Selagi Israel Hujani Gaza Dengan Kematian, Kelompok Zionis AS Desak Amerika Menyerap Invasi Imigran Ilegal

10 Juli 2014
(Sumber: www.newobserveronline.com)

Dalam salah satu contoh gamblang kemunafikan ekstrim dari lobi Yahudi di Amerika, organisasi-organisasi pendukung Zionis meminta Obama “menyambut orang asing” dan menyerap invasi imigran ilegal bawah umur baru-baru ini—sementara negara mereka sendiri, Israel, mengebom dan membunuh anak-anak Palestina di Gaza, yang “kejahatan”-nya adalah bahwa orangtua mereka ingin kembali ke rumah-rumah mereka di Palestina.

Organisasi-organisasi Yahudi minta rakyat Amerika “menyambut orang asing”.
Organisasi-organisasi Yahudi minta rakyat Amerika “menyambut orang asing”.

Kelancangan Zionis ini terungkap dalam artikel di Jewish Telegraphic Agency (JTA), berjudul “Kelompok-kelompok Yahudi Minta Obama ‘Sambut Orang Asing’”.

Menolak menyebut para agresor itu sebagai imigran ilegal, padahal kenyataannya demikian, laporan JTA mengungkap bahwa tak kurang dari dua puluh “organisasi Yahudi mendorong Presiden Obama dan Kongres menangani secara manusiawi anak-anak tanpa pendamping serta para pengungsi dari Amerika Tengah yang melintasi perbatasan AS.”

Pernyataan Yahudi yang dilansir hari Selasa ini ditulis oleh Hebrew Immigrant Aid Society (HIAS), organisasi Yahudi bermarkas di Amerika yang pekerjaan tunggalnya adalah mengatur impor dan “pemukiman” orang-orang Dunia Ketiga ke Amerika (tapi bukan ke Israel).

Malu-malu menyebut HIAS “lembaga pemukiman ulang pengungsi”, artikel JTA mengutip seruan organisasi itu kepada “pemerintah agar ‘menyambut orang asing’ dalam menangani orang-orang yang masuk ke AS lewat Meksiko dari El Salvador, Guatemala, dan Honduras. Keamanan dan kesejahteraan para migran ini—khususnya anak-anak tanpa pendamping—harus menjadi inti setiap keputusan kebijakan yang dibuat dalam menanggapi krisis kemanusiaan ini,” menurut pernyataan yang ditandatangani kelompok-kelompok seperti American Jewish Committee, Anti-Defamation League, B’nai B’rith International, dan Jewish Federations of North America.

Turut menandatangani adalah Ameinu, Association of Jewish Family and Children’s Agencies, Central Conference of American Rabbis, Jewish Council for Public Affairs, Jewish Labor Committee, Jewish Women International, Keshet, National Council of Jewish Women, Rabbinical Assembly, Reconstructionist Rabbinical College and Jewish Reconstructionist Communities, The Solomon Project, T’ruah: The Rabbinic Call for Human Rights, Union for Reform Judaism, Uri L’Tzedek, dan The Workmen’s Circle.

Dalam pernyataan itu, organisasi-organisasi Yahudi menyerukan solusi utuh jangka panjang “yang memprioritaskan keamanan dan kesempatan”.

JTA juga memberitakan bahwa kelompok-kelompok Yahudi ini mendesak “penambahan aparat perbatasan sehubungan dengan langkah-langkah untuk memastikan orang-orang yang terancam penganiayaan di negara asal dapat mencari suaka di AS” dan juga “penambahan dana untuk US Refugee Admissions Policy”.

Semua organisasi Zionis ini mendukung Israel mati-matian. Tapi negara mereka punya kebijakan imigrasi berlandaskan ras (cuma Yahudi, diidentifikasi dengan tes DNA, yang boleh masuk ke negara itu, dan non-Yahudi diusir secara rutin).

Kemunafikan organisasi-organisasi Zionis dalam meminta rakyat Amerika “menyambut orang asing”, sementara negara mereka sendiri, Israel, sibuk mengebom dan membunuh anak-anak Palestina di Gaza, sangat mencengangkan.

“Sambut Orang Asing” di Israel, 9 Juli 2014: Didukung oleh lobi Yahudi yang sama yang menuntut rakyat Amerika menyambut imigran ilegal bawah umur.
“Sambut Orang Asing” di Israel, 9 Juli 2014: Didukung oleh lobi Yahudi yang sama yang menuntut rakyat Amerika menyambut imigran ilegal bawah umur.

Jelas, perintah “sambut orang asing” yang dituntut oleh lobi Yahudi kepada rakyat Amerika tidak berlaku bagi negara khusus Yahudi.

Huru-hara saat ini di Gaza bukanlah, seperti digambarkan oleh media boneka, akibat orang-orang Palestina “memulai serangan roket” ke Israel. “Roket” yang dipakai warga Palestina kenyataannya adalah perangkat rumahan yang memanfaatkan pupuk kelas rendah dan gula sebagai bahan bakar, pupuk sebagai “hulu ledak” (yakni tubrukan yang didetonasi oleh tembakan paku ke peluru) dan kemudian menyatu di dalam pipa yang tak punya sistem pemandu dan jangkauannya terbatas sekali.

Roket “Qassam” ini sebetulnya senjata sepele, tapi senjata terbaik warga Palestina dalam melawan militer kuat Israel yang didanai wajib pajak Amerika, yang memiliki helikopter tempur, jet F-15, dan sistem anti-rudal berdana miliaran dolar.

Penyebab sejati konflik Palestina-Israel terletak pada pencabutan hak milik rakyat terdahulu atas tanah mereka di masa pendirian negara Yahudi tahun 1948, sebuah peristiwa yang dikenal di Palestina sebagai “nakba”, atau “bencana”.

Nakba

“Kejahatan” yang membuat warga Palestina kini sekali lagi dibom dan dibunuh di rumah-rumah mereka di Gaza adalah bahwa sebagian dari mereka berani menuntut diizinkan pulang ke tanah yang sekarang ada di dalam negara khusus Yahudi.

Namun, Israel sejak lama membuat undang-undang bahwa siapapun orang Palestina yang “pergi” (yakni diusir melalui pembantaian teroris seperti di Deir Yassin) tidak diizinkan untuk kembali.

Lebih jauh, negara khusus Yahudi itu aktif menangkap, menahan, dan mendeportasi imigran ilegal, khususnya dari Dunia Kteiga, yang memasuki Israel.

Demikianlah kemunafikan ekstrim organisasi Zionis di Amerika—di satu sisi mereka menuntut Amerika dibuka bagi semua imigran ilegal Dunia Ketiga dalam semangat “menyambut orang asing”, tapi di sisi lain terang-terangan mendukung kebijakan imigrasi diskriminatif rasial Israel, dan kebijakan “mengebom orang asing”.

Kemunafikan ini jelas-jelas terlihat oleh dunia, dan kedatangan internet telah memutus kemampuan lobi Yahudi sebelumnya dalam mengendalikan dan menyensor berita. Satu-satunya pertanyaan tersisa adalah berapa lama lagi lobi Yahudi akan mampu mempertahankan cengkeramannya atas kekuasaan dengan semakin terbongkarnya kegiatan mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s