mereka tentang 11 September. Teori-teori yang sedang merosot berdasarkan fakta bahwa para teoris konspirasi ini kini mengklaim pesawat-pesawat yang menabrak menara World Trade Center adalah hologram… Haruskah saya sebutkan bahwa mereka tak punya rasa hormat untuk para korban dan keluarganya dengan berbuat demikian?

Ingat teori-teori konspirasi tentang Charlie Hebdo.

Berita: Situs WikiStrike menyatakan serangan itu adalah operasi bendera palsu.

WikiStrike mencoba membebaskan para teroris dari tuduhan. Situs tersebut menerbitkan artikel panjang yang membahas “bukti” mereka.

“Bukti” pertama WikiStrike: pengawasan di perbatasan yang masih tak disinggung oleh media manapun, menurut WikiStrike.

Tentu saja ini keliru. Berikut adalah daftar media yang menyinggung dan menulis artikel bagus tentang pengawasan ini.

Camkan, dalam kaitan ini, pos perbatasan tak lagi ada, pengawasan ini bersifat mobile dan ada di jalan-jalan utama serta di tempat-tempat perlintasan khusus dan, tentu saja, sembarang.

Inilah argumen pertama WikiStrike: jurnalis menutup-nutupi kenyataan bahwa pengawasan perbatasan telah dipulihkan. KELIRU.

Terus argumen kedua. Publikasi laporan National Observatory if Delinquency and Criminal Response (ONDRP) pada 13 November. Sebuah lembaga yang melaporkan survey Januari s/d April 2015 terhadap 15.000 rumahtangga mengenai perasaan mereka.

Menurut laporan ini, [terjadi] peningkatan 48.000 perampokan rumah, peningkatan kekerasan fisik dan seksual, tapi inilah yang WikiStrike tunjuk (menyatakan bahwa laporan itu mungkin takkan menyebutkannya) sebagai efek Charlie Hebdo. Sebuah kenaikan terorisme sebagai salah satu konsern Prancis pasca pristiwa dramatis Charlie Hebdo. Bahkan, konsern ini telah naik dari 2,6% tahun lalu (jadi sebelum Charlie Hebdo) ke 17,7% sesudah serangan. Meski demikian pengangguran tetap di barisan depan, sebagai informasi.

WikiStrike memandang ini sebagai bukti. Sebuah laporan lembaga yang mengutip konsern bahwa “terorisme” menanjaki jajak pendapat menyusul serangan Charlie Hebdo.

Bukti konspirasi? Kalian, orang Prancis, kenal organisasi ini? Kalian tahu di mana dokumen ini dirilis? Oleh berapa banyak orang itu dirundingkan?

Menurut WikiStrike organisasi ini ada di bawah Kementerian Dalam Negeri, walhasil ada pertalian dengan Bernard Cazeneuve. Terlepas dari ini, organisasi “National Observatory of Delinquency and Criminal Responses” adalah departemen institut nasional untuk studi keamanan lanjutan dan keadilan dan diawasi oleh Perdana Menteri Prancis, saat ini Manuel Valls.

Organisasi tersebut dipimpin oleh Christophe Soullez. Tolong katakan jika saya keliru, tapi tak ada Cazeneuve di sini.

Oleh karenanya, sebagai bukti kita punya sebuah laporan yang membahas kenaikan terorisme dalam konsern Prancis.
Apakah ini betul-betul bukti? Tidak.

Argumen ketiga:

“Dan terakhir, sebuah latihan simulasi serangan dilakukan oleh layanan darurat rumahsakit di pagi hari serangan, di bawah pengawasan Kementerian Dalam Negeri (ah, lagi-lagi Cazeneuve) dan Pertahanan.”

Diwawancarai oleh lejdd, profesor dan dokter kepala SAMU Paris menyatakan bahwa skenario penembakan jamak adalah salah satu asumsi yang mereka ulang di pagi drama tersebut.

