Rusia dan Suriah “Mempersenjatakan” Krisis Pengungsi Untuk Mendestabilisasi Eropa

“Meski pengumuman publik berkata sebaliknya, Rusia tak berbuat banyak untuk menghadang Daesh (ISIS) tapi berbuat sangat banyak untuk menyokong rezim Assad dan para sekutunya. Bersama-sama, Rusia dan rezim Assad sengaja mempersenjatakan migrasi dalam upaya memberati struktur-struktur Eropa dan mematahkan keteguhan Eropa. Semua usaha konstruktif untuk mengakhiri perang boleh saja tapi tindakan harus berbicara lebih nyaring daripada perkataan.”

Advertisements

Apakah Putin Mengorganisir Krisis Migran Sebagai Senjata Pemusnah Masal yang Diarahkan ke UE?

Saya sudah bicara dengan orang-orang Inggris yang pernah ke Suriah baru-baru ini, baik di wilayah kendali pemberontak maupun wilayah kendali pemerintah, yang menyampaikan bahwa sebagian besar rakyat Suriah di kedua pihak benci pada rezim dan menyalahkannya atas perang tak perlu dan sangat brutal, alih-alih menyerahkan kekuasaan kepada pemberontak sejak dini.

Putin Pemain Kunci Dalam “New World Order”

Terlepas dari pamer kekuatan militer, para globalis di kedua kubu Timur-Barat menyebut cita-cita mereka sebagai pembentukan “New World Order”. “Tatanan” yang mereka bicarakan ini, sebagaimana akan kami perlihatkan, pada hakikatnya melambangkan sistem kendali politik dan ekonomi global atas umat manusia. Dan Putin, mantan bos KGB, sedang menempuh persis siasat-siasat ke arah tatanan dunia yang digarisbesarkan oleh elit Barat yang konon dia hadang. Dia sering menyebut visinya sebagai penegakan tatanan dunia baru “multipolar”. Tapi kian banyak bukti menunjukkan bahwa itu persis tatanan yang sama yang diusahakan para calo kekuasaan globalis Barat.

Vladimir Putin Bantu Antarkan New World Order

Penting untuk disadari bahwa ketika Anda membaca Veterans Today, Anda sedang menjadi sasaran perang psikologis. Pekerjaan mereka adalah memanipulasi pikiran Anda agar menerima dialektika geopolitik Timur/Barat maupun dialektika spiritual Kristus/Antikristus.

Menurut Logika, Vladimir Putin Adalah Boneka NWO

Para mantan agen KGB menegaskan bahwa Putin melakukan persis apa yang diperintahkan, bahwa dia praktisnya adalah boneka Illuminati. Putin sendiri mengakui menghargai loyalitas di atas segalanya, sesuatu yang lazim dari seorang boneka Illuminati. Mengingat tahun-tahun panjangnya sebagai agen KGB, loyalitas kepada atasan memungkinkannya untuk, bukan saja tetap hidup, tapi juga menaiki hirarki kekuasaan KGB.

Bagaimana Putin Adalah Bagian Dari NWO

Alih-alih memaksakan pemerintahan global totaliter matang pada dunia secara tiba-tiba, para globalis top telah menggarisbesarkan siasat berbeda. Pada hakikatnya, plot ini bertujuan membagi manusia dan negara di planet ini ke dalam “kawasan-kawasan” yang diperintah oleh lembaga supranasional—seperti Uni Eropa.

Akankah Rusia Gantikan AS Sebagai ‘Pembela Global’ Israel

“Memastikan Israel aman adalah dasar kebijakan luar negeri Amerika yang sakral, dwipartisan, dan tak bisa diganggu-gugat. Tapi sedemikian pentingkah Amerika menjadi negara yang menyediakan perlindungan itu?” tanyanya dalam artikel opini berjudul “Kenapa Rusia Harus Mengambil Alih Pembelaan Israel dari Amerika”.

Genosida Kulit Putih – Konspirasi Nyata

Ada upaya disengaja dan sistematis untuk membinasakan Populasi Kulit Putih di Eropa, AS, dan seluruh dunia. Orang-orang di balik ini adalah sebagian anggota ras kulit putih kita. Mereka adalah kaum kiri yang terpapar sebuah ideologi pada 1960-an. Itu merupakan ideologi yang mempromosikan asimilasi Ras Kulit Putih dengan ras-ras non-kulit putih sebagai sarana menghancurkan kita.

Hubungan Putin Dengan Israel/Yahudi Diperinci Dalam Kolom Israel

Faktanya adalah selama bom-bom dijatuhkan di Timur Tengah dan orang-orang Arab dan Muslim menjadi sekarat, Israel bahagia, menggosok-gosok tangannya dengan riang. Bom-bom Rusia tidak sedang dan tidak akan menyasar kota Israel manapun. Itu yang penting dari sudutpandang Zionis.

Soros: Putin Berusaha Hancurkan Uni Eropa Dengan Migran Muslim, Jadi Uni Eropa Harus Undang Lebih Banyak Migran Muslim

Para pemimpin AS dan UE salah besar jika berpikir Rusia di bawah Presiden Vladimir Putin adalah sekutu potensial dalam perang melawan Islamic State. Bukti membantah mereka. Tujuan Putin adalah mendorong perpecahan UE, dan cara terbaik melakukannya adalah membanjiri Eropa dengan pengungsi Suriah.

Netanyahu dan Putin Sepakat Assad dan Sisi Lebih Baik Daripada Alternatif Lain

Jumat 20 Desember 2013 (Sumber: http://www.middleeastmonitor.com) Dikabarkan, perdana menteri Israel dan presiden Rusia sepakat bahwa keberadaan Bashar Al-Assad di Suriah dan Abdel Fattah Al-Sisi di Mesir lebih baik daripada alternatif “ekstrimis” dan Ikhwanul Muslimin saat ini. Suratkabar Maariv menambahkan, Benjamin Netanyahu juga telah dijanjikan oleh Putin bahwa dia akan menghalangi konferensi apapun yang diusulkan untuk … Continue reading Netanyahu dan Putin Sepakat Assad dan Sisi Lebih Baik Daripada Alternatif Lain

Mengapa Rusia Mengebom Suriah?

Oleh: Eric Ruder 5 Oktober 2015 (Sumber: http://www.socialistworker.org) Intervensi Rusia dalam perang sipil Suriah menandai dimulainya bab baru yang tak mengenakkan dalam konflik yang telah merenggut ratusan ribu nyawa dan memencarkan lebih dari 10 juta orang di dalam dan di luar perbatasan Suriah. Presiden Vladimir Putin mendandani masuknya Rusia ke dalam konflik sebagai “mirip dengan … Continue reading Mengapa Rusia Mengebom Suriah?

Harapan Palsu Rusia

Oleh: Paul Craig Roberts 25 September 2015 (Sumber: http://www.foreignpolicyjournal.com) Satu-satunya cara agar Rusia dapat diterima oleh Barat adalah dengan menerima status pengikut. Rusia begitu mati-matian ingin menjadi bagian dari Barat yang bereputasi buruk dan sedang runtuh, sampai-sampai mereka tidak berpegang pada realita. Terlepas dari bertumpuk pelajaran pahit, Rusia tidak bisa membuang asa untuk diterima di … Continue reading Harapan Palsu Rusia