Akankah Rusia Gantikan AS Sebagai ‘Pembela Global’ Israel

“Memastikan Israel aman adalah dasar kebijakan luar negeri Amerika yang sakral, dwipartisan, dan tak bisa diganggu-gugat. Tapi sedemikian pentingkah Amerika menjadi negara yang menyediakan perlindungan itu?” tanyanya dalam artikel opini berjudul “Kenapa Rusia Harus Mengambil Alih Pembelaan Israel dari Amerika”.

Lobi Yahudi Serukan “HAM” di UE, Tapi Mengingkari Rumah Palestina di Tepi Barat

Dalam tindakan munafik yang menggoncangkan, pemerintah Israel menyatakan “ilegal” bagi Uni Eropa mendanai proyek perumahan Palestina di Tepi Barat—sementara pada saat yang sama lobi Yahudi internasional meminta UE memaksakan undang-undang “hak sipil” kejam anti kebebasan berbicara—yang mencakup “hak atas perumahan”.

Selagi Israel Hujani Gaza Dengan Kematian, Kelompok Zionis AS Desak Amerika Menyerap Invasi Imigran Ilegal

Huru-hara saat ini di Gaza bukanlah, seperti digambarkan oleh media boneka, akibat orang-orang Palestina “memulai serangan roket” ke Israel. “Roket” yang dipakai warga Palestina kenyataannya adalah perangkat rumahan yang memanfaatkan pupuk kelas rendah dan gula sebagai bahan bakar, pupuk sebagai “hulu ledak” (yakni tubrukan yang didetonasi oleh tembakan paku ke peluru) dan kemudian menyatu di dalam pipa yang tak punya sistem pemandu dan jangkauannya terbatas sekali.

Apakah Proyek Israel Raya Sudah Selesai?

Oleh: Dr. Fayez Rasheed Kamis 1 Mei 2014 (Sumber: http://www.middleeastmonitor.com) Apakah Israel sudah selesai dengan proyek besarnya atau belum? Pertanyaan ini disambut secara beragam oleh berbagai kelompok. Ada sebagian yang percaya proyek ini sudah dikubur selama-lamanya. Ada juga yang percaya niat Israel menjalankan proyek besarnya tak lebih dari sekadar mimpi yang terkubur dalam imajinasi Zionis, … Continue reading Apakah Proyek Israel Raya Sudah Selesai?

Ex-Illuminati, Wawancara Bag. 13: PBB atau ‘Dewan Tertinggi Dunia’

PBB didirikan di awal abad ini dalam rangka membantu mengatasi salah satu hambatan terbesar bagi agenda pemerintahan dunia, jika perlu digunakanlah kekuasaan militer dan kediktatoran Illuminist. Hambatan itu salah satunya adalah nasionalisme, atau kebanggaan terhadap negara. Karena itulah konsep ini TIDAK populer ketika pertama kali diperkenalkan, perlu waktu yang lama untuk menekan negara melalui media dan menghancurkan perasaan nasionalisme melalui (tidak secara halus) propaganda media bertahun-tahun.