PBB Menghendaki ‘Global Reserve Bank’, Mata Uang Global Baru

Oleh: Steve Watson Senin, 7 September 2009 (Sumber: http://www.infowars.net) Proposal tatanan ekonomi dunia yang baru dan tersentralisasi diuraikan dalam laporan globalis. PBB telah meminta pembentukan global reserve currency (mata uang cadangan global-penj) baru diawasi oleh sebuah bank dunia dalam upaya mengurangi peranan Dolar dalam transaksi internasional. Detil proposal tersebut diuraikan dalam sebuah laporan dari UN … Continue reading PBB Menghendaki ‘Global Reserve Bank’, Mata Uang Global Baru

New World Order

Sumber: The Antlantean Conspiracy ©Eric Dubay (www.myspace.com/sheeplerevolt) “Illuminati dapat ditelusuri hingga ribuan tahun ke belakang di Sumeria, Babilonia, Mesir, dan lebih jauh menuju masa yang kita sebut pra-sejarah. Selama berabad-abad mereka tak henti-hentinya bekerja untuk memusatkan kekuasaan dunia dan menyelesaikan ‘Pekerjaan Besar’ mereka yaitu kediktatoran global. Di balik setiap peristiwa dunia yang tampak acak, telah … Continue reading New World Order

Ex-Illuminati, Wawancara Bag. 14: Sejarah dan Masa Depan Illuminati

Karena Illuminati menganggap akar mereka berasal dari dewa-dewa kuno ini, mereka juga memiliki antitesis sendiri terhadap ras Yahudi. Selain itu, saya tidak akan pernah mempercayai literatur yang dikirim kepada saya dari Neo-Nazi atau kelompok kebencian ekstrim lainnya, karena mereka dibangun di atas prinsip rasisme, egalitarianisme, dan konsep ras unggulan, dan lain-lain yang didukung secara kuat oleh Illuminati dan kelompok lain.

Ex-Illuminati, Wawancara Bag. 13: PBB atau ‘Dewan Tertinggi Dunia’

PBB didirikan di awal abad ini dalam rangka membantu mengatasi salah satu hambatan terbesar bagi agenda pemerintahan dunia, jika perlu digunakanlah kekuasaan militer dan kediktatoran Illuminist. Hambatan itu salah satunya adalah nasionalisme, atau kebanggaan terhadap negara. Karena itulah konsep ini TIDAK populer ketika pertama kali diperkenalkan, perlu waktu yang lama untuk menekan negara melalui media dan menghancurkan perasaan nasionalisme melalui (tidak secara halus) propaganda media bertahun-tahun.