Hubungan Putin Dengan Israel/Yahudi Diperinci Dalam Kolom Israel

Faktanya adalah selama bom-bom dijatuhkan di Timur Tengah dan orang-orang Arab dan Muslim menjadi sekarat, Israel bahagia, menggosok-gosok tangannya dengan riang. Bom-bom Rusia tidak sedang dan tidak akan menyasar kota Israel manapun. Itu yang penting dari sudutpandang Zionis.

Anti-Semitisme Muslim Paksa Yahudi Keluar Dari Eropa

Semua kelompok terorganisir resmi Yahudi dan negara Israel sedang bekerja penuh waktu untuk mendukung invasi Muslim atas Eropa—dan akan mencela siapapun yang menentang invasi ini sebagai “Nazi”.

Perilaku Yahudi Sebabkan Holocaust, Kata Akademisi Terkemuka Asal Polandia

Krzysztof Jasiewicz, profesor di Polish Academy of Sciences dan pakar kenamaan hubungan Polandia-Yahudi, dikutip dalam majalah populer Polandia Focus, “Yahudi punya masalah sebab mereka yakin diri mereka adalah bangsa pilihan. Mereka merasa berhak menafsirkan segalanya, termasuk doktrin Katolik... Saya yakin tak ada gunanya berdialog dengan Yahudi, sebab itu tak membawa kita ke manapun,” katanya.

Prancis Khianati Israel—Lagi

Pada 30 Desember, Prancis, bersama pendukung demokrasi lainnya seperti Rusia, Chad, dan Yordania memihak resolusi Palestina berbias yang menjatuhkan dikte pada Israel, memaksa Negara Yahudi itu menarik diri ke perbatasan 4 Juni 1967 paling lambat tahun 2017. Terlebih, resolusi sepihak itu tidak memperhitungkan keamanan Israel dan klaim wilayah dan mengimplikasikan hak pulang bagi “pengungsi” Arab tak ramah dan keturunan mereka ke Israel sebagaimana mestinya.

Kemunafikan Yahudi Disoroti di Prancis

Dalam putusan terhadap para aktivis, yang mengaku hanya menggunakan kebebasan berekspresi, pengadilan mengutip “undang-undang republik Prancis mengenai kebebasan pers, yang menentukan hukuman penjara atau denda hingga $50.000 untuk pihak-pihak yang menghasut diskriminasi, kebencian, atau kekerasan terhadap orang atau sekelompok orang atas dasar asal-usul, keanggotaan atau bukan keanggotaan mereka dalam suatu kelompok etnis, bangsa, ras, atau agama tertentu.”

Editor Prancis Didenda Lantaran Menyebut Lobi Yahudi

Artikel Rivarol terkait hal ini menguraikan bahwa kasus yang memberatkan Dieudonné berawal dari organsiasi-organisasi swasta Yahudi, dan bahwa dengan menegakkan klaim mereka terhadapnya, pengadilan Prancis sedang menjadi “pengadilan kerabbian” dan karenanya Prancis hidup di bawah “tirani total Yahudi”.