Rusia dan Suriah “Mempersenjatakan” Krisis Pengungsi Untuk Mendestabilisasi Eropa

“Meski pengumuman publik berkata sebaliknya, Rusia tak berbuat banyak untuk menghadang Daesh (ISIS) tapi berbuat sangat banyak untuk menyokong rezim Assad dan para sekutunya. Bersama-sama, Rusia dan rezim Assad sengaja mempersenjatakan migrasi dalam upaya memberati struktur-struktur Eropa dan mematahkan keteguhan Eropa. Semua usaha konstruktif untuk mengakhiri perang boleh saja tapi tindakan harus berbicara lebih nyaring daripada perkataan.”

Advertisements

Amerika Sedang Dihancurkan Oleh Kebusukan Spiritual dan Moral, Bukan Terorisme

Tapi ada masalah. Ancaman besar bagi peradaban kita, dan hal yang paling membuatnya rentan terhadap ancaman lain semisal Islamic State, datang dari dalam: liberalisme. Atau paham kiri. Atau setanisme sekuler, sebagaimana saya mulai menyebutnya demikian. Label apapun yang Anda pakai, agama pemujaan diri dan relativisme tak bertuhan ini, budaya kematian ini, ideologi palsu dan edan ini, tetap menjadi ancaman pertama dan paling urgen yang kita hadapi sebagai masyarakat dan peradaban.

Rusia Sedang Merebut Timur Tengah Dari AS

Sejumlah perkembangan internasional penting akhir-akhir ini mengindikasikan bahwa Washington telah mengakui Moskow sebagai mitra setara. Para pejabat AS duduk di meja perundingan dengan sejawat Rusia mereka. Ini dibuktikan oleh pernyataan dari kepala Russian Airborne Troops tentang kemungkinan bantuan untuk Suriah. Apa yang mereka rundingkan? Sumber-sumber Barat menyebut topik bahasan adalah penyerahan diri Assad sebagai ganti konsesi masalah Ukraina.

Bagaimana Kremlin Memanipulasi Krisis Pengungsi Eropa

Kini tak seorangpun dapat menyangkal bahwa krisis pengungsi yang menimpa Eropa tahun lalu telah mengubah lanskap politik benua tersebut. Kedatangan jutaan migran, utamanya dari Timur Tengah dan Afrika, dengan dorongan dari beberapa pemimpin Eropa, telah melahirkan gempa politik yang berpotensi membentuk ulang politik Eropa secara signifikan.

Untuk Kalahkan ISIS, Ciptakan Negara Sunni

Sebagaimana kita lakukan di Irak dengan “Anbar Awakening” 2006, operasi kontra-pemberontakan yang mengeluarkan Al-Qaeda dari bentengnya di provinsi Irak tersebut, kita dan sekutu harus memberi kuasa kepada para pemimpin Sunni layak, termasuk otoritas kesukuan yang menjunjung struktur sosial mereka.

Empat Faktor Kegagalan Pemberontak Suriah

Hari ini, 4 tahun kemudian, dengan angka kematian jauh di atas 200.000 orang dan separuh dari 22 juta populasi terpindahkan, tuntutan untuk perubahan nyata berlanjut di Suriah. Apa yang berlangsung di Suriah telah melanda sebagian besar wilayah dunia; banyak orang dari seluruh dunia turut menyokong tuntutan masyarakat pribumi akan perubahan nyata. Itu juga melahirkan campur tangan negara-negara besar dunia, yang tindakannya bertolak belakang dengan retorikanya.

Israel Peringatkan Kehancuran Eropa Jika Boikot Berlanjut

Pasukan serbu Hallelu akan menyasar corong-corong media yang mempublikasikan berita negatif soal tindakan Israel, kata video ini. “Sederet pengacara akan mengejar secara hukum setiap situs, koran, jaringan TV di Israel dan luar negeri yang menebar dusta tentang operasi Israel,” tutur narator. “Organisasi-organisasi Israel akan belajar: mereka tak bisa lagi menulis apapun yang mereka mau.”