Beberapa bagian dari wawancaranya:

Kami sudah lama siap berhadapan dengan terorisme masal. Tapi selama dua tahun, kami mengambil langkah untuk menghadapi serangan terhadap beberapa lokasi, penembakan, dan penyelamatan korban luka peluru dan senjata perang.

Sejak peristiwa “Charlie Hebdo”, kami telah melipatgandakan energi. Sejak Januari, kami tak berhenti mempersiapkan diri.

Kapan latihan terakhir simulasi serangan?

Hampir sulit dipercaya, kami sudah sampai pada semacam latihan kostum di hari Jumat pagi, beberapa jam sebelum serangan. Skenario dramatis Jumat malam termasuk ke dalam perandaian yang kami olah. Selama berminggu-minggu kami merencanakan, bersama brigade pemadam kebakaran dan delapan layanan SAMU di région Île-de-France, sebuah latihan yang diberi judul “penembakan di banyak lokasi”. Ini adalah pemetaan dengan komputer, di tempat layanan Darurat SAMU Paris di Rumah Sakit Necker.

Ini dibangun berdasarkan dua azas utama. Pertama: menetapkan, setibanya SAMU, resusitasi sesuai dengan luka tembak: turniket, perban, obat-obatan untuk meminimalisir pendarahan. Kedua: menerapkan pengaturan cepat dan halus, apalagi diperumit oleh fakta adanya banyak lokasi dan banyak korban. Prioritasnya adalah memindahkan kasus paling serius ke ruang operasi guna menyelamatkan mereka dari kematian akibat pendarahan.

SAMU di Île-de-France
SAMU di Île-de-France

Bahkan, 8 layanan SAMU di Île-de-France telah menyelenggarakan latihan pagi itu, sebagaimana dinyatakan dalam wawancara kepala SAMU, berhubung keduanya diatur agar berdekatan, dan telah melipatgandakan upaya sejak serangan Charlie Hebdo.

Ingat, ketakutan akibat sebuah serangan tetap tinggi selama beberapa bulan. Di Belgia, militer disebar ke gedung-gedung sensitif selama beberapa bulan.

Jadi kita punya pengawasan perbatasan yang ditutupi-tutupi oleh media, tapi kita sudah simak ini tidak benar. Jadi kita punya laporan angka kriminal yang membahas, di antaranya, meningkatnya konsern terhadap terorisme pada angka 17,7% pasca serangan Charlie Hebdo di antara kenaikan kekerasan fisik dan seksual serta jumlah perampokan rumah.

Argumen keempat WikiStrike berkenaan dengan senjata. Saya akan mengerjakannya besok beserta sisa artikel.

Untuk sementara, [saya katakan] WikiStrike tidak menyoroti kualitas argumen dan buktinya…kalian tentu sependapat.

Kasus Brahim Abdeslam menurut WikiStrike

WikiStrike melukiskan karakternya, fakta bahwa kafe yang dia kelola di Belgia, dan lain-lain… Yang sama sekali WikiStrike abaikan (disengaja atau tidak tahu) adalah bahwa Brahim berhenti dari manajemen kafe pada 2013. Pada tahun inilah Salah Abdeslam, saudaranya, menjadi mitra/sekutu baru dalam bisnis kafe tersebut. Brahim mundur dari kedudukan manajer dan membiarkan Salah menduduki posisinya.

Pada September tahun itu, aksi terakhir perusahaan (kafe ini adalah koperasi) adalah pengunduran diri manajer Salah dan para sekutu, penunjukan manajer dan penyerahan saham serta pemindahan kantor pusat.

Salah meninggalkan posisi manajer, ayahnya mundur dari posisi sekutu. Ketiga anggota keluarga menyerahkan saham mereka ke pihak ketiga.

Jadi keluarga Abdeslam bukan lagi pemilik kafe sejak akhir September, awal Oktober. Dengan demikian kedua bersaudara ini melikuidasi bisnis mereka sebulan sebelum tragedi.

Dua pekan lalu, kafe itu ditutup oleh kepolisian lantaran menyelundupkan narkoba.

Begitulah situasinya.

