Perilaku Yahudi Sebabkan Holocaust, Kata Akademisi Terkemuka Asal Polandia

10 April 2013
(Sumber: www.davidduke.com)

Komentar oleh Dr. David Duke: Yang jelas, tidak ada satu hal pun yang menjustifikasi genosida atau pembunuhan masal, tak ada! Tapi Prof. Jasiewics menjelaskan, kita harus paham bahwa penyulut anti-Semitisme adalah kejahatan luar biasa kaum supremasis Yahudi itu sendiri. Di akhir 1930-an dan awal 1940-an, rakyat Polandia, dan banyak orang Eropa Timur, dengan pahitnya menyadari pembunuhan masal yang diperbuat para pemimpin Bolshevik Yahudi di Rusia, Ukraina, dan wilayah lain. Mereka tahu, puluhan juta dibunuh. Fakta-fakta soal dukungan Yahudi sedunia untuk Bolshevik Rusia—yang membunuh jutaan manusia dan mengirim jutaan lain ke gulag—menyulut amarah hebat terhadap populasi Yahudi. Profesor bertanya kenapa cuma Holocaust Yahudi yang kita dengar hampir setiap hari, sementara tidak terdengar soal Holocaust pimpinan Yahudi terhadap jutaan Nasrani.

Krzysztof Jasiewicz
Krzysztof Jasiewicz

Perilaku Yahudi adalah penyebab Anti-Semitisme, dan perbuatan mereka adalah penyebab utama kenapa begitu banyak orang Polandia ikut serta dalam pogrom anti-Semit semasa Perang Dunia II, kata akademisi Polandia terkemuka.

Krzysztof Jasiewicz, profesor di Polish Academy of Sciences dan pakar kenamaan hubungan Polandia-Yahudi, dikutip dalam majalah populer Polandia Focus, “Yahudi punya masalah sebab mereka yakin diri mereka adalah bangsa pilihan. Mereka merasa berhak menafsirkan segalanya, termasuk doktrin Katolik… Saya yakin tak ada gunanya berdialog dengan Yahudi, sebab itu tak membawa kita ke manapun,” katanya.

Wawancara ini tampil di edisi khusus yang fokus pada peringatan ke-70 Pemberontakan Ghetto Warsawa pekan depan.

Artikel itu, berjudul “Apakah Yahudi Sendiri yang Bersalah?”, kemudian mengutip ucapan profesor bahwa Yahudi menimpakan Holocaust pada diri mereka sendiri.

“Selama bergenerasi-generasi, Yahudi, bukan Gereja Katolik, bekerja untuk mewujudkan Holocaust. Tampaknya Yahudi belum mengambil pelajaran dan belum sampai pada kesimpulan,” tuturnya, mengacu pada eksploitasi Supremasis Yahudi dan kejahatan Zionis yang masih berlangsung di seluruh dunia.

Komentarnya segera dimanfaatkan dan dipelintir oleh media boneka Supremasis Yahudi, disalahtafsirkan untuk mengklaim bahwa dia menyatakan Yahudi “berpartisipasi dalam pembunuhan bangsanya sendiri” pada masa perang (lihat liputan di The Times of Israel sebagai contoh).

Tentu saja, Jasiewicz tidak berkata semacam itu, dan hanya menguraikan bahwa perilaku Yahudi telah menyebabkan Anti-Semitisme, dan masih demikian hingga sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s