Hubungan Putin Dengan Israel/Yahudi Diperinci Dalam Kolom Israel

Faktanya adalah selama bom-bom dijatuhkan di Timur Tengah dan orang-orang Arab dan Muslim menjadi sekarat, Israel bahagia, menggosok-gosok tangannya dengan riang. Bom-bom Rusia tidak sedang dan tidak akan menyasar kota Israel manapun. Itu yang penting dari sudutpandang Zionis.

Soros: Putin Berusaha Hancurkan Uni Eropa Dengan Migran Muslim, Jadi Uni Eropa Harus Undang Lebih Banyak Migran Muslim

Para pemimpin AS dan UE salah besar jika berpikir Rusia di bawah Presiden Vladimir Putin adalah sekutu potensial dalam perang melawan Islamic State. Bukti membantah mereka. Tujuan Putin adalah mendorong perpecahan UE, dan cara terbaik melakukannya adalah membanjiri Eropa dengan pengungsi Suriah.

Serangan Bendera Palsu di Prancis?

Seandainya saya memang teoris konspirasi paranoid, atau intelektual konspirasi, atau apa saja, saya akan menduga seseorang melancarkan serangan baru ini persis selagi saya meninggalkan Paris dan berencana kembali satu bulan kemudian karena...well, karena mereka khawatir buku saya, We Are NOT Charlie Hebdo, bertambah panas dan berpotensi membeberkan kejahatan yang disponsori negara Januari silam. Menurut penafsiran paranoid ini, para penjahat tinggi Charlie Hebdo “terbang ke depan” ke dalam chaos lebih besar dan bahkan pemberangusan kebebasan lebih besar...khususnya kebebasan untuk mencari fakta soal teror bendera palsu.

Serangan Paris – Pemerintah Hollande Tersangka Utama

Pemerintah Prancis, CIA, dan Mossad adalah tersangka utama kita. Sekurangnya pemerintah Prancis masih harus mengaku soal operasi bendera palsu Charlie Hebdo, diikutsertai para aktor krisis bergaya rambut militer [lihat di sini], sebelum peristiwa ini dapat dipertimbangkan sebagai serangan teroris sungguhan.

Kurdistan Merdeka Sedang Terbentuk

Rabu 1 Juli 2015 (Sumber: pennyforyourthoughts2.blogspot.com) Daily Times Pakistan: Negara bangsa Kurdistan raya yang dicomot dari empat negara di mana suku Kurdi menjadi minoritas adalah mustahil untuk terwujud, walaupun otonomi lebih besar sedang tumbuh di Turki dan Suriah jika bukan Iran, dan Kurdistan Irak merdeka semakin mungkin hari demi hari. Kurdi yang sedang mencetak kemenangan … Continue reading Kurdistan Merdeka Sedang Terbentuk

Apakah Turki Hendak Disekat-sekat? American Enterprise Institute

Sabtu 29 Agustus 2015 (Sumber: pennyforyourthoughts2.blogspot.com) Well, well, well. Coba kita uji, sudah berapa lama saya meramalkan destabilisasi/penghancuran Turki? Saya memberikan isyarat dalam banyak kesempatan. Tapi akhirnya pada November 2014 saya mulai menguatkan teori saya. Kilas balik hampir 10 bulan lalu: Simbiosis Kurdi/ISIS – Menjelang Kehancuran Turki bagian 1 Dan segera diikuti oleh: Simbiosis Kurdi/ISIS … Continue reading Apakah Turki Hendak Disekat-sekat? American Enterprise Institute

Jika ISIS Menggulingkan Pemerintah Turki – Akankah NATO Masih Melindungi Turki

Rabu 2 September 2015 (Sumber: pennyforyourthoughts2.blogspot.com) Saya memperoleh video ini dari Discovery Channel di Youtube. Saya menontonnya tadi dan komentatornya membuat DUA pernyataan amat menarik. Saya terperanjat. 1:19 “Turki turut terlibat dalam penyaluran dana dan pejuang untuk ISIS, walaupun tak ada bukti kaitan langsung” 2:37 “Tapi seandainya ISIS betul-betul melengserkan pemerintahan Turki dari dalam, meski … Continue reading Jika ISIS Menggulingkan Pemerintah Turki – Akankah NATO Masih Melindungi Turki