Kini WikiStrike memainkan permainan kebetulan bahwa kafe tersebut ditutup karena penyelundupan narkoba.

Silakan saja.

Tapi WikiStrike mulai “meracau”, kita blak-blakan saja, ketika ia mengangkat pertanyaan: apa yang telah dijanjikan oleh aparat penegak hukum Belgia kepada teroris?

“Kebetulan, pihak berwenang memerintahkan penutupan bar tersebut beberapa hari sebelum serangan di Paris. Apa yang dijanjikan padanya sebagai imbalan? Mungkin uang. Jadi dia tak bertujuan meledakkan diri…”

WikiStrike jelas-jelas tidak tahu kafe itu bukan lagi milik sang teroris. Yang lebih parah, mereka mengisyaratkan ikatan perkomplotan antara polisi dan pemerintah Belgia terhadap teroris. Kenapa? Mereka menjawab pertanyaannya sendiri dengan berkata itu demi uang dan karenanya dia tidak berniat meledakkan diri.

WikiStrike menarik atau justru mengarang kesimpulan dari sakunya. WikiStrike kemudian melukiskan teror dan membersihkan serangan.

“Dia tidak memiliki profil fanatik keagamaan yang siap mati syahid.”

Sebagai informasi: Brahim Abdeslam meledakkan Boulevard Voltaire, mengakibatkan 18 orang terluka. Hanya beban selempang di punggungnya yang meledak.

Sang teroris duduk tenang di kedai kopi dan ketika pelayan datang untuk mendengar pesanan, dia bangkit dan meledakkan bom. Si pelayan terluka pada bagian perut dan dada. Pada waktu saya menulis artikel ini, nyawa saya tak lagi terancam tapi gadis pelayan itu akan terus menanggung efeknya seumur hidup.

Jadi WikiStrike bilang pada kita bahwa itu mustahil. Bahwa orang itu tidak mungkin teroris. Mengesankan bahwa dia tak bersalah dan bahwa para saksi berdusta. WikiStrike beranjak lebih jauh dengan mengemukakan jalan putarnya bahwa orang itu tak pernah berkeinginan meledakkan diri. Ya, ya, WikiStrike menegaskan. Bahkan mereka menyatakan bahwa dinas rahasia telah memicu bahan peledak mikro jarak jauh yang mereka sembunyikan di rompi teroris.

WikiStrike tidak bilang dari mana informasi ini diperoleh. Mungkin dari kelingkingnya; ini takkan menjadi yang pertama kali. Dengan demikian WikiStrike membela terorisme dan justru menuding dinas rahasia.

Saat saya bilang para teoris konspirasi rutin membersihkan [nama] para teroris dan bahwa mereka tetap tak bersalah, sekarang Anda sudah dengar buktinya.

Menurut WikiStrike, si teroris sedang menunggu para teroris lain di kafe agar mereka menjemputnya begitu penembakan selesai. Ya, WikiStrike juga mengesankan bahwa para teroris lain bukan teroris.

Lalu WikiStrike menyatakan akan memecahkan kasus ketiga teroris yang teridentifikasi dan bahwa mereka meledak dekat Stade de France.

Ledakan pertama pukul 21:20, ledakan kedua kurang dari 10 menit kemudian, ledakan ketiga pukul 21:53.

Jadi semua dalam waktu kurang dari 25 menit. Para teroris yang ingin masuk Stade de France tidak bisa masuk, terus meledak beberapa menit kemudian, menewaskan satu orang dan melukai 11 orang.

Oleh karena itu WikiStrike memberitahu kita bahwa hanya mereka yang memiliki kunci pemahaman (kata demi kata) dan ini terletak pada teroris yang coba dibersihkannya dalam beberapa baris sebelumnya.

Teroris pertama meledak tapi dia tak bersalah menurut WikiStrike dan bahwa dinas rahasialah yang meledakkan dari jarak jauh.

