You are currently browsing jookut's articles.
Untuk sementara waktu, JOOKUT akan off selama kurang lebih sebulan (sok penting). Karena ‘lumayan’ juga bolak-balik warnet. Insya Allah, JOOKUT dkk akan mengupload 4 buah buku terjemahan JOOKUT nanti di akhir bulan desember atau awal januari. 2 buah buku berkaitan dengan blog unseenhands dan 2 buku lainnya berkaitan dengan blog jookut sendiri.
Sedangkan terjemahan buku “Thanks for the Memories” dari Sue Ford, sepertinya JOOKUT pertimbangkan untuk tidak diteruskan karena di dalamnya terdapat kisah-kisah vulgar dan terlalu memojokkan JFK, seperti pepatah ‘habis manis sepah dibuang’. Meskipun dari sudut kisah Sue sendiri terasa sangat menyedihkan.
Bagaimana Gelombang Terahertz Mengoyak DNA
(Sumber: http://www.scribd.com/MisterFrost)
Cara baru interaksi gelombang-gelombang THz dengan DNA menjelaskan bagaimana kerusakan [DNA] terjadi dan mengapa kita begitu kesulitan mengumpulkan buktinya.

Hal besar yang diakui dari gelombang terahertz adalah radiasi yang mengisi slot (celah) dalam spektrum elektromagnetik antara microwave dan infrared. Gelombang terahertz menembus material non-konduktif seperti pakaian, kertas, kayu, dan batu bata, dan karena itu kamera yang sensitif terhadapnya bisa melihat ke dalam amplop, ruang tamu, dan “menggeledah” orang di kejauhan. Read more…
Apakah HAARP ‘Merencanakan Cuaca Jahat’ untuk 7 Desember (1998)?
Dan Apa Sumber “Smoking Gun” itu?
Anomali Radar?
(Sumber: 12/08/98 – Arizona “Smoking Guns” and “Evil Weather”)
Dalam upaya kami menguraikan pesan terakhir “Paul Dore” pada puncak kontroversi EQ Pegasi, kami mencatat “Dore” menyinggung mengenai “cuaca” dan mengenai tebakan David John Oates tentang pemutaran pidato tambahan di mana potongannya sama dengan pidato “7 Desember” Menteri Pertahanan William Cohen, “Plan Evil Weather”. Pada waktu itu, kami menganggap ini adalah kiasan untuk suatu peristiwa atau aktivitas lain. Tapi setelah kemarin, [kami merasa] sepertinya pidato Cohen benar-benar harfiah. Kita mengalami “evil weather” – di Phoenix.
Data dari kelompok Extremely Low Frequency Research And Development (ELFRAD) mengindikasikan bahwa cuaca aneh di wilayah Phoenix kemarin (12/07/98) mungkin sebenarnya ditimbulkan sebagai bagian dari eksperimen “Fisika Hyperdimensi”.
Bagi Anda yang belum familiar dengan HAARP (High-frequency Active Auroral Research Program), program ini berlokasi di Alaska pada 62° 23,5’ Lintang Utara dan 145° 8,8’ Bujur Barat dan dijalankan oleh Naval Research Laboratory. Tujuan pura-pura proyek ini adalah riset ionosfer dan/atau komunikasi bawah laut. Kenyataannya, program ini memiliki banyak karakteristik yang sama dengan “alat Tesla”, mungkin untuk mentransmisikan listrik berjumlah besar tanpa kabel. Tapi opsi yang jarang didiskusikan adalah sebagai peralatan untuk menciptakan “designer weather” (cuaca buatan) dengan mentransmisikan gelombang low frequency melalui “Terrestrial Stationary Waves” Bumi, begitu Tesla mengistilahkannya. Dengan membangkitkan panas dan/atau dingin di area-area jauh tertentu, Anda bisa menciptakan palung (trough) dan puncak (high) dan mengubah pola angin. Praktisnya, untuk menciptakan cuaca. Read more…
http://unseenhands.wordpress.com/about/
———————————————————————————————————————–
Bahaya Biologis Extremely Low Frequency (ELF)
Oleh: Dr. Nick Begich
(Sumber: www.earthpulse.com)
Cetakan ulang dari Earthpulse Flashpoints Series 1 Volume 1
Dalam laporan-laporan terkait proyek HAARP, isu tentang dampak extremely low frequency (ELF) terhadap kesehatan manusia terus meningkat. Perdebatan mengenai dampak ELF masih berlangsung di kalangan medis internasional. Namun, riset baru-baru ini menunjukkan fakta bahwa frekuensi ini, jika diproduksi dan ditransfer pada tubuh manusia, bisa menyebabkan reaksi-reaksi yang signifikan. Dalam buku kami, Angels Don’t Play this HAARP: Advances in Tesla Technology, kami menggali beberapa dari reaksi ini.
