Bagaimana Kremlin Memanipulasi Krisis Pengungsi Eropa

Kini tak seorangpun dapat menyangkal bahwa krisis pengungsi yang menimpa Eropa tahun lalu telah mengubah lanskap politik benua tersebut. Kedatangan jutaan migran, utamanya dari Timur Tengah dan Afrika, dengan dorongan dari beberapa pemimpin Eropa, telah melahirkan gempa politik yang berpotensi membentuk ulang politik Eropa secara signifikan.

Advertisements

Apakah Putin Mengorganisir Krisis Migran Sebagai Senjata Pemusnah Masal yang Diarahkan ke UE?

Saya sudah bicara dengan orang-orang Inggris yang pernah ke Suriah baru-baru ini, baik di wilayah kendali pemberontak maupun wilayah kendali pemerintah, yang menyampaikan bahwa sebagian besar rakyat Suriah di kedua pihak benci pada rezim dan menyalahkannya atas perang tak perlu dan sangat brutal, alih-alih menyerahkan kekuasaan kepada pemberontak sejak dini.

Elit Global Kepergok Merencanakan Invasi Islam Atas Eropa

Rencana pembanjiran Eropa dengan orang-orang Islam bukanlah berita baru. Pada 2012 silam, pengusaha Irlandia dan peserta Bilderberg Group Peter Sutherland berkata kepada House of Lords bahwa pimpinan Uni Eropa perlu “berbuat sebaik-baiknya untuk menggerogoti” “homogenitas” negara-negara anggota.

Kenapa Merkel Khianati Eropa dan Jerman

Merkel lebih dipaksakan ketimbang dipilih. Stanley Payne, sejarawan tersohor Amerika mengatakan hal yang sama soal Spanyol (atau negara demokrasi barat manapun) bahwa kini politisi “bukan dipilih lewat pemilu tapi dipilih” oleh aparat, lembaga, dan ‘tangan-tangan nyata’ pasar—Goldman Sachs.