88.300 “Anak Bawah Umur” Serbu Eropa

Jumlah ini merupakan kenaikan dramatis dari tahun-tahun terdahulu, ungkap angka Eurostat. Sebelumnya, jumlah agresor “anak bawah umur tanpa pendamping” bercokol antara 11.000 s/d 13.000 pada periode 2008-2013, tapi kemudian pada 2014, jumlahnya naik dua kali lipat ke 23.000 lebih sedikit. Angka ini lalu naik hampir empat kali lipat pada 2015.

Advertisements

Apakah ‘Krisis Migran’ Bagian Dari Plot Zionis Terhadap Bangsa Kulit Putih Eropa?

“Eropa sedang kehilangan identitasnya ke tangan bangsa lain dan agama lain, dan takkan ada sisa dan penyintas dari kenajisan Kristen, yang telah menumpahkan banyak darah yang takkan bisa ditebus,” tutup Efrati dalam ceramah kepada murid-murid Yeshiva-nya. Satu rabbi lain berkata bahwa agar Messiah Yahudi kembali ke bumi, “Eropa, Kristen” harus dimusnahkan total. “Jadi saya tanya pada kalian: apakah kabar bagus bahwa Islam menyerbu Eropa?” tanyanya. “Itu kabar luar biasa! Itu berarti kedatangan messiah.”

Rabbi Inginkan Eropa Islami Sebagai Balas Dendam Yahudi!

Kebencian patologis mereka terhadap bangsa Eropa dan nilai-nilai kita dibeberkan di www.davidduke.com dalam artikel saya tentang Profesor Nathan Abrams, yang menulis di Jewish Intellectual Quarterly. Di situ dia mendokumentasikan dominasi sempurna Yahudi atas pornografi dan mengutip raja-raja porno Yahudi bahwa motivasi mereka bukan semata finansial tapi didorong oleh “kebencian atavistik” terhadap bangsa Eropa dan moralitas Kristen. Ya, dia sungguh-sungguh melukiskan motivasi Yahudi dengan istilah ini, “kebencian atavistik”.

Manuel Valls Tolak Ide Kuota Migran di Uni Eropa

Rencana aksi untuk imigrasi dan suaka yang dipresentasikan Rabu lalu oleh Komisi Eropa menyediakan beberapa kuota wajib demi sebaran pengungsi yang adil dan, kalau-kalau terjadi krisis, pengalihan pencari suaka antara negara-negara UE. Tujuannya adalah untuk meringankan beban negara-negara semacam Italia atau Yunani dan menawarkan 20.000 jatah tambahan yang tersebar di UE kepada orang-orang beridentitas di zona krisis sebagai pihak yang membutuhkan perlindungan demikian.

Blair, Imigrasi, dan Pengkhianatan Terhadap Pekerja Inggris

Menurut Bower, Blair diam-diam menginstruksikan kementerian-kementerian untuk melepas puluhan ribu pencari suaka ke Inggris, dengan menggolongkan ulang mereka sebagai ‘migran ekonomi’. Blair berencana mengubah wajah Inggris selama-lamanya dengan imigrasi masal.” Dia menyuruh pemerintahan Partai Buruh-nya untuk tidak pernah membahas manfaat arus masuk tiada tara ini di depan publik.

Pemodal Media Liberal George Soros Akui Rencana Penghancuran Perbatasan Nasional, Membanjiri Eropa Dengan Pengungsi

“Barangkali namanya adalah contoh orang-orang yang mendukung apapun yang melemahkan negara bangsa, mereka mendukung segala sesuatu yang mengubah gaya hidup tradisional Eropa,” ujar Orban dalam wawancara di radio masyarakat Kossuth, menurut Bloomberg Business. “Para aktivis pendukung imigran ini dengan cerobohnya menjadi bagian dari jaringan penyelundupan manusia internasional.”