HAARP bukan satu-satunya sistem yang tersedia yang bisa digunakan untuk mengambil manfaat dari teknologi baru ini. Militer telah mengembangkan sistem senjata yang lebih kecil untuk digunakan di medan perang. Senjata-senjata baru ini diungkapkan dalam dokumen-dokumen yang dikarang dan disusun oleh Angkatan Udara AS. Dokumen-dokumen Angkatan Udara tersebut mengindikasikan bahwa senjata ini bisa digunakan untuk mind control (pengendalian pikiran), menimbulkan serangan jantung, menyebabkan kerusakan elektronik, dan menyebabkan malfungsi komputer. Yang teranyar, senjata-senjata baru ini diungkapkan dalam dokumen Palang Merah Internasional dan laporan pers lainnya. Dalam siaran CBS – 60 Minutes tanggal 11 Februari 1996 diperlihatkan sebuah laporan mengenai beberapa sistem baru ini. Program tersebut membahas beberapa efek dari senjata-senjata baru ini, yang meliputi disorientasi dan “gejala mirip flu”. Read more…
http://unseenhands.wordpress.com/about/
———————————————————————————————————————–
Latar Belakang Proyek HAARP
Oleh: Rosalie Bertell, Ph.D., GNSH
(Sumber: www.earthpulse.com)
Minat kalangan militer terhadap ruang angkasa meningkat selama dan sesudah Perang Dunia II, disebabkan oleh adanya pengenalan ilmu roket, rekan teknologi nuklir. Versi awalnya meliputi buzz bomb (bom dengung) dan peluru kendali. Mereka dianggap sebagai pengangkut potensial untuk bom nuklir dan bom konvensional.
Teknologi roket dan teknologi senjata nuklir dikembangkan secara bersamaan antara tahun 1945 dan 1963. Selama masa ujicoba nuklir atmosfer yang intensif ini, ledakan-ledakan di berbagai level di atas dan di bawah permukaan bumi banyak diujicobakan. Beberapa deskripsi yang sekarang familiar terkait atmosfer pelindung bumi, seperti misalnya adanya sabuk Van Allen, didasarkan pada informasi yang diperoleh melalui eksperimen stratosfer dan ionosfer.
Atmosfer bumi terdiri dari troposfer, dari permukaan laut hingga kurang-lebih 16 km di atas permukaan bumi; stratosfer (yang mengandung permukaan ozon), 16 km sampai 48 km di atas permukaan bumi; dan ionosfer, 48 km sampai lebih dari 50.000 km di atas permukaan bumi.
“Kulit” atau atmosfer pelindung bumi memanjang melebihi 3.200 km di atas permukaan laut hingga mencapai bidang magnet raksasa, yang disebut Van Allen Belt, yang bisa menangkap partikel-partikel bermuatan listrik (charged particle) yang disemburkan melalui kosmos oleh angin solar dan angin galaksi (solar wind dan galactic wind). Sabuk ini ditemukan pada tahun 1958 selama minggu-minggu pertama operasi satelit pertama Amerika, Explorer I. Sabuk itu terlihat mengandung partikel bermuatan yang terperangkap dalam bidang magnet dan gravitasi bumi. Sinar kosmik galaktik utama memasuki sistem solar dari ruang antar-bintang (interstellar space), dan terbuat dari proton-proton berdaya di atas 100 MeV (Megaelektron Volt) hingga besaran daya yang sangat tinggi. Mereka menyusun hampir 100 persen dari sinar-sinar berdaya tinggi. Sinar solar pada umumnya berdaya lebih rendah, di bawah 20 MeV (tetap tinggi untuk ukuran bumi). Partikel-partikel berdaya tinggi dipengaruhi oleh bidang magnet bumi dan oleh garis lintang geomagnet (di atas atau di bawah khatulistiwa geomagnet). Densitas fluks proton-proton berdaya rendah di puncak atmosfer di daerah kutub biasanya lebih besar dibandingkan dengan di khatulistiwa. Densitas ini juga berubah sesuai aktivitas solar, menjadi rendah jika panas solar rendah. Read more…
http://unseenhands.wordpress.com/about/
———————————————————————————————————————–
Jaringan Pengawasan Big Brother
Sumber: The Antlantean Conspiracy
(c) Eric Dubay (www.myspace.com/sheeplerevolt)
Di Amerika terdapat lebih dari 30 juta closed-circuit television camera (kamera televisi siaran terbatas) yang merekam 24 jam sehari, 7 hari seminggu, menangkap aktivitas penduduk ke dalam rekaman hampir 200 kali per hari. Semua penduduk Amerika memiliki sebuah nomor 9 digit Jaminan Sosial pemerintah yang diberikan saat lahir. Kita memerlukan lisensi pemerintah untuk mengemudi, menikah, memiliki binatang peliharaan, kita memerlukan paspor untuk bepergian, dan kartu kredit korporat untuk memesan tiket, melakukan reservasi, dan belanja online. Jalur telepon kita disadap dan email kita dihimpun dan disimpan. Dinas intelijen dan korporasi berbagi dan memelihara database raksasa yang penuh dengan informasi mengenai setiap penduduk. Kepentingan pemerintah, korporat, dan media semuanya melebur menjadi satu unit kohesif, menyebarkan realitas versi “official” melalui surat kabar dan TV.