Dinas Rahasia, lagi-lagi menurut WikiStrike, meledakkan teroris kedua, yang memakai headset seperti yang lain…

“Karenanya, 10 menit kemudian, demi menghindari kematian tak sengaja, mereka berhasil mengisolir mujahid lain dengan memandunya, bicara padanya, yang, seperti dua teroris lain, memakai headset.”

“Dan 30 menit kemudian, mereka menemukan kelemahan pada teroris ketiga, mempercakapkan sampah, serangkai omong-kosong, hingga dia terisolir dalam kebuntuan, seorang diri, agar ledakan terjadi secara bergiliran tanpa menimbulkan korban. Dinas rahasia ingin meledakkan mereka tanpa menimbuikan korban, itu sebabnya semua orang heran dengan aksi mereka. Seandainya para teroris ini pengebom bunuh diri sejati, mereka akan mengakibatkan banyak kematian. Karena mereka akan meledakkan diri di waktu yang tepat dan dengan lebih banyak bahan peledak.”

Pada dasarnya WikiStrike membawakan kita entah dari mana headset itu, serta bahan peledak yang disembunyikan pada tubuh teroris tanpa disadari, bahwa para teroris dipandu oleh dinas rahasia dan menurut WikiStrike mereka menyuruh teoris ketiga untuk pergi ke sebuah jalan buntu sendirian agar tidak mati.

“Bukti tak terbantahkan adalah mujahid kedua yang tubuhnya belum meledak tapi justru ditemukan terbelah dua. Jendela di sebelahnya didapati retak, bahkan pecah. Bukti bahwa segalanya sudah diperhitungkan untuk menimbulkan korban sesedikit mungkin. Ini mutlak operasi bendera palsu. Ini bukti bahwa negara Prancis ada di belakangnya.”

Sebagai informasi, teroris kedua meledakkan Jl. Jules Rimet dekat pintu H dan di depan restoran Quick, menghamburkan baut dan puing.

 Para penyelidik bekerja di luar sebuah bar dekat Stade de France di mana ledakan dilaporkan terjadi pada waktu pertandingan sepakbola Prancis vs Jerman dekat Paris, 13 November 2015.  (REUTERS/Gonazlo Fuentes-RTS6W9G)
Para penyelidik bekerja di luar sebuah bar dekat Stade de France di mana ledakan dilaporkan terjadi pada waktu pertandingan sepakbola Prancis vs Jerman dekat Paris, 13 November 2015. (REUTERS/Gonazlo Fuentes-RTS6W9G)

WikiStrike sedang mengigau, bukan, menurut kalian? Dinas rahasia Prancis, kepolisian/pemerintah Belgia, headset, teroris tak bersalah….

Sebuah teori konspirasi kecil yang bagus, tanpa bukti dan apalagi tanpa penelitian nyata. Well, kita tetap dalam bingkai teori konspirasi yang disusun terburu-buru dan buruk seperti biasa.

Video tanpa disensor: https://youtu.be/dYUpag2IOPQ
Saya akan sambung besok.

Informasi lain tentang WikiStrike

WikiStrike dikenal atas teori kiamatnya tiga kali per tahun dan permintaan sumbangannya untuk menghindari penutupan yang tak kunjung terjadi. Juga atas kematian direkturnya yang masih terus membuat posting di wall Facebooknya. Sekarang mereka bersedia menghapus namanya dari wall mereka.

Situs ini juga dikenal waspada mengenai kiamat, menyatakan bahwa itu sudah dekat dan ini berulang selama beberapa tahun. Juga dikenal atas artikel-artikel tentang UFO, alien, serta planet Nibiru, lebih dikenal dengan nama Planet X yang akan membinasakan kita pada 21 Desember 2012 dan akan berakhir pada 2015.

Menanggapi komentar seseorang yang menanyakan nama-nama korban untuk dicari di internet, berikut adalah daftar korban dan gambar mereka, sekiranya diperkenankan oleh kerabat: www.francetvinfo.fr.

Saya harap orang ini takkan mengklaim mereka adalah kematian khayalan.

Mau tahu lebih banyak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s