Agenda China di Suriah

Penanganan China atas perang sipil Suriah berbeda nyata dari pendekatan Barat. Sejak awal konflik Suriah pada 2011, China konsisten menjunjung tinggi prinsip non-intervensi dalam urusan internal negara berdaulat. Penafsiran ketat China atas kedaulatan negara membuatnya memandang rezim Baath Assad sebagai satu-satunya otoritas pemerintahan yang sah di Suriah. China menyangkal argumen Barack Obama bahwa kejahatan perang Assad telah membuatnya kehilangan otoritas moral untuk memerintah Suriah.

Peran China Dalam Krisis Suriah

Baru-baru ini saya keberatan terhadap media China yang membuat modal politik dari krisis pengungsi Suriah dengan mencela AS lantaran tidak berbuat lebih banyak untuk membantu. Sejak saat itu teman-teman dan para pembaca merasa tersinggung oleh teori bahwa China sedang melempar batu dari dalam rumah kaca, dan sejujurnya, kesalahan ada pada saya karena menyajikan argumen yang terlalu menyederhanakan sebab-akibat.

Bagaimana China Turut Menyebabkan Krisis Pengungsi Suriah

Bukan rahasia lagi bahwa Suriah dan Irak, tinjau seorang penulis, “dibanjiri senjata Rusia, Iran, dan China”. Tidak mengherankan pula bahwa pemberontak kedapatan memakai teknologi rudal China. Tapi ini bukan hasil kalkulasi China; ini adalah konsekuensi tak terhindari sebagai salah satu pedagang senjata terbesar di dunia.