“Sebuah film kartun, dengan karakter Buzz Lightyear, baru-baru ini menayangkan satu episode di mana seorang pengantar pos masa depan melakukan pengantaran ke rumah superhero. Dalam film kartun ini, sang pengantar pos tidak hanya menggunakan scan retina tapi juga DNA untuk memverifikasi identitas penerima. Jika kami harus menunjukkan kepada Anda semua bukti-bukti dalam kartun anak-anak dan media scanning wajah, scanning ibu jari, kartu ID nasional, dan seragam polisi, maka buku ini akan mencapai 500 halaman.” – Alex Jones, “911 Descent into Tyranny”. Read more…
http://unseenhands.wordpress.com/about/
———————————————————————————————————————–
Memo untuk Media Korporat: Semua Orang Bisa Berdandan ala Teroris Arab dan Membuat Video Rekaman Al-Qaeda Palsu
Oleh: Paul Joseph Watson
Rabu, 28 Mei 2008
(Sumber: www.prisonplanet.com)
Sundal-sundal pers Amerika mempersiapkan musim panas mencekam dengan video WMD “penggemar Al-Qaeda”.

Hampir 4 tahun setelah Benjamin Vanderford memperdaya media global dengan membuat video pemenggalan Al-Qaeda palsu, sundal-sundal pers Amerika sekali lagi membangkitkan ketakutan terhadap kemungkinan adanya awan cendawan (dari ledakan nuklir-penj) di atas kota-kota Amerika dengan secara serta-merta mengatributkan status asli pada sebuah video rekaman internet “penggemar Al-Qaeda” yang meragukan yang menganjurkan penggunaan WMD (Weapon of Mass Destruction-penj) dalam serangan teroris.
“Sumber-sumber intelijen dan aparat hukum mengatakan kepada ABC News bahwa mereka menduga para pendukung Al-Qaeda akan memposting video baru di internet dalam waktu 24 jam ke depan, meminta—menurut salah satu sumber itu—“para jihadis untuk menggunakan senjata biologi, kimia, dan nuklir untuk menyerang Barat,” ungkap laporan ABC News.
“Terdapat beberapa laporan bahwa Al-Qaeda akan merilis sebuah pesan baru yang menghendaki penggunaan senjata pemusnah massal (WMD) terhadap rakyat sipil,” ujar juru bicara FBI, Richard Kolko, kepada ABC News dalam sebuah email. Read more…
(Sumber: Jerry D. Gray, “Deadly Mist: Upaya Amerika Merusak Kesehatan Manusia”, Jakarta: Sinergi, Cet. I, Januari 2009, hal. 198-215)
Anda harus bertanya-tanya mengapa (kira-kira 100) ilmuwan terkenal dunia tewas secara misterius baru-baru ini. Sebagian dari mereka sedang bekerja bagi kesejahetraan umat manusia dengan melakukan penelitian untuk menemukan alat-alat yang dapat menghadang senjata biologi dan membantu menolong orang-orang dari kejahatan senjata penghancur massal itu. Sebagian lagi dari mereka memang tidak.
1. Dr. Mario Alberto Vargas Olvera. Meninggal dunia 6 Oktober 2007, karena beberapa luka benda-benda tumpul di kepala dan lehernya. Polisi mengkategorikan sebagai pembunuhan. Ia ditemukan tewas di rumahnya pada usia 52 tahun. Ia adalah seorang ahli biologi yang terkenal secara nasional dan internasional.
2. Lee Jong-woo. Meninggal dunia 22 Mei 2006, disebabkan adanya gumpalan darah pada otaknya (caused by a blood cuts in his brain). Lee memimpin perjuangan organisasinya untuk melawan ancaman global flu burung, AIDS, dan penyakit-penyakit menular lainnya. Menjadi Direktur Jenderal WHO sejak 2003, Lee adalah pejabat internasional ternama di negaranya. Seorang Korea Selatan yang ramah, yang senang menyegarkan acara konferensi persnya dengan guyonan-guyonan, sangat atletis dan tidak memiliki riwayat sakit. Ia berusia 61 tahun ketika meninggal dunia. Read more…
http://unseenhands.wordpress.com/about/
———————————————————————————————————————–
PBB Menghendaki ‘Global Reserve Bank’, Mata Uang Global Baru
Oleh: Steve Watson
Senin, 7 September 2009
(Sumber: www.infowars.net)
Proposal tatanan ekonomi dunia yang baru dan tersentralisasi diuraikan dalam laporan globalis.

PBB telah meminta pembentukan global reserve currency (mata uang cadangan global-penj) baru diawasi oleh sebuah bank dunia dalam upaya mengurangi peranan Dolar dalam transaksi internasional.
Detil proposal tersebut diuraikan dalam sebuah laporan dari UN Conference on Trade and Development. Laporan ini juga menghendaki global reserve bank (bank cadangan global-penj) baru untuk memonitor dan mengatur kurs nasional negara-negara anggota.
“Dalam kerangka kerja multilateral pengelolaan kurs terdapat lebih banyak peluang untuk mencapai pola kurs yang stabil,” ujar Heiner Flassbeck, direktur UNTAD dan merupakan salah seorang penulis laporan tersebut, kepada Bloomberg News. Read more…



Comments